Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama Perlihatkan Dokumen Kelengkapan Legalitas Usaha

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 - 15:51 WIB

40357 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG – Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama memperlihatkan dokumen kelengkapan legalitas usaha workshop roll forming (percetakan) baja ringan dan atap.

Perihal tersebut diperlihatkan Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama saat ditemui awak media Teropong Barat.com pada Rabu (28 Mei 2025) di kantornya.

Direktur Utama Baja Lestari Indotama menjelaskan bahwa PT Baja Lestari Indotama yang beroperasi di Sasayya Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu itu adalah Roll Forming atau proses manufaktur (pembentukan logam).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perusahaan kami di Sasayya itu bukan pabrik, tetapi Workshop,” tegas Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa Roll Forming adalah proses pembentukan logam dimana lembaran atau gulungan logam ditekuk menjadi profil memanjang dan pemotongan dibuat seragam.

Ketika ditanyakan masalah perizinan untuk perusahaan pencetakan baja ringan di Sasayya, Direktur Baja Lestari Grup itu menjawab: “Perusahaan kami adalah perusahaan resmi yang telah diakui oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng”.

“Berbagai macam perizinan dari lembaga di pemerintah pusat, pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah kabupaten Bantaeng sebagai kelengkapan legalitas untuk menjalankan usaha, sudah kami kantongi,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Direktur Utama Baja Lestari Indotama bahwa perusahaannya yang telah beroperasi sejak Nopember 2023, telah memperoleh semua izin dan dokumen resmi yang diperlukan untuk beroperasi di Bantaeng, Sulawesi Selatan, Indonesia.

“Semua dokumen untuk legalitas PT Baja Lestari Indotama seperti Akta Pendirian Perusahaan, NPWP, NIB dan Izin Usaha Pengelolaan serta Produksi, sudah kami dapatkan. Karena kami sadar bahwa dalam menjalankan usaha, legalitas tersebut memberikan jaminan kepastian hukum, meningkatkan kredibilitas perusahaan dan memudahkan berbagai transaksi bisnis,” kata Direktur Utama Baja Lestari Indotama.

Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama kemudian mengatakan bahwa saat ini di Workshop yang mencetak aneka produk dari bahan baku baja ringan miliknya itu, mempekerjakan sekitar kurang lebih 60an tenaga kerja lokal untuk menunjang kesejahteraan masyarakat dan juga untuk pembangunan infrastruktur di kabupaten Bantaeng.

“Saya juga ingin menyampaikan bahwa di Workshop kami yang berlokasi di Sasayya itu, sejak mulai beroperasi hingga saat ini, rutin dikunjungi dan diawasi oleh Tim Pengawas dari Disperindag, Disnaker dan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Bantaeng,” kata dia.

“Yang paling rutin berkunjung itu untuk mengechek dan memastikan semua berjalan sesuai dengan prosedur adalah Dinas Lingkungan Hidup sama BPJS Bantaeng,” ungkapnya.

Direktur Utama Baja Lestari Indotama juga menambahkan bahwa kemarin itu (Senin, 26 Mei 2025), ada 5 orang dari Disperindag Provinsi Sulawesi Selatan yang datang dan melakukan pengechekan dan pengawasan rutin ke Workshopnya.

Melalui media ini, Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama mewakili para pengusaha di Bantaeng juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap investasi di Bantaeng yang telah melakukan pembinaan terhadap para pengusaha. (*/Opick)

Berita Terkait

Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa Bonto Tiro Bahas Kamtibmas Bersama Perangkat Desa
Memperingati Hari Kartini, BRI Branch Office Bantaeng Melayani Nasabah Menggunakan Kebaya
Babinsa Hadir di Tengah Petani, Panen Padi di Dusun Pundingin I Makin Semangat
Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Bonto Lebang Lakukan Pemantauan Lahan Sawah
Kasi Dokkes Polres Bantaeng Beri Materi Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dihadapan Bhabinkamtibmas
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Sosialisasi dan Manfaat Keikutsertaan Peserta BPJS di Gereja Toraja Jemaat Bantaeng
Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos
Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 09:45 WIB

Kontraktor Bukan Debt Collector: Penyegelan Kantor Pemko Subulussalam Jadi Cermin Kacau Tata Kelola

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Berita Terbaru