Optimalisasi Penggunaan Jalur Sungai, Al Haris: Jalur Khusus Batubara Merupakan Komitmen Bersama

- Redaksi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 23:41 WIB

40296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, teropongbarat.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menggelar rapat terkait optimalisasi jalur angkutan batubara melalui sungai yang berlangsung di VIP Room Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (13/01/2024).

Gubernur Al Haris menjelaskan, berdasarkan Instruksi Gubernur  maka pemerintah akan mengoptimalkan penggunaan jalur sungai untuk mengangkut batubara.

“Saya sengaja mengundang bapak dan ibu siang hari ini untuk mempelajari persoalan kemacetan batubara di Jambi, saya sudah membuat Instruksi Gubernur untuk sementara semua angkutan memakai jalur sungai, tugas saya yang pertama adalah agar teman-teman pengusaha tambang ini paling tidak membuat jalan hauling sendiri menuju sungai,” ujar Gubernur Al Haris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Al Haris menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyiapkan rencana dan strategi untuk gagasan ini.

“Kita Provinsi Jambi ini memiliki waktu kurang lebih 7 bulan dengan kondisi debit air yang bagus, dan ini lumayan bagus bisa dilalui tongkang dengan beban 3000 Ton,” kata Gubernur Al Haris.

“Saya mengintruksikan teman-teman pengusaha untuk membuat hauling sendiri setidaknya dari mulut tambang menuju pelabuhan terdekat, saya rasa perjalanan dari Mandiangin sampai Koto Boyo tidak mengalami kemacetan yang memakan waktu selama berhari-hari, kemacetan inilah yang menjadi permasalahan kita selama ini,” lanjutnya.

Gubernur Al Haris menerangkan, Provinsi Jambi memiliki 32 perusahaan Batubara yang memiliki kewajiban untuk membangun jalan khusus tersebut.

“Kita memiliki 32 Perusahaan di Provinsi Jambi dan itu harus memberikan pasokan kepada PLN. Saya juga minta kepada para pengusaha untuk memahami kewajiban tersebut, dan asosiasi juga harus serius dalam mendorong realisasi jalur khusus batu bara, orientasi kita jangka panjang karena Jambi masih memiliki 3 sampai 4 Miliar Batubara yang belum digali potensinya,” imbuh Gubernur Jambi tersebut.

Dalam sesi wawancara, Sekda Provinsi Jambi Sudirman mengatakan ada dua hal penting yang dibahas yaitu pembangunan jalan khusus Batubara dan optimalisasi pengangkutan Batubara melalui jalur sungai.

“Ketika Batubara mengalami kemacetan maka kita harus mendorong dua hal yang harus terealisasi yaitu jalur khusus Batubara dan optimalisasi penggunaan jalur sungai. Untuk sampai pada tahap optimalisasi, tentunya hal teknis juga perlu dibicarakan,” kata Sekda Sudirman.

“Kita memperoleh informasi dari 5 perusahaan yang selama ini menggunakan jalur sungai, kita juga meminta komitmen mereka dalam membantu Pemerintah untuk menampung angkutan Batubara sampai menuju sungai, dan Alhamdulillah mereka bersedia,” sambungnya.

Sekda Sudirman melanjutkan, jalan khusus Batubara harus terus diperjuangkan karena itu merupakan salah satu solusi dalam mengatasi kemacetan angkutan Batubara.

“Tiga perusahaan yang membangun jalan khusus ketika mengalami permasalahan Pemerintah langsung turun menyelesaikan dimulai dari PT. SAS yang diberi mandat membangun jalan khusus mengalami masalah, PT. Putra Bulian menghadapi masalah terkait pembebasan lahan, begitu juga dengan PT. Inti Tirta, komitmen membangun jalan khusus ini bukan hanya Pemerintah namun juga pengusaha sebagai pemegang IUP,” ucap Sekda Jambi.

“Rapat hari ini merumuskan permasalahan teknis dalam mencari formulasi penyelesaian kemacetan, bagaimana komitmen dalam penggunaan jalan khusus, kemudian kesepakatan antara pemegang IUP dan pemilik pelabuhan itu nanti akan dibicarakan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Lepas Sambut Danyonif 100/PS, Bupati Langkat H.Syah Afandin Apresiasi Dedikasi Letkol Infanteri Agus.M.Rangkuti
Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:11 WIB

Lepas Sambut Danyonif 100/PS, Bupati Langkat H.Syah Afandin Apresiasi Dedikasi Letkol Infanteri Agus.M.Rangkuti

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:33 WIB

Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:27 WIB

Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:38 WIB

3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:16 WIB

Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:09 WIB

Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:49 WIB

Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas

Berita Terbaru