PAKPAK BHARAT, Teropong Barat – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Bale Sada Arih, Salak, Selasa (31/3/2026).
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Pemanfaatan Basis-Basis Penunjang Pertumbuhan Ekonomi serta Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)”. Tema tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas SDM sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Provinsi Sumatera Utara, Nurbaiti Harahap, memaparkan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Utara sebagai dasar penyelarasan perencanaan pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antardaerah dalam mendukung pembangunan kawasan yang berkelanjutan.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Dr. H. Mutsyuhito Solin, M.Pd., menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 harus mampu menjawab tantangan global yang penuh ketidakpastian.
Menurutnya, konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah berpotensi memicu gejolak ekonomi dunia, mulai dari kenaikan harga minyak global, terganggunya rantai pasok, hingga meningkatnya tekanan inflasi.

“Perencanaan pembangunan daerah harus adaptif terhadap situasi yang tidak menentu. Kita harus mampu membaca tantangan dan mengubahnya menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pakpak Bharat,” ujar Mutsyuhito Solin saat membacakan sambutan Bupati.
Selain tantangan global, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada sejumlah isu strategis nasional, di antaranya penguatan ketahanan pangan dan energi, percepatan penurunan kemiskinan ekstrem, serta pengurangan angka stunting sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan manusia yang berkualitas.
Musrenbang RKPD 2027 dilaksanakan untuk menyempurnakan rancangan RKPD berdasarkan hasil verifikasi Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah. Sebanyak 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menginput rancangan awal melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI.

Penyusunan RKPD juga mengacu pada RKPD Provinsi Sumatera Utara, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional, serta berbagai Program Strategis Nasional sehingga arah pembangunan daerah tetap selaras dengan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah pusat dan provinsi, di antaranya Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., yang mengikuti kegiatan secara daring, Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian Freddy, S.T.P., M.Sc., M.P.S., Ph.D., Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Dr. Muhammad Agung Sunusi, S.P., M.Si., serta Kepala Dinas PMPPTSP Provinsi Sumatera Utara, Nurbaiti Harahap.
Musrenbang diharapkan menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Pakpak Bharat pada tahun 2027.
(ujg/tbpb)

















































