Menuai Polemik dan Protes Anggota, Pemilihan Ketua ANGSUSPEL KOTIM Dinilai Cacat Hukum

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025 - 20:52 WIB

40278 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPIT (KOTIM) _ TEROPONG BARAT _ Proses Pemilihan Ketua ANGSUSPEL ( Angkutan Khusus Pelabuhan) Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dilaksanakan di Aula Hotel GOLD l IN, Jalan MT. Haryono Sampit, kamis (15/05/2025). Mendapatkan penolakan dan protes dari sejumlah anggota rapat pemilihan.

Pemilihan yang dilaksanakan dinilai banyak kejanggalan dan cacat hukum, sehingga menuai polemik dan sorotan dari sejumlah anggota rapat , dengan protes dan menolak hasil rapat pemilihan tersebut.

“Terkhusus disaat akan dimulainya pemilihan suara, Pimpinan Rapat tidak netral dan terkesan berpihak ke satu calon”, jelas salah satu anggota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu juga disampaikan oleh Paslon Ketua ANGSUSPEL KOTIM , Sugeng, bahwa Pemimpin Organisasi khususnya Organda yang pernah dibekukan oleh KETUA DPD ORGANDA KALTENG karena terlibat kasus maka tidak layak mencalonkan diri menjadi ketua lagi, Sebab semasa kepemimpinannya dulu telah melakukan pelanggaran yang fatal yang merugikan semua anggota dan organisasi.

“Terkait permasalahan itu, yang tahu masalahnya adalah DPD, Anehnya kenapa orang ini kembali lolos jadi Calon ketua dalam organisasi yang sama”, tegas Sugeng.

Menurutnya, Semestinya panitia menolak pengajuan pencalonannya, sehingga menjadi sebuah pertanyaan besar.

“Apakah tidak ada lagi calon-calon yang lain yang layak jadi ketua Organda ANGSUSPEL ini” Ungkapnya.

Menurut Pengusaha Ririn yang mempunyai hak suara memilih menyampaikan kekecewaannya terhadap pimpinan rapat karena tidak netral dalam memimpin jalannya rapat pemilihan Ketua ANGSUSPEL KOTIM.

Hal ini dibuktikan dengan tidak diterimanya aspirasi dari anggota peserta pemilih,dan juga pimpinan rapat memasukan anggota panitia yang merupakan orang yang berpihak kepada Paslon Ketua Ahmad Karya Pelita.

“Kejanggalannya saat pimpinan rapat dalam setiap menskors rapat selalu berdiskusi kepada tim dari Paslon ketua Ahmad Karya Pelita.Sehingga para pengusaha yang hadir merasa tidak ada gunanya hadir didalam acara MUSCAB ANGSUSPEL”, tuturnya.

Dengan dinilai tidak menghargai pengusaha yang hadir dalam rapat tersebut, dengan memilih keluar dari dalam ruangnya sebagai tanda protes dan menolak MUSCAB Pemilihan Ketua ANGSUSPEL KOTIM Priode 2025-2029.

Mereka juga meminta kepada ketua DPD ORGANDA KALTENG agar tidak menerima hasilndari MUSCAB tersebut dan tidak menerbitkan SK nya. (Fian/Red).

Berita Terkait

Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:33 WIB

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Berita Terbaru