FAB: Bacawalkot Irwan Djohan Dinilai Tidak Pro Rakyat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 16 April 2024 - 22:40 WIB

40227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Forum Aceh Bersatu (FAB) menilai Bakal Calon Walikota Banda Aceh Irwan Djohan dinilai sebagai sosok yang tidak pro terhadap persoalan rakyat, pasalnya sejak menjabat sebagai anggota DPRA periode 2019-2024 dirinya terlihat hampir tak pernah bersuara terkait berbagai persoalan rakyat di rapat dan sidang DPRA.

“Seorang DPRA itu digaji dan diberikan fasilitas untuk bersuara dan memperjuangkan rakyat dalam sidang dan rapat-rapat di parlemen. Tentunya sangat miris jika ketika menjabat sebagai wakil rakyat saja hanya datang duduk diam, terima gaji dan fasilitas serta anggaran pokir semata, lalu mengabaikan persoalan rakyat. Kita bisa lihat hampir 5 tahun menjabat sebagai anggota DPRA, sosok Irwan Djohan mewakili masyarakat terutama Kota Banda Aceh jelas hampir tak pernah bersuara dalam rapat maupun sidang DPRA padahal banyak hal yang harus disuarakan. Ini bukti nyata sosok Irwan Djohan tidak pro rakyat,” ungkap koordinator Forum Rakyat Bersatu (FAB) Saiful Mulki, Senin 15 April 2024.

Bahkan, Mulki ketika Covid-19 melanda dunia termasuk Aceh, tak kelihatan Irwan Djohan membantu rakyat. “Padahal saat itu rakyat sangat membutuhkan uluran tangan, tetapi Irjo sebagai wakil rakyat justru tak terlihat membantu rakyat,” ujarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulki menambahkan, ketika ditemukan adanya dugaan penjualan daging babi dan anjing di salah satu tempat di Banda Aceh, sosok Irwan Djohan sebagai wakil rakyat perwakilan dari Banda Aceh justru tak bersuara dan memilih bungkam seribu bahasa. Justru anggota DPRA dari daerah pemilihan lain yang lebih peduli dan bersuara. “Hal itu dinilai seakan menunjukkan bahwa Irwan Johan kurang peduli dengan persoalan di lingkungan sosial masyarakat kota. Bahkan kesannya dia kurang peduli dengan persoalan yang notabene menyangkut syariat Islam. Memang sech, jika kita lihat rekam jejak digital pasca pemilu 2012 silam ketika Irwan Djohan pertama muncul ke publik dalam pilkada tim nya sempat mengadakan pesta pora yang terkesan mengabaikan norma syariat di bumi Aceh,”bebernya.

Saiful Mulki melanjutkan, Irwan juga merupakan salah seorang pejabat yang sempat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam ihwal pengadaan barang dan jasa Pemerintah Aceh termasuk persoalan pengadaan kapal Aceh Hebat hingga Proyek Multiyears.

“Berdasarkan berbagai rekam jejak digital tersebut sungguh tak layak jika seorang Irwan Djohan berlagak seperti super hero yang seakan-akan menjadi sosok paling peduli dengan rakyat kota Banda Aceh, padahal banyak catatan yang bisa dilihat langsung oleh publik,” tandasnya.

Berita Terkait

Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
5. Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal
Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal
Apresiasi Ketegasan Mualem, Sobirin: Gas Aceh Harus Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:00 WIB

Stop Framing Negatif terhadap LHKPN Zita Anjani, Semua Aset Sudah Dilaporkan Resmi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:35 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:57 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:50 WIB

GPA DKI Jakarta: Stop Framing Negatif terhadap Zulhas, Justru Berani Bongkar Potensi Pemborosan Anggaran Negara

Senin, 15 Juni 2026 - 04:58 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:50 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:46 WIB

Narasi Demo Mahasiswa, Pemerintah Presiden Prabowo Justru Hentikan Pemborosan Uang Negara dan Perkuat Efisiensi APBN

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:24 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Berita Terbaru