Petronas Cuci Tangan, Ketua Klebun Pantura Sampang : Tidak Akan Ragu, Berdiri Bersama Rakyat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:30 WIB

40434 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Permasalahan antara masyarakat nelayan Pesisir Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Sampang, Madura dan Perusahaan migas asal Malaysia, Petronas Carigali, tidak mendapatkan titik temu, dimana malah menambah geram para masyarakat nelayan setempat.

‎Pasalnya,hingga saat ini, perusahaan migas belum ada itikad baik untuk mengganti rugi atas kerusakan rumpon milik para nelayan di perairan Pantai Utara (Pantura) Madura yang terdampak eksplorasi 3D Seismik Migas, yang hampir setahun tidak ada kejelasan, dengan berbagai dalih dari pihak Petronas, sampai melibatkan Bupati Sampang.

‎Dilansir dari beberapa media massa (tNews.co.id) Petronas mengaku telah menyelesaikan kewajiban pembayaran melalui pihak ketiga, yakni PT Elnusa. Bahkan, dalam pernyataan terakhir, Manager Petronas,Erik Yoga, yang justru mengarahkan nelayan dan aktivis agar menyampaikan keluhan mereka kepada Bupati Sampang. Sikap ini memicu kemarahan berbagai pihak yang menilai Petronas cuci tangan atas kerugian yang ditanggung rakyat pesisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Dengan kejadian ini, mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Klebun Pantura Sampang, Moch Wijdan yang akrab di kenal dengan sebutan Bun Wid ini, mengaku, dirinya hampir setiap hari, mendapatkan keluhan dari para tokoh nelayan yang ada di 3 (tiga) kecamatan di wilayah Kabupaten Sampang, serta dari Kecamatan lain di luar wilayah kabupaten Sampang , seperti Kecamatan Batumarmar dan Pasian, Pamekasan.

‎Menanggapi hal ini, Bun Wid dengan tegas meminta, Petronas segera membayar ganti rugi rumpon nelayan dan berpesan, agar tidak mempermainkan masyarakat kecil. Sebab, dirinya sering didatangi tokoh-tokoh nelayan yang mengeluh karena sudah hampir satu tahun rumpon mereka rusak dan tak kunjung diganti. Rabu (30/07/2025).

‎Terkait adanya keterlibatan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Bun Wid menanggapinya dengan bijaksana, bahwa tidak yakin adanya keterlibatan bupati sampang, dimana dirinya menilai Bupati akan pasti membela rakyatnya. Akan tetapi, tidak masuk akal jika sekelas Petronas sebagai perusahaan besar tidak mampu membayar itu. Dirinya menyoroti Kemungkinan adanya dugaan kuat permainan oknum di balik lambannya ganti rugi rumpon nelayan tersebut.

‎Jika dugaan itu benar, Kades muda ini serta selaku Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI), tidak akan tinggal diam. Ia akan menelusuri ke mana sebenarnya aliran dana ganti rugi tersebut bermuara, dan siapa saja yang harus bertanggung jawab.

‎“Saya berjanji akan menyelidiki ke mana larinya dana ganti rugi itu. Jika memang terbukti digelapkan, maka Petronas wajib membayar kembali. Dan bila mereka tetap menolak, saya tidak akan ragu untuk berdiri bersama rakyat dan mendukung pengusiran Petronas dari Pulau Madura,” pungkasnya dengan nada lantang.

Berita Terkait

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:32 WIB

DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB