Pasangan Irwan Djohan – Khairul Amal Hanya Peduli Infrastruktur, Lupakan Kesejahteraan Rakyat Miskin

TB

- Redaksi

Kamis, 26 September 2024 - 19:10 WIB

40257 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Pemaparan visi dan misi calon Walikota-Wakil Walikota telah dilaksanakan kemarin, Rabu 25 Desember 2024. Namun, dari pemaparan tersebut terlihat jelas bahwa pasangan nomor urut 4 Irwan Djohan dan Khairul Amal Hanya fokus ke pembangunan infrastruktur semata.

“Irwan Djohan dan Kharul Amal terlihat begitu ambisi dengan pembangunan fisik semata, hingga lupa akan pembangunan manusia terutama kesejahteraan rakyat kecil seperti fakir miskin,” ungkap Ketua Forum Aceh Bersatu (FAB) Saiful Mulki, Kamis 26 September 2024.

Dia menyebutkan, kendatipun ada tertulis di dalam misinya terkait pemberdayaan disabilitas, namun bicara kesejahteraan rakyat miskin justru diabaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Saiful, latar belakang dan liku-liku kehidupan seorang calon pemimpin sangat menentukan arah kebijakan dan fokusnya ketika menjadi pemimpin. “Kita paham bahwa Cawalkot Irwan Djohan lahir dari keluarga yang serba ada dan garis keturunan raja sehingga tidak merasakan perihnya kehidupan rakyat jelata. Namun sangat disayangkan jika seorang calon pemimpin jika mengabaikan nasib masyarakat kecil. Apa gunanya bangunan besar-besar jika kesejahteraan rakyat kecil dikesampingkan,” tambahnya.

Dia juga menyoroti tentang tata kelola pemerintahan yang bersih yang terdapat dalam misi Irwan Djohan. “Semua masyarakat juga paham bahwa Irwan Djohan adalah salah satu Pimpinan DPRA yang menandatangani MoU Proyek Multiyear Contract (MYC) 14 ruas jalan dan jembatan serta Kapal Aceh Hebat yang sempat menjadi sorotan KPK karena terindikasi adanya megakorupsi. Lalu bagaimana mewujudkan pemerintahan yang bersih jika secara track record justru berkaitan langsung dengan penandatangan MoU megaproyek di Aceh yang bermasalah. Tentunya ini juga akan jadi pertimbangan bagi kita sebagai masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, juga perlu dilihat terkait salah satu misi paslon Irwan Djohan-Khairul Amal terkait penegakan syariat islam yang rahmatan Lil alamin sesuai akidah ahlussunnah waljamaah.

“Ini perlu diperjelas ke masyarakat bagaimana praktek yang akan diterapkan. Apalagi menjadi pertanyaan di publik kenapa paslon ini secara langsung menuliskan dalam misinya sesuai dengan akidah ahlussunnah wal jamaah (aswaja). Bukankah penerapan islam di Aceh memang sesuai dengan ahlussunnah wal jama’ah selama ini, atau jangan-jangan masih ada yang menganut wahabi,” katanya.

Dia juga menyentil terkait isu yang dimainkan tim Irwan Djohan bahwa kandidatnya adalah orang hebat di Aceh.

Kata Saiful, jika Cawalkot Irwan Djohan merupakan orang hebat di Aceh, seharusnya beliau tidak hanya berpikir memaksimalkan proyek infrastruktur dalam visinya, namun juga berpikir bagaimana nasib dan kesejahteraan masyarakat miskin. “Kalau benar beliau benar-benar hebat, tentunya selama lima tahun terakhir menjabat sebagai Wakil rakyat di DPRA beliau akan vokal dan banyak bersuara di berbagai sidang dan rapat Parlemen. Faktanya Selama 5 tahun terakhir hampir tak terdengar sama sekali suara vokal Irwan Djohan di rapat DPRA, dan terkesan hanya datang duduk diam saja. Bahkan, ketika persoalan adanya dugaan penjualan daging babi di salah satu lokasi di Banda Aceh yang merupakan Dapilnya, Irwan Djohan justru juga tak bersuara,” pungkasnya.

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Isu “Pengungsi Rekayasa” di Bireuen, Kapolda Aceh Turun Tangan
Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa
Rehabilitasi Gedung Rawat Jalan Lama RSJ Aceh Telan Anggaran Rp4,8 Miliar, Diharapkan Tingkatkan Layanan Kesehatan
Webinar GAMIES Aceh bahas saatnya UMKM Melek Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 Digelar 1–15 Maret, Libatkan 9 Pemateri Lintas Daerah

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 00:26 WIB

Sinergi Kontrol Sosial, Rumah Inspiratif Kelana Audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Langkat

Senin, 20 April 2026 - 23:49 WIB

Temui Masa Aksi , Bupati Langkat Janji Kawal Jaminan Hidup Korban Banjir ke Pusat

Minggu, 19 April 2026 - 16:28 WIB

Melalui Restorative Justice, Forkopimda Langkat Mediasi Perdamaian Kasus Penganiayaan di Salapian

Selasa, 14 April 2026 - 22:43 WIB

Bupati Langkat H.Syah Afandin Bersama Wakil Bupati Tiorita Hadiri Halalbihalal IKAPTK dan LepasTiga Calon Jemaah Haji

Selasa, 14 April 2026 - 21:59 WIB

Memperkuat Pendidikan Islam, Pesantren Ulumul Qur’an dan UINSU Jalin Sinergi Strategis

Selasa, 14 April 2026 - 01:35 WIB

Syah Afandin Terima Audensi SPTI ,Dorong Sinergi dan Kesejahteraan Pekerja Transportasi

Selasa, 14 April 2026 - 01:30 WIB

Duduk Perkara Kasus Salapian: Polres Langkat Tegaskan Penanganan Sesuai Prosedur dan Transparan

Minggu, 12 April 2026 - 18:15 WIB

PCNU Langkat Perkuat “Energi Hijau “,: Halal Bihalal Jadi Ajang Konsolidasi Kader Penggerak

Berita Terbaru