Penyimpangan Penjualan Aset BUMDes Kuta Beringin Berupa Lembu, Warga Pertanyakan Transaksi 5 Ekor

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WIB

4059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM, teropongbarat.com. Pengelolaan aset Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berupa ternak lembu di salah satu desa di Kota Subulussalam menjadi sorotan warga. Dugaan penyimpangan muncul setelah lima ekor lembu milik BUMDes dijual dengan harga yang disebut lebih rendah dibandingkan harga saat pembelian.(17/09).

Informasi yang diperoleh, enam ekor lembu sebelumnya dibeli dengan harga sekitar Rp11 juta per ekor. Namun, belum genap setahun, lima ekor di antaranya disebut telah dijual dengan harga sekitar Rp8 juta per ekor. Sementara satu ekor lainnya dilaporkan hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga telah mempertanyakan transaksi tersebut dalam rapat desa. Namun, warga mengaku belum memperoleh penjelasan yang memadai mengenai alasan penjualan maupun dasar penetapan harga.

Sorotan semakin menguat karena dalam dokumen transaksi penjualan terdapat tanda tangan kepala desa. Warga pun meminta pengelolaan dan pertanggungjawaban aset BUMDes tersebut dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan dugaan penyalahgunaan keuangan desa.

Warga berharap pihak terkait melakukan pemeriksaan terhadap proses pembelian, pemeliharaan, hingga penjualan lima ekor lembu tersebut untuk memastikan apakah seluruh transaksi telah sesuai aturan dan mekanisme pengelolaan aset BUMDes. (*).

Berita Terkait

Bibit Produktif Sidorejo 2 Disalurkan, Dari Penghijauan Menuju Penguatan Ekonomi Warga
MCK Bantuan Kementerian Transmigrasi di Sepadan Tak Berfungsi, BPK Diminta Periksa
SMKN 1 Simpang Kiri Perkuat Program Pendidikan 2026/2027, PKL hingga Guru Tamu Disiapkan untuk Tingkatkan Kompetensi Siswa
SMKN 1 Simpang Kiri Perkuat Program Pendidikan 2026/2027, PKL hingga Guru Tamu Disiapkan untuk Tingkatkan Kompetensi Siswa
Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru
Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG
TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi
TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:43 WIB

*Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pencegahan Korupsi, Bupati Batu Bara Hadiri Rakor Bersama KPK dan Kemendagri

Kamis, 17 September 2026 - 20:52 WIB

Polres Batu Bara Salurkan Bantuan 60 Zak Semen untuk PAUD Islamiyah

Kamis, 17 September 2026 - 20:51 WIB

Polres Batu Bara Salurkan Bantuan 60 Zak Semen untuk PAUD Islamiyah

Kamis, 17 September 2026 - 20:38 WIB

Kapolres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim

Kamis, 17 September 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim

Kamis, 17 September 2026 - 20:25 WIB

Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Batu Bara Gelar Donor Darah

Kamis, 17 September 2026 - 20:23 WIB

Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Batu Bara Gelar Donor Darah

Kamis, 17 September 2026 - 20:21 WIB

Mendorong Ekonomi Desa: PAPDESI Langkat Bersama Kemendes Bahas Sinergi Koperasi dan MBG

Berita Terbaru