PEMA dan Ormawa UNADA Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Nagan Raya

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 02:57 WIB

40136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Ali Hasyimi selaku Presiden Mahasiswa yang turut didampingi oleh Zulfadli sebagai Koordinator Lapangan (PEMA Universitas Al Washliyah Darussalam UNADA Banda Aceh), mewakili seluruh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) UNADA, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, pada sabtu 6 Desember 2025.

Bantuan yang diserahkan langsung ke pemuda Gampong kuta tengoh dan merande suak 2 kampung itu yang memang sangat parah terdampak berupa pakaian layak pakai, beras, air minum, minyak goreng, mie instan, perlengkapan bayi, serta obat-obatan dasar. Sesampainya di lokasi, keadaan benar-benar memilukan. Rumah-rumah warga masih terendam, lumpur menumpuk, anak-anak menangis kelelahan, dan para lansia terbaring lemah menunggu kepastian bantuan datang.

Yang semakin menambah rasa sesak di dada adalah lambannya penyediaan boat dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, sehingga proses penyaluran bantuan sempat tertahan dalam waktu yang cukup lama. Padahal, satu-satunya akses menuju titik pengungsian hanya bisa ditempuh melalui jalur sungai akibat jalan darat yang putus total oleh longsor dan rendaman banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Keterlambatan boat bukan sekadar kelalaian teknis. Di balik itu, ada perut yang menahan lapar, ibu yang memeluk bayinya dalam dingin, serta lansia yang menunggu air bersih untuk sekadar bertahan,” ungkap Ali Hasyimi.

 

PEMA bersama ORMAWA UNADA menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tidak boleh terhambat oleh birokrasi yang berlarut. Ketika warga sudah berada dalam situasi darurat, maka waktu bukan lagi hitungan jam — tetapi hitungan nyawa.

Ali Hasyimi menambahkan bahwa Zulfadli selaku koordinator lapangan terus mengawal proses distribusi logistik hingga titik terdalam meski kondisi lapangan penuh risiko, arus sungai deras, cuaca buruk, serta minimnya fasilitas penunjang.

> “Kami turun bukan untuk sekadar membawa bantuan, tetapi membawa harapan bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi bencana ini,” tegas Zulfadli.

 

Ucapan Terima Kasih

Di tengah kesunyian banjir dan ketidakpastian, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada:

Seluruh mahasiswa UNADA yang ikhlas menyisihkan sebagian rezeki

ORMAWA UNADA yang tetap bergerak meski kondisi ekstrem

Para relawan lapangan yang tidak mundur walau arus sungai mengancam

Masyarakat Banda Aceh yang turut memberi logistik tanpa pamrih

Serta setiap tangan yang bekerja tanpa publikasi, tanpa sorotan kamera, namun bernilai besar di hadapan Allah

Tanpa kalian, bantuan ini tidak akan pernah sampai ke pelukan mereka yang sedang bertahan dalam dinginnya air dan gelapnya malam. Bantuan ini bukan sekadar logistik — tetapi nafas, harapan, dan bukti bahwa kemanusiaan masih hidup.

Aceh telah berulang kali diuji oleh bencana, namun Aceh berkali-kali pula membuktikan kebangkitannya. Namun bangkitnya Aceh hanya mungkin jika pemerintah hadir tepat waktu, bukan setelah air surut dan luka mengering.

Semoga keikhlasan ini menjadi cahaya bagi saudara-saudara kita di Nagan Raya. Semoga langkah kecil ini menghapus air mata yang menggantung di sudut mata warga yang kini masih bertahan di pengungsian.

Berita Terkait

Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
5. Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal
Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal
Apresiasi Ketegasan Mualem, Sobirin: Gas Aceh Harus Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan
Kadin Aceh: South Andaman Momentum Emas Membangun Industri dan Lapangan Kerja

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:45 WIB

Bupati Aceh Singkil Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur Aceh atas Dukungan Pembangunan Jalan Kuala Baru dan Ujung Bawang

Senin, 22 Juni 2026 - 14:19 WIB

Jaga Keharmonisan Desa, Babinsa Kaloling Kodim 1410 Bantaeng Ajak Warga Tingkatkan Kerukunan

Senin, 22 Juni 2026 - 14:14 WIB

Melalui Semangat Muharram, Kodim 1410/Bantaeng Bangun Karakter Prajurit Yang Beriman dan Berdedikasi

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Bentuk Kepedulian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Satlantas Polres Bantaeng Salurkan Bantuan Sosial

Senin, 22 Juni 2026 - 00:31 WIB

Turnamen Mobile Legends Resmi Ditutup Kapolres Bantaeng

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:57 WIB

Dukung Sensus Ekonomi 2026,Wakil Bupati Langkat Tiorita Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:28 WIB

Tutup Turnamen Voli di Bahorok,Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti: Atlet Terus Asah Prestasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:26 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Parang Loe Rutin Komsos di Wilayah Binaan

Berita Terbaru