Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama Perlihatkan Dokumen Kelengkapan Legalitas Usaha

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 - 15:51 WIB

40363 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG – Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama memperlihatkan dokumen kelengkapan legalitas usaha workshop roll forming (percetakan) baja ringan dan atap.

Perihal tersebut diperlihatkan Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama saat ditemui awak media Teropong Barat.com pada Rabu (28 Mei 2025) di kantornya.

Direktur Utama Baja Lestari Indotama menjelaskan bahwa PT Baja Lestari Indotama yang beroperasi di Sasayya Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu itu adalah Roll Forming atau proses manufaktur (pembentukan logam).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perusahaan kami di Sasayya itu bukan pabrik, tetapi Workshop,” tegas Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa Roll Forming adalah proses pembentukan logam dimana lembaran atau gulungan logam ditekuk menjadi profil memanjang dan pemotongan dibuat seragam.

Ketika ditanyakan masalah perizinan untuk perusahaan pencetakan baja ringan di Sasayya, Direktur Baja Lestari Grup itu menjawab: “Perusahaan kami adalah perusahaan resmi yang telah diakui oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng”.

“Berbagai macam perizinan dari lembaga di pemerintah pusat, pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah kabupaten Bantaeng sebagai kelengkapan legalitas untuk menjalankan usaha, sudah kami kantongi,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Direktur Utama Baja Lestari Indotama bahwa perusahaannya yang telah beroperasi sejak Nopember 2023, telah memperoleh semua izin dan dokumen resmi yang diperlukan untuk beroperasi di Bantaeng, Sulawesi Selatan, Indonesia.

“Semua dokumen untuk legalitas PT Baja Lestari Indotama seperti Akta Pendirian Perusahaan, NPWP, NIB dan Izin Usaha Pengelolaan serta Produksi, sudah kami dapatkan. Karena kami sadar bahwa dalam menjalankan usaha, legalitas tersebut memberikan jaminan kepastian hukum, meningkatkan kredibilitas perusahaan dan memudahkan berbagai transaksi bisnis,” kata Direktur Utama Baja Lestari Indotama.

Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama kemudian mengatakan bahwa saat ini di Workshop yang mencetak aneka produk dari bahan baku baja ringan miliknya itu, mempekerjakan sekitar kurang lebih 60an tenaga kerja lokal untuk menunjang kesejahteraan masyarakat dan juga untuk pembangunan infrastruktur di kabupaten Bantaeng.

“Saya juga ingin menyampaikan bahwa di Workshop kami yang berlokasi di Sasayya itu, sejak mulai beroperasi hingga saat ini, rutin dikunjungi dan diawasi oleh Tim Pengawas dari Disperindag, Disnaker dan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Bantaeng,” kata dia.

“Yang paling rutin berkunjung itu untuk mengechek dan memastikan semua berjalan sesuai dengan prosedur adalah Dinas Lingkungan Hidup sama BPJS Bantaeng,” ungkapnya.

Direktur Utama Baja Lestari Indotama juga menambahkan bahwa kemarin itu (Senin, 26 Mei 2025), ada 5 orang dari Disperindag Provinsi Sulawesi Selatan yang datang dan melakukan pengechekan dan pengawasan rutin ke Workshopnya.

Melalui media ini, Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama mewakili para pengusaha di Bantaeng juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap investasi di Bantaeng yang telah melakukan pembinaan terhadap para pengusaha. (*/Opick)

Berita Terkait

Dihadiri Irfan Jaya, Ngehnoom Cafe Sukses Gelar Run Sejauh 3,5 KM
Lewat Safari Subuh, Babinsa Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Malam Tak Menyurutkan Semangat, Personel Kodim 1410/Bantaeng Bersama Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung
Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pantau Pemilihan Imam Kelurahan Bonto Manai
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bonto Atu Aktif Laksanakan Komsos
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Disaksikan Forkopimda Kabupaten Jeneponto, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Serahkan Santunan JKM Kepada Ahli Waris

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:10 WIB

Malam Minggu di Warung Kopi: Ruang Refleksi Jurnalis Menjaga Fakta, Menegakkan Keadilan 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

VIRAL PUNGLI DI PERBATASAN LAMPUNG TENGAH – LAMPUNG UTARA, POLISI BERGERAK CEPAT AMNAKAN DUA PELAKU

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:30 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:52 WIB

WAKA DPC MADAS SEDARAH KABUPATEN JEMBER DAMPINGI WARGA, SEKDES MLOKOREJO DIDUGA LAKUKAN PUNGLI PENGURUSAN AKTA TANAH

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:27 WIB

DIDUGA ADA KEJANGGALAN ANGGARAN PEMBANGUNAN GORONG-GORONG DI DESA BALONGTUNJUNG, APH DAN INSPEKTORAT DIMINTA TURUN TANGAN

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:35 WIB

Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:08 WIB

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya

Berita Terbaru