SDN Bunten Barat 1 Disegel Ahli Waris, Berakhir Mediasi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 18:20 WIB

40306 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _  Akses masuk ke Sekolah Dasar Negeri  (SDN) Bunten Barat 1, yang terletak di Dusun Oloh Tengah, Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, disegel oleh pihak ahli waris pemilik tanah, dan berakhir dengan proses mediasi sehingga pintu masuk yang sempat disegel tersebut, kini, dibuka kembali.

Pemicu terjadinya penyegelan pagar pintu masuk sekolah tersebut, karena, status kepemilikan lahan yang kini ditempati SDN Bunten Barat 1, dan mendapatkan protes dari ahli waris pemilik tanah (alm. Pak sapper).

Dalam proses mediasi yang berlangsung di kediaman Kades Bunten Barat H. A. Syukaryadi,pada kamis (10/07/2025), dihadiri langsung oleh Kapolsek Ketapang AKP Eko Puji Waluyo, bersama jajaran anggota kepolisian, serta perwakilan ahli waris yaitu Pi’ih dan Rahmat, dengan Ahmad Ghazaly yang mengikuti melalui sambungan telepon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, pihak ahli waris menyampaikan keberatan mereka atas penggunaan lahan tanpa penyelesaian status kepemilikan.

Namun berkat komunikasi yang dibangun dengan suasana kondusif, tercapai kesepakatan bahwa pagar yang disegel akan dibuka oleh pihak ahli waris sendiri, dengan pendampingan dari kepala desa dan aparat keamanan.

“Kami berharap ke depannya permasalahan status lahan ini bisa dimediasi secara menyeluruh oleh Muspika Ketapang bersama kepala desa, agar ada kepastian hukum yang adil bagi semua pihak,” ungkap Ahmad Ghazaly melalui sambungan telepon.

Usai mediasi, pagar yang sebelumnya disegel dibuka dengan tertib dan tanpa hambatan. Proses tersebut berjalan aman dan terkendali, serta mendapat pengawalan dari aparat keamanan.

Kapolsek Ketapang, AKP Eko Puji Waluyo, menyampaikan apresiasinya atas itikad baik semua pihak.

“Mediasi ini menunjukkan bahwa masalah yang kompleks pun bisa diselesaikan dengan dialog dan niat baik bersama. Kami akan terus mendorong penyelesaian masalah ini agar tidak berdampak pada aktivitas pendidikan,” ujarnya. (…)

Berita Terkait

Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas
Babinsa Komsos dengan Pemuda Desa, Sosialisasikan Bahaya Judi Online
Syah Afandin Apresiasi HIMALA dalam Membentuk Karakter Pelajar Lewat Pekan Kesiapsiagaan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:28 WIB

Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:40 WIB

Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng

Senin, 1 Juni 2026 - 00:36 WIB

Bintang Lapangan Hijau Riko Simanjuntak Acungkan Jempol untuk IPDA Bolon Situngkir: “Sukses Selalu, Gomos Martamiang Horas!”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:21 WIB

Miris, Anak Kandung Aniaya Ayahnya Sendiri di Desa Bonto Lojong, Tim Resmob Polres Bantaeng Amankan Pelaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:09 WIB

Modus Penipuan Dana Shopee Terjadi Kembali di Kabupaten Sampang 

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:33 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara kembali Ungkap Kasus Peredaran Shabu dalam ops antik Toba 2026.

Senin, 18 Mei 2026 - 20:14 WIB

Rugikan Negara Rp 3 Miliar, Kasus PDAM Tirta Eremerasa Bantaeng Naik Status ke Tahap Penyelidikan

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:06 WIB

Polsek Dolok Batu Nanggar Gulung Residivis Narkoba, Tersangka Nekat Kabur Lompat Tembok Sebelum Dibekuk Petugas di Ladang Ubi

Berita Terbaru