Kakanwil Ditjenpas Sumut dan Kepala Daerah Resmikan Ruang Kelas Perkuliahan UMMAS di Lapas Labuhan Ruku

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:49 WIB

40124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhan Ruku, Sumatera Utara – Ruang kelas perkuliahan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMMAS) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku akan diresmikan secara resmi pada tanggal 16 Desember 2025, menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia bahkan di lingkungan pemasyarakatan.

Peresmian acara yang sangat dinanti ini akan dilakukan oleh kepala-kepala lembaga dan pemerintah daerah terkait. Di antaranya adalah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara, Yudi Suseno, Bc, IP, S.Pd, M.Si, yang akan memimpin peresmian bersama dengan Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, dan Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H, M.Si. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan yang kuat dari berbagai lembaga terhadap inisiatif pendidikan bagi warga binaan.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, Amd, IP, S.Sos, M.Si, dalam keterangannya menjelaskan bahwa program perkuliahan ini tidak hanya sekadar kegiatan tambahan, melainkan sejalan dengan Asta Cita dari Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, khususnya pada poin ke-4 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah kunci untuk mengubah nasib, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pidana, karena memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah bebas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Kalapas juga menegaskan komitmen jangka panjang terhadap program ini. Beliau menyatakan bahwa siapapun yang akan menjabat sebagai Kalapas di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku ke depannya, wajib meneruskan program perkuliahan ini. Hal ini menunjukkan bahwa program ini bukan sekadar keinginan pribadi, melainkan telah menjadi bagian dari rencana strategis lapas untuk memberikan dampak berkelanjutan pada warga binaan.

Program perkuliahan yang dijalankan bersama UMMAS ini menawarkan jurusan Hukum kepada warga binaan. Kalapas menjelaskan bahwa warga binaan yang mengikuti perkuliahan jurusan ini diharapkan dapat menjadi lawyer yang berguna bagi masyarakat setelah bebas dari masa pidana. Dengan pengetahuan hukum yang dimiliki, mereka tidak hanya dapat melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang kurang beruntung dalam mengakses layanan hukum.

Ruang kelas yang akan diresmikan ini dirancang untuk memberikan suasana belajar yang nyaman dan mendukung, sehingga warga binaan dapat memfokuskan diri dalam proses pembelajaran. Fasilitas yang disediakan di ruang kelas juga disesuaikan dengan kebutuhan perkuliahan, termasuk meja, kursi, papan tulis, dan peralatan pendukung pembelajaran lainnya.

Program perkuliahan di lapas ini juga menjadi contoh baik bagi lembaga pemasyarakatan lainnya di Sumatera Utara bahkan di seluruh Indonesia. Ia menunjukkan bahwa lapas tidak hanya berperan sebagai tempat penahanan, tetapi juga sebagai tempat pembinaan dan pemberdayaan agar warga binaan dapat kembali menjadi bagian masyarakat yang produktif dan berguna.

Dengan resmikan ruang kelas ini, diharapkan lebih banyak warga binaan akan termotivasi untuk mengikuti perkuliahan dan meningkatkan kualitas diri mereka. Selain itu, juga diharapkan akan ada kerja sama yang lebih erat antara lembaga pemasyarakatan, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah dalam mengembangkan program pendidikan bagi warga binaan, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung bagi peningkatan kualitas SDM di seluruh lapisan masyarakat.

Sumber: Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku Soetopo Berutu, Amd, IP, S. Sos, M. Si
Ditulis oleh Rahmat Hidayat

Berita Terkait

Milad Ke 29, PonPes Darussyahid  Melantik dan Mengukuhkan Pengurus IKADA Baru
Urgensi pendidikan karakter di tengah maraknya pendidikan moderen
Push Your Limit Ujar Bupati Pakpak Bharat Kepada Calon Paskibraka Kabupaten
Resmi Launching, SPPG Yayasan Babur Rizki Camplong Sampang, Owner : Terima Kasih Pak Presiden
SDN Bunten Barat 1 Disegel Ahli Waris, Berakhir Mediasi
Mahasiswa IAI NATA Sampang Protes Pemilihan Presma yang Dinilai Tidak Demokratis
Pendistribusian Pertama MBG Kabupaten Sampang Cakup 3.160 Siswa
Toreh Prestasi Gemilang, Murid TK Bhayangkari 98 Ranting Ketapang Raih Juara 1 Se Kabupaten Sampang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru