Diaspora Indonesia-Qatar Fitrawandi Daud Apresiasi WGC, di Qatar Ada 3-4 KK Orang Gayo

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 8 Mei 2024 - 23:23 WIB

40285 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fitrawandi Daud, saat di Sirkuit Bahrain

 

TURKI | Diaspora Indonesia-Qatar Fitrawandi Daud mengapresiasi adanya World Gayonese Community (WGC). “Keberadaaan WAC ini sangat diapresiasi sekali, sebagai wadah saling sharing sesama para ekspatriate Gayo maupun sesama warga Gayo ada di mana pun. Salah satu contohnya, bisa berbagi informasi tentang beasiswa, sekolah dengan biaya mandiri maupun kesempatan kerja di luar negeri. Pada akhirnya, bisa memberikan informasi bagi para warga Gayo yang lain untuk berani melangkah ke luar,” kata Fitrawandi Daud, selepas kegiatan bincang “S-1 Biaya Mandiri ke Turki” World Gayonese Community, Selasa (7/5/2024)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, disebutkan diaspora Gayo asal Bintang tersebut, selama ini, dia hanya mengikuti diaspora Aceh di Qatar. “Syukur alhamdulillah, sekarang, ada komunitas orang Gayo sekarang, yang sudah beranggotakan 26 negara. Di Qatar sendiri, ada 3-4 kepala keluarga (KK) orang Gayo. “Kami berenam, saya dan istri dan empat anak: dua perempuan dan dua laki-laki. Yang sulung, sedang kuliah di Malaysia. Yang nomor dua, insyaAllah tahun ini kuliah. Rencana di Malaysia, Qatar atau di Australia. Yang nomor tiga, kelas 10 dan yang bungsu kelas 2,” sebutnya.

Kegiatan bincang “S-1 Biaya Mandiri ke Turki” World Gayonese Community, sambungnya, juga dinilai sangat positif. “Memberikan gambaran informasi kepada orang Gayo di mana pun terkait kuliah biaya mandiri (S-1) di Turki) dan bisa membantu anak-anak Gayo yang mau kuliah di Turki, yang lebih murah dibandingkan di Indonesia, dengan kualitas standar Eropa. Termasuk, buat anak saya yang nomor dua. Barangkali, mau juga kuliah ke Turki, sebagai alternatif pilihan, selain tiga negara tadi,” sebut Fitrawandi yang ikut menginisasi Komunitas Gayo Peduli bersama dua sahabat Gayonya yang lain.

Kegiatan bincang “S-1 Biaya Mandiri ke Turki” dinarasumberi Asifa Pinta Tiara (mahasiswi Perdangangan Internasional dan Logistik Kahramanmaraş Sütçü İmam Univesitesi) dan Alfi Syahrin (mahasiswa Gastronomi Anadolu Univertesi) serta dimoderatori Yusradi Usman al-Gayoni (inisiator World Gayonese Community/Diaspora Indonesia-Inggris) yang saat ini tinggal di London. Bincang “Kuliah Biaya Mandiri ke Turki” merupakan kegiatan kedua World Gayonese Community, yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada pelajar SMA/MA/SMK Gayo-Alas yang ada di Indonesia, khususnya di Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Bener Meriah, yang akan melanjutkan kuliah di dalam dan di luar negeri, khususnya ke Turki. (RED)

Berita Terkait

Ubed Putra Asal Sampang Mengukir Sejarah dan Membanggakan Dunia Bulu Tangkis Indonesia 
Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan, SEMPU XXV-Q Ikuti Pelatihan Explosive Hazards Awareness
Pererat Persahabatan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dan Batalyon 3 RAMD Malaysia Sukses Gelar Patkor Seri I 2025
Mahasiswa Program Doktor KPI UINSU Ikuti ICAS 2025 di USM Penang Malaysia
Kedisiplinan Orang Jepang Patut Diteladani
Ketua Investigasi DPP TOPAN RI Perwakilan Rohil Bersama Puluhan Nelayan Tolak Keberadaan Teng Kerang
Wakil Indonesia, Clara Xintia, Masuk Final dan Jadi Top 10 di Asian Cup 2024
Presiden RI Prabowo Subianto Pertemuan Bilateral Dengan Presiden Prancis

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:49 WIB

Jembatan Presisi Polri di SDN Semulut 70% Siap, Siswa Lebih Aman

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:29 WIB

Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas

Senin, 2 Februari 2026 - 04:22 WIB

Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:30 WIB

Hari Keempat, Gotong Royong Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:55 WIB

Cegah Risiko Pohon Tumbang, Babinsa Pecalukan Turun Langsung Bersama Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:51 WIB

Babinsa Kelurahan Bonto Rita Gelar Karya Bakti Bersama Kerukunan Keluarga Jawa di Lokasi Perkuburan

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Apt. Rucita Arfianisa Gelar Reses Bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Kerinci dan Pemdes Tutung Bungkuk

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:06 WIB

Astaga Diduga Ambulans Sebesar Rp1 Milyar 250 juta dan Diperuntukkan Sebagai Ambulans Rujukan Dengan Spesifikasi ICU mini Hilang Tanpa Jejak Perlengkapannya.

Berita Terbaru