Kutacane, Teropong Barat— Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara resmi mengumumkan penutupan sementara Jembatan Mbarung yang terletak di Kecamatan Babussalam, terhitung mulai Minggu, 21 September 2025. Penutupan ini dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan pembangunan jembatan yang tengah berlangsung di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Tenggara, Sadli ST, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penutupan tersebut. Dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (16/9/2025), ia menjelaskan bahwa pembongkaran jembatan darurat rangka baja atau dikenal dengan nama Bailey akan dilakukan pada hari Minggu. Langkah ini, menurut Sadli, penting untuk memperlancar pergerakan alat berat yang dibutuhkan dalam proses pembangunan jembatan permanen.
“Pada hari Minggu, 21 September 2025, akan dilaksanakan pembongkaran jembatan darurat rangka baja Bailey. Kami, dari Dinas PUPR Aceh Tenggara, memohon maaf atas gangguan yang terjadi bagi pengguna jalan,” ucap Sadli, yang didampingi oleh PPTK Sujarno ST.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tahap pembongkaran ini, jembatan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski demikian, Dinas PUPR akan menyediakan jalur darurat berupa tangga untuk mengakomodasi pejalan kaki agar tetap dapat melintasi lokasi. Bagi pemilik kendaraan, Sadli mengimbau agar sementara waktu menggunakan jalur alternatif melalui Jembatan Silayar.
Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat bersabar dan mendukung proses pembangunan jembatan ini, demi memperlancar akses transportasi di masa mendatang. (Sadikin)
















































