BANTAENG, Teropong Barat.com – Dalam rangka membuka kesempatan pengabdian kepada bangsa dan negara secara merata bagi seluruh lapisan masyarakat, Babinsa jajaran Kodim 1410/Bantaeng terus menggencarkan sosialisasi rekrutmen calon prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD), dengan memberikan informasi kepada masyarakat hingga ke tingkat desa, khususnya generasi muda dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan rendah. Sabtu (07/11/2026)
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses informasi penerimaan prajurit TNI AD agar dapat menjangkau seluruh kalangan masyarakat, termasuk anak-anak muda yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita menjadi prajurit TNI.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa memberikan pemahaman kepada masyarakat, orang tua, serta para pemuda mengenai peluang pengabdian melalui jalur penerimaan prajurit TNI AD, sekaligus menyampaikan bahwa proses rekrutmen dilaksanakan secara terbuka, transparan dan tidak dipungut biaya.
Sosialisasi juga diarahkan untuk menjangkau masyarakat yang berada dalam kelompok kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 4, sebagai bagian dari upaya pemerataan informasi dan kesempatan bagi generasi muda yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Melalui pendekatan komunikasi sosial (Komsos), Babinsa mengajak para orang tua agar tidak ragu memberikan dukungan kepada putra-putrinya yang memiliki keinginan menjadi prajurit TNI AD. Kondisi ekonomi keluarga bukanlah alasan untuk mengubur cita-cita, selama calon prajurit memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Babinsa juga menekankan pentingnya mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi kesehatan, fisik, mental, disiplin maupun kelengkapan administrasi, sehingga para pemuda memiliki kesiapan dalam menghadapi proses seleksi penerimaan prajurit.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang. Penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi, bukan melalui jalur pembayaran ataupun perantara.
Mendapatkan penjelasan tersebut, orang tua calon peserta menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa atas perhatian, pendampingan, serta informasi yang diberikan. Menurutnya, sosialisasi tersebut sangat membantu keluarga dalam memahami proses penerimaan prajurit TNI AD dan memberikan motivasi kepada anaknya untuk berani mengambil langkah menuju cita-cita.
“Terima kasih kepada Bapak Babinsa yang telah memberikan penjelasan dan arahan kepada kami. Dengan adanya sosialisasi ini, kami menjadi lebih memahami proses penerimaan prajurit TNI AD. Kami sebagai orang tua sangat mendukung dan berharap anak kami dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi,” ungkap orang tua calon peserta.
Sementara itu, sang anak menyatakan kesungguhannya untuk mengikuti proses pendaftaran dan seleksi penerimaan prajurit TNI AD. Dukungan serta doa dari orang tua menjadi motivasi tersendiri untuk terus berlatih, menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, dan mempersiapkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan. (Rehan)















































