FPA Minta Selidiki Calon Walikota Penganut Paham Wahabi dan Umumkan ke Masyarakat

TB

- Redaksi

Rabu, 11 September 2024 - 11:06 WIB

40227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANDA ACEH – Penyebaran paham wahabi di Aceh telah dilarang oleh fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) karena tidak sesuai dengan pemahaman mayoritas masyarakat Aceh yang mayoritas menganut ahlussunnah wal jamaah. Apalagi penganut paham wahabi anti dengan kegiatan seperti maulid nabi, zikir berjamaah, do’a bersama, peringatan nuzulul qur’an dan tahlilan karena mereka menganggap semua itu bid’ah dan sesat.

Akhir-akhir ini sudah menjadi pembicaraan umum di masyarakat terkait adanya dugaan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh yang diduga berafliasi atau menganut paham wahabi tersebut. Dikhawatirkan nantinya penyebaran wahabi di ibukota Provinsi Aceh ini akan lebih masif jika diback up dan disokong oleh kekuasaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melihat kondisi tersebut kami meminta agar para ulama, mubaligh, penegak amar makruf nahi mungkar untuk turun tangan menyelidiki paslon walikota dan wakil walikota Banda Aceh yang terafiliasi dengan paham wahabi tersebut, dan hendaknya hal itu diumumkan kepada publik hasil penyelidikan tersebut,” ungkapungkap Syarbaini Ketua Forum Pemuda Aceh (FPA)

Bahkan lebih afdholnya jika memang ada, lebih baik paslon yang bersangkutan sendiri mengakui kepada masyarakat, namun tentu hal itu sangat sulit terjadi, padahal seorang pemimpin dituntut untuk jujur.

“Selain itu jika memang sulit untuk membuktikannya, kita harapkan para ulama, tengku-tengku, para mubaligh kita hendaknya membuat fakta integritas untuk ditandatangani semua pasangan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh, bahwa mereka siap menjunjung tinggi kesetiaan kepada ahlussunnah waljama’ah dan tidak membenarkan penyebaran wahabi jika nanti dipercaya memimpin Banda Aceh,” ujarnya.

Menurut Beny hal tersebut harus dilakukan sebelum penyebaran paham wahabi semakin meresahkan masyarakat nantinya. “Ini penting demi menjaga ummat dari paham yang dilarang penyebarannya di Aceh, sebelum terlambat maka para ulama dan mubaligh kita harus melakukan langkah antisipasi. Ini persoalan ummat muslim di bumi serambi mekkah tidak boleh didiamkan begitu saja. Jangan sampai begitu sudah terlanjur, maka akan menghadirkan penyesalan dikemudian hari,” Ucapnya

Berita Terkait

Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
5. Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal
Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal
Apresiasi Ketegasan Mualem, Sobirin: Gas Aceh Harus Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan
Kadin Aceh: South Andaman Momentum Emas Membangun Industri dan Lapangan Kerja
Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:27 WIB

Babinsa giat Komsos dengan Aparat Desa

Senin, 15 Juni 2026 - 08:25 WIB

Komsos Babinsa tujuan menciptakan kedekatan bersama warga binaan

Senin, 15 Juni 2026 - 08:23 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Melaksanakan Komunikasi Sosial Dengan Masyarakat desa binaan  

Senin, 15 Juni 2026 - 08:21 WIB

Babinsa Koramil 05 Darul Makmur Laksanakan Pembersihan Gulma Bersama PPL di Desa Alue Rambut

Senin, 15 Juni 2026 - 08:19 WIB

Babinsa koramil 04/Beutong Bantu pemasangan Besi pondasi Rumah warga Desa Binaan nya

Senin, 15 Juni 2026 - 08:13 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Melaksanakan Kerja Bakti Bersama Warga Desa Blang Puuk

Senin, 15 Juni 2026 - 08:10 WIB

Satgas Jembatan Gantung Perintis Garuda Bersama Warga Cor Angker, Perkuat Konstruksi Jembatan Penghubung Dua Desa

Senin, 15 Juni 2026 - 07:53 WIB

Tiga pria di Bantaeng Diamankan Tim Cobra Patmor Sat Samapta, Diduga Usai Pesta Narkoba

Berita Terbaru