FAB: Bacawalkot Irwan Djohan Dinilai Tidak Pro Rakyat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 16 April 2024 - 22:40 WIB

40221 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Forum Aceh Bersatu (FAB) menilai Bakal Calon Walikota Banda Aceh Irwan Djohan dinilai sebagai sosok yang tidak pro terhadap persoalan rakyat, pasalnya sejak menjabat sebagai anggota DPRA periode 2019-2024 dirinya terlihat hampir tak pernah bersuara terkait berbagai persoalan rakyat di rapat dan sidang DPRA.

“Seorang DPRA itu digaji dan diberikan fasilitas untuk bersuara dan memperjuangkan rakyat dalam sidang dan rapat-rapat di parlemen. Tentunya sangat miris jika ketika menjabat sebagai wakil rakyat saja hanya datang duduk diam, terima gaji dan fasilitas serta anggaran pokir semata, lalu mengabaikan persoalan rakyat. Kita bisa lihat hampir 5 tahun menjabat sebagai anggota DPRA, sosok Irwan Djohan mewakili masyarakat terutama Kota Banda Aceh jelas hampir tak pernah bersuara dalam rapat maupun sidang DPRA padahal banyak hal yang harus disuarakan. Ini bukti nyata sosok Irwan Djohan tidak pro rakyat,” ungkap koordinator Forum Rakyat Bersatu (FAB) Saiful Mulki, Senin 15 April 2024.

Bahkan, Mulki ketika Covid-19 melanda dunia termasuk Aceh, tak kelihatan Irwan Djohan membantu rakyat. “Padahal saat itu rakyat sangat membutuhkan uluran tangan, tetapi Irjo sebagai wakil rakyat justru tak terlihat membantu rakyat,” ujarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulki menambahkan, ketika ditemukan adanya dugaan penjualan daging babi dan anjing di salah satu tempat di Banda Aceh, sosok Irwan Djohan sebagai wakil rakyat perwakilan dari Banda Aceh justru tak bersuara dan memilih bungkam seribu bahasa. Justru anggota DPRA dari daerah pemilihan lain yang lebih peduli dan bersuara. “Hal itu dinilai seakan menunjukkan bahwa Irwan Johan kurang peduli dengan persoalan di lingkungan sosial masyarakat kota. Bahkan kesannya dia kurang peduli dengan persoalan yang notabene menyangkut syariat Islam. Memang sech, jika kita lihat rekam jejak digital pasca pemilu 2012 silam ketika Irwan Djohan pertama muncul ke publik dalam pilkada tim nya sempat mengadakan pesta pora yang terkesan mengabaikan norma syariat di bumi Aceh,”bebernya.

Saiful Mulki melanjutkan, Irwan juga merupakan salah seorang pejabat yang sempat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam ihwal pengadaan barang dan jasa Pemerintah Aceh termasuk persoalan pengadaan kapal Aceh Hebat hingga Proyek Multiyears.

“Berdasarkan berbagai rekam jejak digital tersebut sungguh tak layak jika seorang Irwan Djohan berlagak seperti super hero yang seakan-akan menjadi sosok paling peduli dengan rakyat kota Banda Aceh, padahal banyak catatan yang bisa dilihat langsung oleh publik,” tandasnya.

Berita Terkait

SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terimakasih Kepada Presiden atas Program Makan Gratis dan Siap Menampung 1000 Santri
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
Banding Jaksa Ditolak, Warga Kampong Menang atas Sengketa Lahan dengan PT Laot Bangko
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Isu “Pengungsi Rekayasa” di Bireuen, Kapolda Aceh Turun Tangan
Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:20 WIB

Laporan Dana Hibah Dewan Bangkalan Jalan di Tempat Aktivis: APH Jangan Jadikan Kasus Sebagai Ladang Bisnis!

Kamis, 30 April 2026 - 20:04 WIB

Polres Gresik Gelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Elemen Masyarakat Diajak Jaga Kondusivitas Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 19:50 WIB

Peduli Sosial Satgas Yonif 521/DY Hadir Dalam Pembersihan Lingkungan di Kampung Muaranawa

Kamis, 30 April 2026 - 18:15 WIB

Apel Besar Sabuk Kamtibmas 2026 Polresta Banyuwangi Satukan Elemen Masyarakat Jaga Keamanan

Kamis, 30 April 2026 - 12:08 WIB

Polresta Denpasar Serahkan 26 WNA ke Imigrasi, Tindak Lanjut Dugaan Penyekapan di Kedonganan

Kamis, 30 April 2026 - 12:03 WIB

Memperkuat Sinergitas: Lembaga dan Media Kunjungi Koramil Singojuruh

Kamis, 30 April 2026 - 07:41 WIB

Sedarah Hadiri Undangan Kesbangpol sebagai Mitra pemerintah kota tangerang

Rabu, 29 April 2026 - 22:21 WIB

Tengah Tekanan dan Intrik, Wartawan Dituntut Tetap Tegak: Integritas Tak Boleh Tunduk

Berita Terbaru