Ketua KAKI Jatim: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Jangan Persulit Anak Bangsa Menuntut Ilmu Pengetahuan

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:18 WIB

4021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA TEROPONG.COM – Moh Hosen Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) menilai sejak berlakunya pelaksanaan tahun ajaran masuk sekolah dari 2025 sampai 2026 dengan Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) masyarakat Indonesia kebingungan dengan adanya program tersebut, bagaimana pemerintah memberikan solusi terbaik dalam mencerdaskan anak bangsa.

SPMB atau Sistem Penerimaan Murid Baru merupakan rangkaian proses penerimaan murid pada satuan pendidikan formal yang dilaksanakan secara terintegrasi dan berkelanjutan, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Sistem ini diterapkan untuk menjamin pemerataan layanan pendidikan yang bermutu bagi seluruh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan SPMB berlandaskan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, serta nondiskriminatif. Seluruh proses pendaftaran dilakukan tanpa pungutan biaya. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025, SPMB berlaku bagi satuan pendidikan formal, meliputi TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Menyikapi hal ini, Moh Hosen Ketua KAKI Jatim mendesak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, jangan mempersulit anak bangsa menuntut ilmu pengetahuan dengan berbagai macam program pendidikan yang telah disajikan melalui jalur domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi, namun ketentuan dan persyaratannya membuat masyarakat bingung,” kata Ketua KAKI, Jumat (29/5/2026).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dinilai hanya memberikan kebijakan Sistem Penerimaan Siwa Baru (SPMB) tanpa melihat langsung ke bawah. Bahwa program tersebut sangat meresahkan masyarakat. Sehingga tidak sedikit anak bangsa yang tidak bisa menuntut ilmu, karena tidak bisa masuk sekolah sesuai tempat pendidikan yang ditujunya,” papar Hosen KAKI Jatim.

Diharap kementerian pendidikan Dasar dan menengah (Kemendikdasmen) memberikan kebebasan kepada Anak Bangsa dalam menuntut ilmu sesuai tempat pendidikan yang ditujunya. Dalam artian untuk menunjang semangat belajar bukan dibatasi dan dikekang dengan adanya program pendidikan SPMB yang hanya dinilai meresahkan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya,” tegas Hosen KAKI Jatim.

Selama ini sekolah sekolah favorit hanya bisa ditempati oleh anak para pejabat atau anak-anak orang yang punya ekonomi tinggi. Lantas bagaimana nasib anak bangsa yang Kondisi orang tuanya berekonomi menengah kebawah, apakah mereka tidak layak memilih sekolah yang mereka inginkan. Kalau begini caranya, Indonesia takkan maju menuju Indonesia Emas 20245 dengan baik,” tutur Pegiat Antikorupsi KAKI Jatim.

Kami mohon dengan hormat lagi sangat kepada Bapak Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia untuk memperhatikan sistem belajar anak bangsa, bukan hanya sekedar memberikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sedangkan mereka harus belajar ditempat yang tidak sesuai dengan tujuannya, tidak menutup kemungkinan tujuan Indonesia Emas hanya menjadi angan belaka,” ungkap Hosen KAKI Jatim. (Kusnadi)

#Presiden Prabowo Subianto
#Mendikdasmen Abdul Mu’ti
#Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia Natalius Pigai
#Ketua DPR RI Puan Maharani
#Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian

(Aziz)

Berita Terkait

Sinergi Polri & Petani Kampar Kiri Hilir Berbuah Manis: 50 Kg Jagung Siap Panen
Presiden Berkurban Gunakan APBN Tidak Langgar Aturan, Bentuk Nyata Kepedulian Pemerintah kepada Rakyat
Tebar Solidaritas ,Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali Salurkan 200 Sapi Kurban ke Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
Papua Bersih dan Indah, Satgas Yonif 521/DY Bersama Warga Gelar Gotong Royong Karya Bakti di Kampung Walkep
BAZNAS Kabupaten Langkat Distribusikan 28 Ekor Domba Kurban untuk Mustahik, Fokus pada Pemerataan Gizi
Wujud Kepedulian Sosial,Dinas Lingkungan Hidup dan Forkopimcam Hinai Salurkan Hewan Qurban di Lapas Narkotika Kelas II A Langkat
Idul Adha,DPC PDI Perjuangan Langkat Perkuat Solidaritas Kader Lewat Pemotongan Hewan Qurban
Heboh Pemilihan BPKamp Desa Kilangan: Dinilai Tabrak Perbup, Warga Tuntut Pemilihan Ulang !!!

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:31 WIB

Wujud Kepedulian,DPD Golkar Bersama Anggota DPRD Fraksi Golkar Langkat Sebar Hewan Qurban di Dapil Masing-masing

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:54 WIB

Rayakan Idul Adha,DPD PAN Langkat Sembelih 5 Sapi untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:52 WIB

Maknai Idul Adha, Bupati Syah Afandin: Kedepankan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:30 WIB

Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti Shalat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Alun – alun Stabat

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:24 WIB

Rayakan Idul Adha 1447 H,Polres Langkat Bagikan 1.156 Paket Daging Qurban kepada Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:56 WIB

Perkuat Sinergi, Rumah Inspiratif Kelana Jajaki Kolaborasi dengan DPPKBPP Langkat

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:24 WIB

Pemkab Langkat Dukung Program PERSTICE Kedepankan Penyelesaian Hukum Humanis

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Syah Afandin dan Wakil Bupati Tiorita Berbagi Hewan Qurban untuk Warga Besilam

Berita Terbaru

BANTAENG

KPK Zona Bantaeng Peduli Korban Kebakaran di Desa Mamampang

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:09 WIB

NASIONAL

Retribusi Dibayar, Pelayanan Dinilai Belum Maksimal

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:07 WIB