IKAWIGA Gelar Santunan dan Buka Bersama 1000 Yatim dan Dhuafa, Komitmen Bantu Kesejahteraan Masyarakat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 6 April 2024 - 20:58 WIB

40166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG – Pada bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa untuk mencari keberkahan melalui berbagi kebahagiaan dengan sesama. Hal tersebut yang tengah dilakukan secara istiqomah tiap tahun oleh Ikatan Alumni Widyagama Malang (IKAWIGA).

Pekan ke empat Ramadhan ini, IKAWIGA bersama BRI Peduli dan didukung oleh Grand Mercure Mirama, Malang menggelar acara “Buka Puasa Bersama dan Santunan 1000 Yatim-Piatu, Kaum Dhuafa, dan Pekerja Sosial”. Kegiatan buka puasa dan santunan berlangsung di Grand Mercure Mirama, Jalan Raden Panji, Kota Malang, Jawa Timur, Sabut (6/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua IKAWIGA, Muhammad Supriyadi turut hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus menyapa 1000 anak yatim, kalangan dhuafa, dan pekerja sosial. Supriyadi juga memberikan santunan berupa bingkisan hari raya dan uang secara simbolis yang diwakili satu anak yatim piatu setiap panti asuhan dari 20 jumlah Panti Asuhan se-Malang Raya yang hadir. Menurutnya, kegiatan buka bersama dan santunan memang menjadi rutinitas tahunan IKAWIGA.

“Bersyukur kepada Allah SWT, pada bulan suci Ramadhan 1445 H ini, kami keluarga IKAWIGA bersama BRI Peduli kembali gelar buka bersama dalam rangka silaturahmi dan santunan bersama adik-adik yatim-piatu, dhuafa, dan pekerja sosial. Santunan dan bingkisan kepada mereka tak lain sebagai bentuk kepedulian IKAWIGA” terang Supriyadi.

“Tentu, di Bulan Suci Ramadhan ini, IKAWIGA terus berupaya terlibat langsung dalam membantu mengurangi beban masyarakat. IKAWIGA berkomitmen mendampingi dan menyantuni dalam bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat, utamanya di Malang Raya,” lanjut dia dalam sambutannya.

Bagi Supriyadi, puasa adalah ibadah yang memiliki relasi vertikal dan horizontal. Dalam kaidah Islam, kata dia, dikenal istilah hablun minallah wa hablun minannas. Puasa satu sisi menjadi ibadah untuk memupuk ketaatan kepada Tuhan, tapi di sisi yang sama, puasa juga memiliki prinsip egaliter dalam masyarakat.

“Puasa memiliki nilai moral dan tanggungjawab sosial. Zakat, infak, dan sedekah, misalnya, memiliki hikmah memberantas egoisme, kekikiran, dan mengentaskan kemiskinan. Karena itu, agenda buka bersama dan santunan Ikawiga ini tak jauh dari prinsip tersebut,” kata Supriyadi.

“Puasa Ramadhan, bagi kami, juga menjadi penanda atas kepekaan sosial untuk membantu masyarakat sekeliling. Problem sosial dalam masyarakat menjadi perhatian serius Ikawiga, utamanya dalam hal menunjang angka kesejahteraan mereka. Puasa ini menjadi momentumnya,” terusnya.

Dijelaskan Supriyadi, puasa Ramadhan harusnya menjadi tobat sosial atas banyak hal selama ini yang tak memihak wong cilik. Kasus seperti diskriminasi, perampasan hak, adu domba, dan sebagainya, harus menjadi koreksi bersama. Bagaimanapun, lanjutnya, puasa tidak sekadar menjadi ibadah ritual tahunan, tetapi juga ibadah sosial.

“Kami berharap, IKAWIGA terus konsisten berkomitmen untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, utamanya dalam bidang sosial dan kesejahteraan. Semoga ikhtiar ini menjadi ibadah untuk mendapatkan keberkahan dan menebar kebahagian untuk sesama,” tutup Supriyadi.

Sementara itu,
Funding & Transaction Manager BRI BO Malang Sutoyo, Sinta Corolina
mengatakan BRI mengapresiasi acara yang digelar oleh IKAWIGA yang dikemas sangat bagus dan menunjukkan komitmen kepedulian, berperan dan berkontribusi dalam meningkatkan bagi masyarakat.

Kegiatan buka bersama dan santunan berlangsung meriah dan penuh keriangan. Sebelum pemberian santunan dilakukan, 1000 yatim-piatu, kalangan dhuafa, dan pekerja sosial kompak melantunkan shalawat dan membaca surah-surah pendek Al-Quran. Kegiatan lalu ditutup dengan buka puasa bersama.

Berita Terkait

Babinsa Bonto Jaya Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kelurahan melalui Komsos
Polres Aceh Tenggara Percepat Penanganan Kasus Penganiayaan Wartawan, Pelayanan SPKT Dinilai Responsif
Sinergi TNI dan Rakyat,Babinsa Koramil 0812/20 Karangbinangun Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Tiga Desa
Wartono. SH Menjelang Pergi Haji Gelar Acara Doa Selamat
Cegah Kerusakan Tanaman, Babinsa dan Warga Kaloling Kompak Berburu Babi Hutan
Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti
Datuk Seri Afrizal Cik Apresiasi Polres Meranti Ungkap 60 Kg Sabu: Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa
Pesta Pernikahan Eril dan Nurul yang Termegah di Kabupaten Bantaeng Sampai Saat Ini

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Satgas TMMD 128 Lanjutkan Rehab RTLH, Semenisasi Dinding Digenjot

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WIB

Satgas TMMD dan Warga Kebut Pembangunan MCK di Gunung Cut

Senin, 4 Mei 2026 - 20:01 WIB

Satgas TMMD Genjot Infrastruktur Sanitasi, MCK Sudah 60 Persen

Senin, 4 Mei 2026 - 19:36 WIB

Dari Mimpi Jadi Nyata, Jalan Pegunungan Gunung Cut Bikin Petani Lega

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:19 WIB

TNI Hadir untuk Rakyat, Rumah Nenek 77 Tahun di Gunung Cut Dikerjakan 60 Persen

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:17 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Bersama Warga Semenisasi Lantai RTLH di Gunung Cut

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:17 WIB

Fasilitas MCK Mushola Segera Digunakan, Satgas TMMD dan Warga Kerja Tanpa Lelah

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:34 WIB

Rehab RTLH Nek Nurhabibah Dikebut, Satgas TMMD Pasang Pintu dan Jendela

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Satgas TMMD 128 Lanjutkan Rehab RTLH, Semenisasi Dinding Digenjot

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

ACEH BARAT DAYA

Satgas TMMD dan Warga Kebut Pembangunan MCK di Gunung Cut

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WIB

ACEH BARAT DAYA

Satgas TMMD Genjot Infrastruktur Sanitasi, MCK Sudah 60 Persen

Senin, 4 Mei 2026 - 20:01 WIB

ACEH BARAT DAYA

Dari Mimpi Jadi Nyata, Jalan Pegunungan Gunung Cut Bikin Petani Lega

Senin, 4 Mei 2026 - 19:36 WIB