Pemprov Sumut Fasilitasi Penyelesaian Tapal Batas Pakpak Bharat–Dairi, Disepakati Usulan Revisi SK KLHK

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 10:55 WIB

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TeropongBarat.com/Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memfasilitasi rapat koordinasi penyelesaian persoalan tapal batas antara Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Dairi yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (31/03/2026).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, serta Bupati Dairi, Vikner Sinaga. Pertemuan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung.

Selain itu, rapat juga dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Kodam I/Bukit Barisan, jajaran TNI, Badan Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah I Medan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari kedua kabupaten, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah daerah terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah poin penting yang dituangkan dalam berita acara. Salah satu poin utama adalah kesepakatan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mengusulkan revisi penyebutan wilayah dalam Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 846 Tahun 2025.

Revisi tersebut menyangkut perubahan penyebutan wilayah dari Kabupaten Dairi menjadi Kabupaten Pakpak Bharat dalam dokumen persetujuan penggunaan kawasan hutan seluas kurang lebih 50,50 hektare. Kawasan tersebut berada dalam wilayah kerja Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, yang berstatus hutan produksi tetap.

Usulan revisi ini nantinya akan disampaikan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya penegasan batas wilayah secara administratif dan hukum.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menyampaikan harapannya agar persoalan batas wilayah ini dapat segera diselesaikan. Menurutnya, kejelasan batas sangat penting untuk mendukung kelancaran pembangunan di daerah.

“Masalah batas wilayah antar daerah ini perlu segera ditegaskan untuk menghindari keragu-raguan dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Penyelesaian tapal batas ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kepastian hukum wilayah serta mendorong percepatan pembangunan di kedua kabupaten.//ujungmaster24,.

Berita Terkait

Turnamen Bola Voli Piala Bupati Pakpak Bharat Cup V Resmi Dibuka, 12 Tim Putra Siap Berlaga
Satgas PRR Sumut-Aceh Tinjau Pemulihan Pascabencana di Pakpak Bharat, 13 Indikator Masuk Kategori Hijau
Pemkab Pakpak Bharat Bahas Persetujuan Pembangunan SPBU, Diharapkan Atasi Kelangkaan BBM
Bupati Pakpak Bharat Temui Wamenkes, Bahas Penguatan Fasilitas dan SDM Kesehatan
MASIH BERDIRI MESKI BELUM SELESAI
Danrem 023/KS Kunjungi Situs Mata Air Sisingamangaraja XII di Pakpak Bharat Pakpak Bharat — Komandan Korem
Heboh Harimau Sumatera Muncul di Kuta Saga Pakpak Bharat, Satu Ekor Sapi Dimangsa
Bupati Pakpak Bharat Tandatangani Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Cegah Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:16 WIB

Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Video 4,6 Ribu Penonton Bongkar Borok Banjir Abadi Desa Kuning 1, Warga Aceh Tenggara Pilih Mengadu ke Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Ada Apa dengan Asesmen Medis Lapas Kutacane, Buron dengan Riwayat Paru-Paru dan Lambung Dibiarkan Hingga Tewas Setelah Ditangkap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB