NAGAN RAYA – Semangat kebersamaan dan gotong royong terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan di tengah masyarakat. Hal ini terlihat ketika Babinsa Posramil Beutong Ateuh Benggalang, Serda Muhajir , bahu-membahu bersama warga melakukan pengecoran lantai semen di pintu masuk Jembatan Perintis yang kini proses pembangunannya sudah hampir rampung.
Kegiatan gotong royong tersebut dipusatkan di perbatasan antara Desa Blang Puuk dan Desa Blang Meurandeh , Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang, Kabupaten Nagan Raya, pada Senin (10/8/2026) .
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga dalam pengerjaan akhir jembatan ini bertujuan untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur penghubung yang sangat vital bagi mobilitas harian masyarakat setempat. Dengan pengecoran pada bagian pintu masuk jembatan, akses jalan nantinya akan menjadi lebih mulus, aman, dan nyaman saat dilalui oleh warga, baik pejalan kaki maupun kendaraan.
Serda Muhajir di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk selalu hadir membantu meringankan beban dan kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
“Pembangunan Jembatan Perintis ini sudah hampir selesai. Kami bersama warga berinisiatif untuk segera merampungkan bagian pengecoran lantai di pintu masuknya agar jembatan ini bisa segera difungsikan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat,” ujar Serda Muhajir.
Ia juga mengapresiasi tingginya semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga Desa Blang Puuk dan Desa Blang Meurandeh. Menurutnya, kerja sama dan kebersamaan seperti ini merupakan cerminan kuat dari kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang terus terjaga dengan baik di wilayah Kabupaten Nagan Raya.
Dengan rampungnya pengecoran ini, warga sekitar antusias dan berharap Jembatan Perintis tersebut dapat segera digunakan secara penuh guna mendongkrak aktivitas perekonomian serta kelancaran transportasi antar-desa di Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang.



Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga dalam pengerjaan akhir jembatan ini bertujuan untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur penghubung yang sangat vital bagi mobilitas harian masyarakat setempat. Dengan pengecoran pada bagian pintu masuk jembatan, akses jalan nantinya akan menjadi lebih mulus, aman, dan nyaman saat dilalui oleh warga, baik pejalan kaki maupun kendaraan.








































