Syaiful Syafri, Masalah Kebijakan Dan Perencanaan Sosial Boleh Diskusi Dengan Instansi Sosial

- Redaksi

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:18 WIB

40366 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, 04-03-2024 | Masalah kesejahteraan sosial seperti kemiskinan, keterlantaran, ketunaan atau korban Bencana serta lainnya tidak dapat diselesaikan dengan satu Institusi Kementerian Sosial atau Dinas Sosial di Tingkat Propinsi apalagi Kabupaten dan Kota.

 

Contoh kasus masalah sosial karena kemiskinan akibat tinggal di pedalaman yang lebih populer dengan Komunitas Adat Terpencil ( KAT ) akan dapat diselesaikan secara cepat dengan melibatkan institusi Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum dan Keagamaan serta PLN dan PDAM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal tersebut disampaikan Drs Syaiful Syafri MM pada Kuliah Umum dengan Topik Kebijakan Dan Perencanaan Sosial Di Indonesia kepada Mahasiswa Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung, melalui zoom meeting Sering siang 04/02 dari Ruang kerja Kepala Perpustakaan UMSU jln Muktar Basri Medan.

 

Untuk itu seorang Pemimpin sebagai pengambil kebijakan, penyusun Perencanaan Sosial dan unsur pelaksana program Kesejahteraan Sosial harus memiliki data yang akurat agar perencanaan yang di koordinasikan dapat dilaksanakan unsur Staf sesuai program kerja secara baik guna keberhasilan kerja sesuai anggaran, kata PJ. Bupati Batu Bara 2008.

 

Kasus lain kata Kadis Sosial Sumut 2010 ini, bahwa awal meletus gunung Sinabung di Kabupaten Karo tahun 2010, ia bersama Staf nya dimalam hari harus berangkat ke kabupaten karo dengan membawa Air bersih, tenda, dapur umum untuk mengatasi pengungsi serta menugaskan unsur Staf agar mengetahui data akurat para korban bencana di pagi hari.

 

Sebagai pelaksana Kebijakan Bidang sosial saya melaporkan kepada Gubernur atas data korban bencana alam ini untuk rapat koordinasi lintas institusi dan hasil koordinasi dengan BMKG agar Bencana Alam Gunung Sinabung ditetapkan sebagai daerah tanggap darurat, dan dilaporkan kepada Pemerintah pusat, disamping perlu dukungan partisipasi masyarakat dan CSR perusahaan.

 

Dua contoh kasus ini, tidak ditemukan dalam Teori Kebijakan dan Perencanaan Sosial dibangku Kuliah dalam rangka mengatasi masalah sosial, tegas Syaiful kepada para Mahasiswa Politeknik Kesos Bandung via zoom meeting yang dimoderatori Ahmad Yani, S.Sos, M.Kesos.

 

Perlu dipahami bahwa tidak semua Kepala Daerah, atau Kepala Dinas Sosial memahami tentang program penanganan kesejahteraan sosial, sehingga kita tidak heran jika angka kemiskinan, keterlantaran, ketunaan dan kecacatan serta keterbelakangan tidak kunjung selesai penanganan nya dan akhirnya tingkat masalah kesejahteraan sosial selalu tinggi.

 

Jika kita pelajari lebih dalam bahwa para Kepala Daerah cendrung meng alokasi anggaran kepada kegiatan fisik, lupa bahwa rakyatnya miskin, pengangguran, terlantar yang dianggap semata tugas pemerintah pusat hingga anggaran dinas sosial prihatin.

 

Disinilah peranan Pekerja Sosial untuk memberi motivasi kepada Pemerintah Daerah ( Bupati/Walikota dan DPRD ) bahwa penanganan kesejahteraan sosial perlu mendapat perhatian untuk kesejahteraan masyarakatnya.

 

Untuk itu tegas Kadis Sosial Sumut 2010 ini Mahasiswa Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial pelajari tujuan negara ( UUD 1945 ) pelajari UU dan Peraturan Presiden serta peraturan Menteri Sosial, tentang Kesejahteraan Sosial , juga pelajari undang undang dan peraturan menteri tentang perencanaan agar lulusan nya benar siap pakai dan Mahasiswa boleh diskusi dengan Instansi Sosial tentang Kebijakan dan Perencanaan Sosial.

 

Kuliah umum yang dimoderatori Ahmad Yani ini, juga dibarengi tanya jawab antara Mahasiswa dan penyaji serta dibarengi ucapan terima kasih dari Syaiful Syafri kepada Pimpinan Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung yang memberi kesempatan sebagai Nara Sumber serta kepara para mahasiswa peserta zoom meeting yang diketahui sebagai mahasiswa semester 4 ( empat ). (Red,SS,Tim, Sella)

Berita Terkait

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Gelar Halalbihalal, NasDem Sumut Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Langkat Raih Penghargaan Nasional: Sukses Susun Peta Jalan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Wamen Ossy Dukung Pengembangan Kawasan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang
PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai Terancam Jerat Hukum, Nasabah Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Kendaraan
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:49 WIB

Babinsa Desa Centini, Bulutigo, Bulubrangsi & Durikulon Kawal Penyaluran Bantuan Pangan, Pastikan Tepat Sasaran

Minggu, 19 April 2026 - 16:46 WIB

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora Dilaporkan Meninggal Dunia Setelah Menjadi Korban Penikaman Oleh Orang Tak Dikenal (OTK) 

Sabtu, 18 April 2026 - 19:57 WIB

polemik keberadaan jdeyo billiard and cafe disorot aktivis KLH dan media terkait perizinan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:07 WIB

Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian.

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

Peringatan HUT ke-74 Kopassus: Ketua DPC GRIB Jaya Rembang Haturkan Hormat dan Doa untuk Sang Baret Merah

Jumat, 17 April 2026 - 21:50 WIB

Kodim 0212/TS Bersama Masyarakat Mulai Bangun Jembatan Gantung di Ulu Sosa

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut

Kamis, 16 April 2026 - 22:47 WIB

Gianyar Perkuat Benteng Kerukunan, Rapat PAKEM Tegaskan Nihil Aliran Menyimpang

Berita Terbaru