MWC NU Ketapang Berserta Seluruh Banom dan Lembaganya Gelar Upacara Memperingati Hari Santri

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 22 Oktober 2023 - 11:48 WIB

40652 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co,- Dalam rangka memperingati Hari Santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2023, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Ketapang, menggelar upacara di lapangan Pondok Pesantren (PonPes) Bustanus Syubban Al Mustopa, Desa Paopaleh Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Minggu (22/10/2023) pagi.

Upacara dimulai pada pukul 07.00 WIB pagi,yang dihadiri Ketua MWC NU Ketapang yang diwakili Sekretaris MWC NU Ketapang,Kiai Abd. Wahid Azkiya, seluruh Pengurus MWC NU Ketapang beserta pengurus Badan Otonom (Banom) dan segenap pengurus Lembaga – Lembaga MWC NU Ketapang.

Pada kesempatan itu, Sekretaris MWC NU Ketapang, Kiai Abd. Wahid Azkiya membacakan Fatwa Majelis Ijtihad yang di musyawarahkan dan diputuskan oleh para ulama Jawa dan Madura yang dikomandoi oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, mewajibkan seluruh rakyat Indonesia apalagi para santri untuk ikut mempertahankan dan mengusir penjajah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka yang telah gugur dihukumi mati Sahid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan adanya Fatwa tersebut menumbuhkan semangat para santri terus berkobar terjadilah perjuangan pada zaman itu yang merenggut nyawa para ulama dan santri untuk memerdekakan tanah air negeri tercinta ini.

“Maka dari itu kita mendoakan para pahlawan kita mendapatkan tempat disisi Allah SWT Aamiin Ya Rabbal Alamin”, ucap beliau dengan doa.

Saat itu juga, Kiai Muda yang dikenal dengan sapaan akrabnya Gus Wahid ini, berpesan kepada para seluruh Banom dan Pengurus Lembaga yang berada di MWC NU Ketapang, untuk terus berjuang dan tidak terlena dengan hanya memandang sejarah kesuksesan dari para nenek moyang serta para leluhur pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

“Kita jangan hanya bangga dengan kesuksesan sesepuh-sesepuh dan sesepuh NU kita,tapi lebih dari itu bagaimana usaha kalian sebagai santri yang harus tetap menanamkan semangat dan keinginan untuk melanjutkan perjuangan para ulama Jawa kita”, tegasnya.

Imbuhnya lagi pada Intinya para santri harus sukses, santri harus terus mengaji,terus menuntut ilmu.

Harus tetap tanamkan ilmu, lanjut Gus Wahid, dengan adab dan Madzhab yang benar. Lalu kuatkan dan tunjang ilmu agama dengan ilmu-ilmu yang menjadi kebutuhan pada masa ini.Teruslah mengenyam pendidikan mulai dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi dan jangan melupakan jati diri sebagai santri.

“Kuliah S1 atau S2 dan seterusnya,monggo tapi jangan sampai kuliah mu melupakan atau merubah identitas kita sebagai santri, sekali santri tetap santri,sekali ikut kiai tetap ikut kiai”, tegas Gus Wahid Azkiya.

Sebagai santri kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai serta akhlak yang baik dan berkontribusi untuk memajukan bangsa dan negara tercinta ini.(AR Red).

Berita Terkait

Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas
Babinsa Komsos dengan Pemuda Desa, Sosialisasikan Bahaya Judi Online

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:47 WIB

Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:58 WIB

Soroti Indikasi Dana Asing di Film ‘Pesta Babi’, Suryadi Djamil: Memecah Kepercayaan Rakyat Itu Pengkhianatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:22 WIB

Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:39 WIB

Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:24 WIB

Kak Iin Tegaskan Tak Pernah Rilis soal Bank Aceh, Dukung Kepemimpinan Fadhil Ilyas dan Kinerja Semakin Positif

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Pencabutan Pergub JKA, Desak Evaluasi Pejabat Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:08 WIB

Suryadi Djamil: Mualem Jangan Biarkan Polisi Terbentur dengan Mahasiswa dan Masyarakat

Berita Terbaru