Fajarul Arwalis Kritik Keras Usman Lamreung: Pernyataan Soal Bank Aceh Tak Berdasar Memecah Belah, menyesatkan

TB

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025 - 19:40 WIB

40292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Aktivis muda Aceh yang juga pemerhati kebijakan publik, Fajarul Arwalis, melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Usman Lamreung yang menuding mantan direksi dan komisaris Bank Aceh Syariah (BAS) terlibat dalam budaya nepotisme akut. Menurut Fajarul, tudingan tersebut tidak berdasar dan justru berpotensi memecah belah kepercayaan publik terhadap institusi keuangan daerah.

Fajarul menyayangkan sikap Usman yang menurutnya tidak menyentuh pokok persoalan yang sebenarnya sedang dihadapi oleh Bank Aceh, yakni kekosongan manajemen definitif. “Usman tidak fokus pada substansi masalah. Yang lebih penting saat ini adalah bagaimana Pemerintah Aceh segera menunjuk Plt direksi dan mengajukan calon direksi definitif ke OJK,” ujarnya, selasa (22/4/2025).

Ia menegaskan bahwa direksi sebelumnya telah berhasil membawa Bank Aceh Syariah dalam kondisi sehat dan stabil. Oleh karena itu, tudingan bahwa mereka ‘sok bersih’ dan mempraktikkan nepotisme dinilai sebagai pernyataan yang tidak bertanggung jawab. “Apapun bentuknya, direksi lama telah menjalankan fungsi manajemen dengan baik,” tegas Fajarul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Fajarul menyindir kompetensi Usman dalam hal perbankan. Menurutnya, komentar Usman hanya menggambarkan pemahaman yang dangkal dan tidak sesuai dengan realitas dunia keuangan. “Kalau kita lihat dari sisi ilmu perbankan, Usman masih berada di kulit buku. Tak layak melontarkan pernyataan yang menggeneralisasi dan tanpa dasar,” katanya.

Fajarul juga memperingatkan agar isu-isu strategis seperti ini tidak dijadikan bahan politisasi yang dapat merusak citra dan stabilitas perbankan daerah. Ia meminta publik untuk tetap tenang dan percaya pada proses yang sedang berlangsung di tubuh Bank Aceh Syariah. “Kita harus dukung upaya perbaikan manajemen, bukan melempar narasi yang memecah belah,” tambahnya.

Terakhir, Fajarul menyerukan kepada Gubernur Aceh agar segera mengambil langkah cepat untuk menetapkan pelaksana tugas (Plt) dan mengusulkan nama-nama calon direksi definitif yang kredibel. “Langkah ini penting agar Bank Aceh tetap bisa beroperasi secara profesional dan tetap menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya.

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Isu “Pengungsi Rekayasa” di Bireuen, Kapolda Aceh Turun Tangan
Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa
Rehabilitasi Gedung Rawat Jalan Lama RSJ Aceh Telan Anggaran Rp4,8 Miliar, Diharapkan Tingkatkan Layanan Kesehatan
Webinar GAMIES Aceh bahas saatnya UMKM Melek Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 Digelar 1–15 Maret, Libatkan 9 Pemateri Lintas Daerah

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:38 WIB

LPK-GPI Desak Evaluasi Proyek Jalan Penumangan Unit 6, Diduga Gunakan Material Bekas

Selasa, 21 April 2026 - 13:34 WIB

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan 

Selasa, 21 April 2026 - 12:52 WIB

Babinsa Hadir di Tengah Petani, Panen Padi di Dusun Pundingin I Makin Semangat

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Berita Terbaru