Gas Elpiji Sulit Didapatkan di Aceh Tenggara, Ada Apa ?

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 7 Desember 2024 - 22:29 WIB

40795 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, teropong Barat Com. |  Pada sepekan terakhir, warga Aceh Tenggara (kutacane) kebingungan menyusul sulitnya di dapatkan gas elpiji dari kabupaten setempat.

Sementara itu bahwa Akibatnya, ibu rumah tangga di Aceh Tenggara (kutacane) kalang kabut mencari gas elpiji, mulai dari kawasan perkotaan hingga ke kawasan pedesaan.

Salah seorang ibu rumah tangga di kawasan Pulonas Noni Aria mengaku penasaran, saat di konfirmasi wartawan Agara kutacane, dan merasa kebingungan akibat menghilangnya gas elpiji di Kutacane dan sekitarnya karena sulit kali di dapatkan ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu bahwa untuk kebutuhan memasak sehari-hari saja, warga kebingungan akibat menghilangnya gas elpiji dari pangkalan dan pengecer di Aceh Tenggara kutacane sulit di dapatkan.

Selanjutnya bahwa Krisis gas elpiji, sambung Sumanti, warga Agara kutacane lainnya, telah terasa sejak beberapa hari menjelang pencoblosan Pilkada Bupati, dan Gubernur. Namun, jika ditelusuri pada beberapa kios pengecer, dan pangkalan, stok masih tersedia kendati dengan harga yang mulai mahal.

Sementara itu bahwa sayangnya, sejak Minggu (1/12)2024, gas elpiji menghilang total dari Aceh Tenggara, bahkan jika dijual dengan per tabung gas ukuran 3 kg senilai Rp30 ribu, warga masih mau, tapi sayangnya gas elpiji tak ada lagi di agen dan pangkalan dan sulit ditemukan.

Oleh karena itu bahwa Warga menduga, menghilang totalnya gas elpiji dari pangkalan dan kios pengecer, diduga akibat permainan oknum tak bertanggung jawab yang sengaja menyembunyikan dan menimbun stok gas elpiji yang ada.

Fajriansyah, salah seorang aktivis di Aceh Tenggara, terkait krisis gas elpiji tersebut meminta Pj Bupati Taufiq, agar segera turun tangan bersama dinas terkait yang mengurusi masalah gas elpiji. “Kasihan masyarakat kecil tak bisa mendapatkan gas elpiji untuk kebutuhan sehari-hari, Karena itu Pemkab harus peduli, dan cepat tanggap mencari solusinya,” ujar Fajri menambahkan.

Selanjutnya bahwa Jangan sampai, kata Fajri lagi, ada pihak yang bermain, dan memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan di tengah kesulitan yg dialami masyarakat Aceh Tenggara saat sekarang ujar Fajri lagi mengulangi.

Sementara itu bahwa Kadis Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dagperinaker) , Rahmad Fadli Kepada Wartawan Minggu (1/12) 2024 membenarkan krisis, dan menghilangnya gas elpiji dari Aceh Tenggara dalam beberapa hari terakhir sulit di dapatkan.

“Hasil pantauan tim kami ke lapangan, menghilangnya gas elpiji dari Aceh Tenggara karena SPBE P.T Multi Indah Perdana di Aceh Tenggara mengalami kekurangan modal untuk memasukkan
gas elpiji ke Aceh Tenggara yang akan didistribusikan ke agen,” ucapnya..

“Modal mereka tak mencukupi, karena itu tak semua jatah gas elpiji untuk Aceh Tenggara bisa ditebus, jika semua ditebus kondisi gas elpiji di Aceh Tenggara tetap cukup,” ujar Fadli seraya mengatakan jika Pj Bupati telah memerintahkan dinas terkait segera mencari jalan keluar mengatasi krisis gas elpiji tersebut.

Selain SPBE, pihak Dagperinaker juga telah berkoordinasi dan berkomunikasi tentang gas elpiji langka dengan pihak PT. Gasta Mulyo, PT. Miranda Desky, PT. Radja Semadam, PT. Wari Desky dan PT. Gelegar Janika Taraka.(sadikin)

Berita Terkait

Melalui Forum Nasional, Samsuri, S.Pd.I, M.A Ditetapkan sebagai Calon Presiden RI 2029 oleh Partai Cinta Negeri
Samsudin Tajmal Soroti Polda Aceh, Desak Ketegasan Ungkap Kasus Spanduk Provokatif yang Ancam Stabilitas Sosial
Pemkab Aceh Tenggara Lelang Tiga Puluh Dua Aset Daerah Secara Daring, Didominasi Kendaraan Dinas Rusak Berat
Saat Kebencian Menguasai Ruang Publik: Panggung Baru Oknum Penebar Fitnah Politik
Ketua PWA Agara Mengutuk Keras Pemasangan Spanduk Provokatif Terkesan Ujaran Kebencian ke Bupati Agara di Banda Aceh
Pemkab Aceh Tenggara Gandeng KPKNL Lhokseumawe untuk Lelang Non Eksekusi Wajib Aset Daerah
LIRA Desak Polisi Tangkap Pelaku Spanduk Provokatif Terkait Ketua Golkar Aceh di Banda Aceh
Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:04 WIB

Perangi Narkoba Lewat Kreativitas,BNN Kabupaten Langkat dan Rumah Inspiratif Kelana Jalin Sinergi

Selasa, 28 April 2026 - 19:05 WIB

Selesaikan Kasus Viral Lewat Restorative Justice Polres Langkat Diganjar Penghargaan Komnas Perlindungan Anak

Senin, 27 April 2026 - 19:51 WIB

Edi Bahagia Sinuraya Terpilih Aklamasi Pimpin PMS Langkat, Rencanakan Pelantikan Meriah Bareng Lyodra Ginting

Minggu, 26 April 2026 - 20:33 WIB

Bupati Syah Afandin dan Wakil Bupati Tiorita Br Surbakti Lepas 45 JCH Kloter 4 ,Titip Doa untuk Langkat

Minggu, 26 April 2026 - 20:16 WIB

PC Tanjung Pura Juara Turnamen Futsal PGRI Langkat 2026

Minggu, 26 April 2026 - 12:36 WIB

Polsek Tanjung Pura Amankan Terduga Pencuri Kayu Rumah Dinas ,Satu Pelaku Masih Buron

Kamis, 23 April 2026 - 16:24 WIB

Lantik Pengurus Cabang,Ketua PGRI Langkat Titipkan Pesan Akar dan Harapan Rumah Guru

Kamis, 23 April 2026 - 00:41 WIB

Aksi Koboi Jalanan di Masjid Ar Ridho Berakhir, Satreskrim Polres Langkat Amankan Terduga Pelaku dan Senpi Rakitan

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Progres Signifikan, Pembukaan Jalan TMMD Sudah 28 Persen

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:34 WIB