PLN Aceh Bersama Komunitas Bersihkan Pantai Syiah kuala dalam Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 5 Juni 2024 - 22:00 WIB

40167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – PT. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh melaksanakan program Green Employee Involvement di kawasan pantai Syiah Kuala dan Komplek Makam Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Rabu, 5 Juni 2024. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Aceh, Nurlana, menjelaskan bahwa program Green Employee Involvement merupakan inisiatif yang mengajak pegawai PLN untuk berperan sebagai sukarelawan dalam membersihkan lingkungan. Fokus utama kegiatan ini adalah konservasi pantai dan lingkungan sekitar. “Program ini adalah bagian dari komitmen nasional PLN yang rutin dilakukan setiap tahun,” ujar Nurlana didampingi oleh Manager Komunikasi dan TJSL PLN Aceh, Lukman Hakim.

Menurut Nurlana, pemilihan lokasi Komplek Makam Syiah Kuala dan pantai di sekitarnya didasarkan pada kebutuhan mendesak untuk membersihkan sampah-sampah yang merusak keindahan dan ekosistem kawasan tersebut. “Kawasan ini membutuhkan perhatian bersama. Dengan membersihkan sampah, kita turut menjaga kelestarian lingkungan dan estetika tempat bersejarah ini,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari 150 orang terlibat dalam aksi ini, termasuk pegawai PLN, pelaku UMKM, dan komunitas Bank Sampah Universitas Syiah Kuala (USK). Partisipasi yang luas ini menunjukkan antusiasme berbagai lapisan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” jelas Nurlana.

Program Green Employee Involvement diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang, bukan hanya menjadi kegiatan tahunan. Nurlana berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup. “Kita ingin program ini menciptakan dampak yang berkelanjutan dan menanamkan kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Selain program kebersihan lingkungan, PLN juga menjalankan program sosial lainnya seperti Light Up the Dream. Program ini mengajak pegawai untuk memberikan bantuan sukarela kepada dhuafa agar mereka dapat menikmati listrik. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial PLN untuk membantu mereka yang membutuhkan,” kata Nurlana.

Nurlana menegaskan bahwa PLN, seperti halnya perusahaan-perusahaan global lainnya, memiliki tanggung jawab besar terhadap lingkungan. Konservasi alam merupakan salah satu pilar penting dalam operasional perusahaan. “Setiap orang harus terlibat dalam menjaga lingkungan, setidaknya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengajak keluarga untuk menjaga kebersihan,” tegasnya.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Semoga kegiatan seperti ini dapat semakin banyak diadakan, dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat,” ujarnya.

Lukman menambahkan, PLN akan terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan peduli lingkungan dan mendorong partisipasi aktif dari masyarakat. “Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan untuk keberlanjutan dan masa depan yang lebih baik,” kata Lukman.

Dengan adanya aksi peduli lingkungan ini, PLN Aceh berharap dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat luas untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Program ini bukan hanya sekedar aksi sukarela, tetapi juga upaya untuk menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada generasi mendatang. (HS)

Berita Terkait

Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
71 Paket Pengadaan Buku dan Kitab Rp50,53 Miliar di Aceh Jadi Sorotan, Ada Dugaan Mark-Up
Jelang Muswilub APKASINDO Aceh, Sejumlah Kandidat Mulai Bermunculan
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh
Bunda PAUD Aceh Singkil Hadiri Penguatan Pokja Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Aceh
UIN Ar-Raniry Seleksi 53 Peserta Internasional dari 12 Negara untuk Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:32 WIB

Kunjungi Polsek Blangkejeren, Kapolres Gayo Lues Cek Disiplin, Kesiapan Personel dan Kelengkapan Pelayanan

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:53 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:03 WIB

APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:51 WIB

9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:29 WIB

BPBD Gayo Lues Terus Kawal Pembayaran Sewa Alat Berat ke BNPB

Berita Terbaru