Proyek Bantuan Bedah Rumah Samuda Besar Diduga Asal Jadi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 28 Agustus 2023 - 09:13 WIB

40802 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

@Kotawaringin Timur _ Teropongbarat.co,– Program yang diluncurkan pemerintah yaitu bantuan Bedah Rumah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Sampit),tepatnya di Desa Samuda Besar, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Diduga Asal jadi sebabnya dikerjakan dengan kwalitas bahan bangunan yang tidak memenuhi standar (jelek).

Hal ini terbukti dari kayu bahan bangunan yang disediakan adalah kayu jenis campuran yang biasanya dipergunakan warga hanya untuk bagesting bangunan. Kwalitas kayu yang jelek ini sangatlah merugikan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu,menurut keterangan warga untuk harga kayu yang dipergunakan dalam pengerjaan bedah rumah tersebut berkisar antara Rp 1.750.000 ~ Rp 2.000.000.

“Ini ukuran kayu untuk bahan bangunan rumah warga tersebut”, ucapnya.Minggu (27/08/2023).

Dirinya juga mengutarakan bahwa bahan yang digunakan serta pengeluaran yang dikeluarkan antara lain sebagai berikut :

Papan ukuran 2x20x 400 cm= 120 kepeng = 1,92 m3

Balok ukuran 5x10x400 cm = 20 potong= 0,4 m3

Kasau ukuran 5x5x400 cm = 24 potong= 0.24 m3

Blok seng ukuran 3x5x400 cm= 24 potong = 0.144 m3.

Total bahan bangunan = 2,704 m3. Kalau harga Rp 2.000.000/ m3,berarti harga kayu bahan bangunan sekitar Rp 5.500.000.

Jumlah atap seng = 40 lembar x Rp 60.000 = Rp 2.400.000.

Upah tukang Rp 2 500.000/ unit.

Namun yang sangat disesalkan oleh tukang bangunan bahwa setelah mereka telah selesai mengerjakan bangunan tersebut,ternyata sampai dengan saat ini sudah hampir 2 bulan terselesaikan

“upah tukang belum ada dibayar 1 rupiah pun”,jelasnya.

Saat kami dari awak media Teropongbarat.co mencoba mengkonfirmasi kepada pihak Pengawas Kabupaten Kotawaringin Timur,Apri melalui pesan WhatsApp (Wa), menjelaskan bahwa adapun penggunaan material yang digunakan sudah sesuai.

“kami menggunakan jenis kelas 2 dan bukan kayu atau papan begisting seperti yg di maksudkan”,jelasnya.

Lanjut Apri mengaku bahwa bahan untuk Pintu dan Jendela merupakan tahap suplay yang ke 2 karena ada beberapa tempat memang masih belum selesai dikerjakan.

Menyinggung terkait upah, dirinya mengaku bahwa mengenai upah tukang yang sampai dengan ini belum keluar, karena anggaran dasar dari bantuan perbaikan rumah pada tahun 2023 ini.

“Masih belum keluar dari Pemda, dari dinas terkait sudah melakukan pengajuan dana sudah beberapa bulan yang lalu”, ucap Apri.

Sehingga pembayaran uang upah tukang dan lain sebagainya juga mengalami keterlambatan atau belum dikeluarkan.(M.Sopian/Red).

Berita Terkait

Wujud Solidaritras dan Kepedulian, Rutan Pangkalan Brandan Ikuti Aksi Donor Darah Di UPT. Puskesmas Desa Lama
Polres Kampar Upgrade Pelayanan, BRI Beri Tips Komunikasi Efektif, Kapolres: Utamakan Empati, Beri Solusi Cepat & Tepat
Diduga Anggota DPRD Ogan Ilir Miliki SPPG MBG, Awak Media Dilarang Berfoto di Lokasi Dapur Kandis?
Kades Cibinong Sambut Baik Rencana Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Wilayahnya
Respon Cepat Pohon Tumbang,Sapar Pemuda Gebang Apresiasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup
Kapolres Bantaeng Hadiri Peresmian Reopening Kolam Renang Andi Pawiloi
Di Tengah Lumpur dan Harapan, Polri Bersama Warga Buka Akses Jalan Kampung Setie Pasca bencana
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:21 WIB

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:22 WIB

Mahasiswa KKM Pendampingan Menghilangkan Trauma Anak Anak Pasca Banjir Di Desa Blang Cut, Peusangan Selatan

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:12 WIB

Untuk Memulihkan Trauma Pasca Banjir, Mahasiswa KKM gelar aneka lomba untuk Anak-Anak.

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:24 WIB

Mapala ALASKA Umuslim Survey DAS Krueng Peusangan

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:38 WIB

KKM Tematik Uniki bersihkan Meunasah Desa Imbudee

Senin, 29 Desember 2025 - 22:29 WIB

Peserta KKM Uniki bersihkan Fasum Desa Leubok Naleung dan desa Puloe Peudada

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:37 WIB

BEM Uniki Bantu Pembersihan Lumpur di Desa Dampak Banjir

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:50 WIB

Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen antarkan peserta KKM UNIKI, ke desa berdampak Banjir

Berita Terbaru

BIREUEN

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:21 WIB