PLN Aceh Bersama Komunitas Bersihkan Pantai Syiah kuala dalam Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 5 Juni 2024 - 22:00 WIB

40152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – PT. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh melaksanakan program Green Employee Involvement di kawasan pantai Syiah Kuala dan Komplek Makam Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Rabu, 5 Juni 2024. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Aceh, Nurlana, menjelaskan bahwa program Green Employee Involvement merupakan inisiatif yang mengajak pegawai PLN untuk berperan sebagai sukarelawan dalam membersihkan lingkungan. Fokus utama kegiatan ini adalah konservasi pantai dan lingkungan sekitar. “Program ini adalah bagian dari komitmen nasional PLN yang rutin dilakukan setiap tahun,” ujar Nurlana didampingi oleh Manager Komunikasi dan TJSL PLN Aceh, Lukman Hakim.

Menurut Nurlana, pemilihan lokasi Komplek Makam Syiah Kuala dan pantai di sekitarnya didasarkan pada kebutuhan mendesak untuk membersihkan sampah-sampah yang merusak keindahan dan ekosistem kawasan tersebut. “Kawasan ini membutuhkan perhatian bersama. Dengan membersihkan sampah, kita turut menjaga kelestarian lingkungan dan estetika tempat bersejarah ini,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari 150 orang terlibat dalam aksi ini, termasuk pegawai PLN, pelaku UMKM, dan komunitas Bank Sampah Universitas Syiah Kuala (USK). Partisipasi yang luas ini menunjukkan antusiasme berbagai lapisan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” jelas Nurlana.

Program Green Employee Involvement diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang, bukan hanya menjadi kegiatan tahunan. Nurlana berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup. “Kita ingin program ini menciptakan dampak yang berkelanjutan dan menanamkan kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Selain program kebersihan lingkungan, PLN juga menjalankan program sosial lainnya seperti Light Up the Dream. Program ini mengajak pegawai untuk memberikan bantuan sukarela kepada dhuafa agar mereka dapat menikmati listrik. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial PLN untuk membantu mereka yang membutuhkan,” kata Nurlana.

Nurlana menegaskan bahwa PLN, seperti halnya perusahaan-perusahaan global lainnya, memiliki tanggung jawab besar terhadap lingkungan. Konservasi alam merupakan salah satu pilar penting dalam operasional perusahaan. “Setiap orang harus terlibat dalam menjaga lingkungan, setidaknya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengajak keluarga untuk menjaga kebersihan,” tegasnya.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Semoga kegiatan seperti ini dapat semakin banyak diadakan, dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat,” ujarnya.

Lukman menambahkan, PLN akan terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan peduli lingkungan dan mendorong partisipasi aktif dari masyarakat. “Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan untuk keberlanjutan dan masa depan yang lebih baik,” kata Lukman.

Dengan adanya aksi peduli lingkungan ini, PLN Aceh berharap dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat luas untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Program ini bukan hanya sekedar aksi sukarela, tetapi juga upaya untuk menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada generasi mendatang. (HS)

Berita Terkait

SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terimakasih Kepada Presiden atas Program Makan Gratis dan Siap Menampung 1000 Santri
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
Banding Jaksa Ditolak, Warga Kampong Menang atas Sengketa Lahan dengan PT Laot Bangko
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Isu “Pengungsi Rekayasa” di Bireuen, Kapolda Aceh Turun Tangan
Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:20 WIB

Laporan Dana Hibah Dewan Bangkalan Jalan di Tempat Aktivis: APH Jangan Jadikan Kasus Sebagai Ladang Bisnis!

Kamis, 30 April 2026 - 20:04 WIB

Polres Gresik Gelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Elemen Masyarakat Diajak Jaga Kondusivitas Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 19:50 WIB

Peduli Sosial Satgas Yonif 521/DY Hadir Dalam Pembersihan Lingkungan di Kampung Muaranawa

Kamis, 30 April 2026 - 18:15 WIB

Apel Besar Sabuk Kamtibmas 2026 Polresta Banyuwangi Satukan Elemen Masyarakat Jaga Keamanan

Kamis, 30 April 2026 - 12:08 WIB

Polresta Denpasar Serahkan 26 WNA ke Imigrasi, Tindak Lanjut Dugaan Penyekapan di Kedonganan

Kamis, 30 April 2026 - 12:03 WIB

Memperkuat Sinergitas: Lembaga dan Media Kunjungi Koramil Singojuruh

Kamis, 30 April 2026 - 07:41 WIB

Sedarah Hadiri Undangan Kesbangpol sebagai Mitra pemerintah kota tangerang

Rabu, 29 April 2026 - 22:21 WIB

Tengah Tekanan dan Intrik, Wartawan Dituntut Tetap Tegak: Integritas Tak Boleh Tunduk

Berita Terbaru