Mahasiswa Umuslim Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:55 WIB

40187 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN | Mahasiswa dan dosen Universitas Almuslim berhasil mengembangkan aplikasi pendataan tanggap darurat bencana secara digital pada program mahasiswa berdampak tahun 2026.

Program pengembangan aplikasi dan pelatihan ini didukung Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Program Mahasiswa Berdampak 2026, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap inovasi mahasiswa yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Inovasi ini merupakan rangkaian kegiatan program Mahasiswa berdampak dilaksanakan mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) di Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem dirancang untuk mempercepat proses pengumpulan, pengolahan, dan penyajian informasi dan kondisi bencana secara digital dan terintegrasi.

Sistem ini telah diserahkan kepada perangkat desa Pante Lhong Kecamatan Peusangan, diterima langsung Murizal Haryanto, selaku Geuchik Desa Pante Lhong, Minggu (8/3).

Inovasi yang digerakkan mahasiswa Umuslim dibawah bimbingan dosen pembimbing Dr. Imam Muslem R, M.Kom, Zulkifli, M.Kom dan Dr. Cut Azizah, MT, telah di uji coba pada desa Pante Lhong Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen yang merupakan salah satu desa terparah dampak banjir yang terjadi akhir 2025 lalu.

Walaupun ada beverapa item yang sedang disempurnakan, tetapi secara proses, aplikasi ini sudah bisa digunakan oleh masyarakat dan oerangkat desa, jelas Dr. Imam Muslem, M.Kom didampingi Zulkifli, M.Kom kepada media.

Menurutnya program ini didanai Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Mahasiswa Berdampak 2026, ujar
Imam Muslem didampingi Zulkifli, M.Kom.

Selain membangun sistem, tim pengabdian juga menyelenggarakan pelatihan penggunaan aplikasi bagi perangkat desa dan relawan lapangan agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam situasi darurat, beber Imam Muslem.

“Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan melakukan input data korban, kondisi wilayah terdampak, serta kebutuhan prioritas masyarakat secara mandiri dan real-time”, jelas Dr.Imam Muslem

Menurutnya aplikasi yang dikembangkan memungkinkan seluruh data lapangan terintegrasi dalam satu sistem berbasis digital yang dapat diakses secara luas.

“Sistem ini bekerja dimana, informasi yang terkumpul kemudian divisualisasikan dalam bentuk infografis interaktif sehingga masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan dapat memantau situasi bencana dengan cepat dan akurat”, ujarnya.

Melalui dashboard analitik, pengguna dapat melihat berbagai ringkasan data penting seperti sebaran warga terdampak per wilayah, keluhan kesehatan masyarakat, tingkat kebutuhan prioritas, dampak kerusakan yang dialami warga, daftar kebutuhan mendesak di lapangan, kondisi disabilitas penyintas, jenjang pendidikan warga terdampak, hingga komposisi jumlah anggota keluarga, jelas Ketua Tim Pelaksana kegiatan, Dr. Imam Muslem R., M.Kom,

Menurutnya lagi sistem ini dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data saat masa tanggap darurat.

“Pendataan manual sering memperlambat distribusi bantuan, ujarnya.

“Dengan sistem digital ini, data lapangan dapat langsung terintegrasi dan divisualisasikan secara informatif sehingga respons penanganan bencana menjadi lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi,” jelasnya

Rektor Universitas Almuslim, Dr.Marwan,MPd mengucapkan terimaksih dan mengapresiasi kepada seluruh tim pelaksana atas kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi teknologi bagi masyarakat terdampak bencana.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi hadir bukan hanya sebagai pusat pendidikan dan riset, tetapi juga sebagai penggerak solusi nyata bagi persoalan kemanusiaan”.

“Kami bangga atas dedikasi dosen dan mahasiswa Umuslim yang telah membantu dan bekerja langsung bersama masyarakat,” ungkapnya.

Program ini menjadi wujud kolaborasi akademisi dan masyarakat dalam memperkuat sistem informasi kebencanaan berbasis teknologi tepat guna.

Harapannya aplikasi pendataan ini dapat diterapkan sebagai model transformasi digital penanganan bencana berbasis komunitas, di daerah dampak bencana, harap Rektor Umuslim Dr.Marwan, MPd.

Berita Terkait

Kepala LPPM UNIKI Pimpin Tim Ahli Pembangunan Sekolah Rakyat Pidie Jaya
Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh
Kapolres Bireuen Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Umbau Pengendara Tertib Utamakan Keselamatan
Kapolres Bireuen Ajak Pelajar Jauhi Bullying, Narkoba, Judol, dan Pinjol
Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara di MTQMN UNP 2026
Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas
Kapolres Bireuen Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan Hindari Judol
Dua prodi di Umuslim Lolos Hibah PP-PTS Kemendiktisaintek Skema B

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB