BHAKTI PRATIWI RING AMRETA SABUANA DI BULAN SURA 2026

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:58 WIB

40108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK // Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti kediaman Sesepuh Bapak Miono atau yang akrab disapa Masdres di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, dalam kegiatan tradisi “Mapak sasi sura” 2026 melalui acara bertajuk “Adicara Surasambadha di Bulan Sura 2026 dengan tema “Amreta Sabuana, Gerak – Doa – Mamuja.”Tradisi tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun ini kembali menjadi momentum penting bagi masyarakat Jawa Nusantara untuk mengenang, menghormati, dan melanjutkan perjalanan spiritual para leluhur Jawa kuna. Malam 1 Suro yang diyakini sebagai malam sakral dalam penanggalan Jawa menjadi saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memanjatkan doa, serta mempererat persaudaraan antar sesama anak bangsa.

Tak hanya dihadiri warga sekitar, kegiatan tersebut juga diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang dengan satu tujuan yang sama, yakni memohon kepada Gusti Allah SWT agar diberikan keselamatan, kesehatan, ketentraman batin, kebijaksanaan, serta kekuatan dalam menjalani kehidupan.Sejak jauh hari sebelum pelaksanaan, para sahastri, pengikut, dan panitia yang dipimpin oleh Sesepuh Miono / masndres telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan matang. Kekompakan dan semangat gotong royong terlihat dalam setiap persiapan hingga pelaksanaan acara. Adapun susunan kegiatan yang digelar meliputi:

1. Sambutan Ketua Panitia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Penyerahan Tumpeng Kuat dan Tumpeng Kuning.

3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

4. Pembacaan Teks Pancasila.

5. Jamasan Pasopati Tirtha Usada Mahakali.

6. Bedaya Manembah Ring Pratiwi.

7. Kembul Bujana sebagai penutup rangkaian kegiatan surasambadha 2026

Perpaduan antara nilai spiritual, budaya, dan nasionalisme tampak begitu kuat dalam setiap prosesi. Lagu Indonesia Raya dan pembacaan Pancasila menjadi simbol bahwa pelestarian budaya leluhur tidak terlepas dari kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Prosesi jamasan dan ritual budaya yang dijalankan dengan penuh penghormatan menjadi sarana penyucian diri lahir dan batin. Sementara Kembul Bujana menjadi ruang berbagi kebersamaan yang mempertemukan berbagai kalangan tanpa membedakan latar belakang sosial, usia, maupun daerah asal.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh kekhidmatan. Tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat modern yang semakin dinamis.

Dalam kesempatan tersebut, Sesepuh Bapak Miono / masndres menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan, santri, panitia, serta masyarakat yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya acara.

“Semoga tradisi luhur ini tetap lestari, menjadi jalan untuk memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan menjadikan kita manusia yang bermanfaat bagi sesama, bangsa, dan negara,” ungkapnya.

Peringatan Mapak sasi Sura bukan sekadar seremoni budaya, melainkan sebuah pengingat bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan akar sejarah dan warisan leluhurnya. Di tengah derasnya arus perubahan zaman, tradisi seperti Suroan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan dalam bingkai kebudayaan Nusantara yang kaya dan penuh makna. Rahayu pan samya pinanggi

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Aksi Penutupan Jalan di Pajarakan Mengakibatkan Terganggunya Arus Lalu Lintas dan Aktivitas Masyarakat
MSRI Akan Gelar Rakornas Februari 2027, Usung Tema “Transformasi Pers di Era Digital: Memperkuat Kompetensi, Menjaga Akurasi, dan Membangun Kepercayaan Publik”
Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1 Ekor Trenggiling Hidup dari Warga Perbatasan
DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS
Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  
Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung
Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah
Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Sinergi SKK Migas – EMP Gebang Limited Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Desa Pekubuan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Wakapolda NTB Ajak Warga Mataram Perangi Narkoba dan Tangkal Hoaks

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dikmas Satwa Korsbhara Polri Hadirkan Kebahagiaan Bersama Sahabat Baru di SLB Bogor, Tanamkan Empati Sejak Dini*

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Sat Lantas Polres Batu Bara Gencarkan Operasi Patuh Toba 2026, Tindak Pelanggaran dan Edukasi Pengendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Wabup Syafrizal Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Judi Online*

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Wakapolres Batu Bara Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Kunjungi PLTS Longqingxia Tiongkok, Delegasi PKN 69 Formulasikan Rekomendasi Kebijakan Akselerasi Transisi Energi Baru Terbarukan*

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Pasca Operasi Sarang Narkoba, Polda NTB Gandeng Pemkot dan BNNK Bina Warga Karang Bagu

Berita Terbaru