Cipayung Sumedang Bangun Ruang Edukasi Aktivisme dan Serukan Dukungan Terhadap Andrie Yunus

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:14 WIB

40357 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang, Jabar – Organisasi pergerakan mahasiswa yang terhimpun dalam Cipayung Sumedang mengadakan diskusi di Warung Kopi Tobi Sumedang pada Sabtu malam, 28 Maret 2026.

Kegiatan ini dihadiri masing-masing ketua: GMKI, PMII, IMM, dan HMI, sekaligus membangun kembali ruang edukasi aktivisme terhadap mahasiswa sekarang. Mengangkat tema “Membangun Kesadaran Kritis Pemuda terhadap Isu Sosial, Ekonomi, dan Pendidikan di Sumedang”,

Kegiatan ini diapresiasi penuh peserta maupun pimpinan organisasi itu sendiri. Sebanyak 26 mahasiswa perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) antusias melempar dan menanggapi pandangan satu sama lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum ini menjadi ruang refleksi baik bagi organisasi internal maupun eksternal kampus. Mempertanyakan bagaimana kualitas mahasiswa maupun organisasi dalam aksi sosial kemanusiaan yang sudah menurun.

“Kasus aktivis KontraS, Andri Yunus, bahkan sudah dikatakan pelanggaran HAM berat. Kenapa satupun kampus hari ini tidak ada yang turun aksi? Hanya kajian dan tuntutan saja,” tegas Ketua Umum GMKI Cabang Sumedang Natau Lasniroha Sinaga dalam kesempatannya.

Di sisi lain, Ketua Umum PC PMII Sumedang, Muchammad Miqdad, menyinggung bahwa Bandung saat ini menjadi ruang pertumbuhan aktivis yang konsisten, terutama di kampus Unisba dan Pasundan.

“Cipayung Sumedang justru kebobolan saat aksi keos Agustus tahun 2025 kemarin,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum PC IMM Dadan bahwa Sumedang hari ini memiliki banyak permasalahan yang harus tuntas dibahas. “Hampir sama, cuman lebih ke bagaimana pemerintah Sumedang terkait kinerja secara komprehensif dari hilir ke hulu,”

Menurutnya, aman dan tenangnya Sumedang hari ini menyimpan banyak permasalahan yang belum diusut tuntas.

Mulai dari Proyek Strategis Nasional (PSN), sampai lancarnya pertumbuhan tambang ilegal di Sumedang.

Evaluasi menyeluruh di pemerintahan, sekaligus kinerja Polres dan Kodim selama mengemban tanggung jawab di Kabupaten Sumedang pun perlu dipertanyakan.

“Terakhir yang saya suarakan mengenai evaluasi secara keseluruhan Pemda Sumedang. Kenapa? Karena hal-hal yang hari ini terjadi, semua tidak luput dari pemerintahan itu sendiri,” tukas Ketua Umum HMI Cabang Jatinangor-Sumedang M. Ginanjar Pamungkas.

Pada bagian utamanya, Cipayung serentak menyuarakan dukungan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.

Cipayung menilai kasus Andrie sangat terstruktur, rapi, dan matang sehingga tidak cukup hanya menangkap aktor pendukung, tetapi juga aktor intelektualnya.

Cipayung juga menyenggol beberapa kasus aktivis yang dibungkam dalam skala lokal.

Terutama kepolisian yang menuduh mahasiswa sebagai provokator aksi hingga ditahan sementara. Hal ini dinilai sebagai bentuk represif yang dilakukan terhadap aktivis.

Usai kegiatan tersebut, Cipayung menyuarakan empat tuntutan dan desakan terhadap permasalahan yang terjadi sampai dengan saat ini.

1. Mengecam keras tindakan represif terhadap aktivis (terutama dalam kasus Andrie Yunus);

2. Adili pelaku di peradilan umum dan usut tuntas aktor intelektual penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus;

3. Evaluasi secara menyeluruh pemerintahan Kabupaten Sumedang;

4. Mendesak Polres Sumedang untuk mengevaluasi kinerja Kepolisian Sumedang.

Kegiatan diskusi ini harapannya bisa menjadi sebuah sistem. Secara konsisten bisa dilakukan dan menjadi wadah edukasi untuk membangunkan kembali jiwa aktivisme terhadap mahasiswa, khususnya di Sumedang Raya.

(Redaksi)

Berita Terkait

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG
BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Gelar Aksi di Bandung, Desak Panglima TNI Usut Tuntas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus
Pemuda Lintas Iman Jabar : Kekerasan Terhadap Aktivitas Sebagai Alarm Bahaya Terhadap Negara Hukum
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Menggugat HAM Sektoral di Bandung Raya: Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) Desak Pemerintah Selesaikan Krisis Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:52 WIB

FAME Indonesia dan 24 Universitas Indonesia Bangun Jembatan Akademik dengan Vietnam

Selasa, 22 September 2026 - 11:52 WIB

Polres Sergai Evakuasi Anak Terlantar, Diserahkan ke Dinsos untuk Penanganan

Selasa, 22 September 2026 - 11:24 WIB

Gerak Cepat Polres Sergai, Gubuk Diduga Sarang Sabu Dibakar

Senin, 21 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolres Sergai Hadiri Peninjauan Operasionalisasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1

Minggu, 20 September 2026 - 19:37 WIB

MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Pasuruan Raya Hadir dalam Baksos Pembangunan Masjid Baitul Falah di Puspo

Minggu, 20 September 2026 - 17:05 WIB

Jembatan Modular di Desa Sihare’o III Nias Capai 64,5 Persen

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Puskesmas Elelim Gelar Yankes Gratis Bagi Masyarakat Distrik Elelim

Minggu, 20 September 2026 - 12:36 WIB

Uroe Lahe Pidie ke-515 Digelar Meriah, Alue Pigoe Justru Dilanda Kebakaran

Berita Terbaru