Mahasiswa Umuslim hadirkan Mesin Filter Air Siap Konsumsi untuk Warga Pante Lhong

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:36 WIB

4051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN |  Tim pengabdian mahasiswa berdampak dari Universitas Almuslim menyerahkan mesin Filtrasi air minum portable berbasis Multi Stage bagi warga hunian darurat di Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Penyerahan dikoordinir oleh Gaitsa Zahira selaku ketua tim mahasiswa, turut didampingi dosen pembimbing terdiri ketua tim pelaksana Dr. Imam Muslem R., M.Kom, dengan anggota Dr. Cut Azizah, M.T., dan Zulkifli, M.Kom, diterima oleh ketua LazisMu Bireuen, Fajar Ardiansyah di lokasi hunian sementara desa Pante Lhong, Sabtu, (7/3/2026).

Saat penyerahan alat Filtrasi air minum portable berbasis Multi Stage, turut hadir Geuchik Desa Pante Lhong, Murizal Haryanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut Murizal Haryanto. mengucapkan terimaksih dan mengapresiasi atas kontribusi perguruan tinggi khususnya Universitas Almuslim dan mitra kemanusiaan dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat desa Pante Lhong.

Menurut ketua tim pelaksana pengabdian Dr. Imam Muslem R., M.Kom, program yang dilaksankan oleh mahasiswa ini didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Mahasiswa Berdampak 2026 sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap inovasi mahasiswa yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari program mahasiswa berdampak yang berfokus pada pemulihan fasilitas dasar masyarakat pascabencana, jelas Dr. Imam Muslem R., M.Kom didampingi Zulkifli, M.Kom.

Untuk program di desa Pante Lhong mahasiswa Umuslim menjalin kemitraan dengan LazisMu Kabupaten Bireuen sebagai mitra kolaborasi lapangan, ujar Imam Muslem.

Menurut Dr.Imam Muslem,M.Kom lagi, bantuan ini dirancang sebagai solusi nyata dan berkelanjutan dan mesin filter air yang diserahkan telah berhasil dipasang dan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Teknologi sistem pengolahan air tersebut menggunakan teknologi filtrasi bertingkat sebanyak 11 tahap, sehingga air yang dihasilkan telah siap untuk konsumsi dan memenuhi kebutuhan air bersih warga di hunian darurat, jelasnya.

“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, terlebih dalam kondisi hunian darurat pascabencana”, jelas Imam Muslem

Menurut koordinator tim mahasiswa Gaitsa Zahira “Seluruh proses instalasi berjalan dengan baik dan air hasil proses tersebut siap dikonsumsi”.

Melalui kolaborasi ini, kami memastikan teknologi yang dipasang benar-benar fungsional dan dapat langsung dimanfaatkan warga,” ungkapnya.

Secara terpisah Rektor Universitas Almuslim, Dr.Marwan, MPd menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan dosen pembimbing atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Menurutnya, kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam menghadirkan solusi teknologi tepat guna menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat dan mendukung program kampus berdampak.

Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, pemerintah desa, dan lembaga filantropi ini bisa menjadi model sinergi berkelanjutan dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi tepat guna bagi masyarakat terdampak bencana, ujar Dr.Marwan,MPd

Berita Terkait

Program Magister Manajemen UNIKI Gelar Yudisium Lulusan Angkatan XVII
Fakultas Teknik Universitas Almuslim Dorong Mahasiswa KIP Menjadi Duta Kampus
16 Dosen FKIP UNIKI Raih Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tahun 2026
Perkuat Ketahanan Pangan Mahasiswa Umuslim Manfaatkan Material Tanah Sedimen untuk Budidaya Padi dan Hortikultura Dalam Polibag
Keluarga Besar Mahasiswa FT Umuslim Berbagi Takjil kepada Anak Yatim Piatu
Mahasiswa Umuslim Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana
Fakultas Teknik Umuslim Perkuat Kolaborasi dengan NGU Jepang
Walau tergolong kampus baru, Uniki raih PTS Terbaik ke-3 di Provinsi Aceh

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Kamis, 16 April 2026 - 03:09 WIB

Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat

Rabu, 15 April 2026 - 17:47 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Selasa, 14 April 2026 - 14:46 WIB

Hak Angket nyeleneh”Dan Bayang Bayang jual Beli Pokir,Fungsi DPRK Dipertanyakan,Dari Pengawasan Ke Alat Ukur Politik

Senin, 13 April 2026 - 12:25 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Senin, 13 April 2026 - 12:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Berita Terbaru