Banyuwangi// Teropongbarat.com dan tradisi saling meminta maaf dengan mengangkat tema “Minal Aidzin Wal Fa’izin”. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pemuda Dusun Gedangan, bersama dengan tokoh masyarakat dan pemuka pemuda yaitu Abah Kencreng, Bapak Limnas Oteng, Bapak Eko, Bapak Solihin, serta Bapak Supri, beserta pemuda lainnya dari berbagai kalangan. Dalam suasana yang penuh keakraban dan kekeluargaan, seluruh peserta termasuk beberapa pengurus pemuda melaksanakan gusub rukun – sebuah momen di mana mereka saling memberikan ucapan maaf dan dengan tulus menerima maaf dari satu sama lain.
Sapaan “Minak Aidzin Wal Fa’izin” terus bergema sepanjang acara, menjadi lambang kesatuan dan kesediaan untuk menyegarkan hubungan antarwarga, menghapuskan kesalahpahaman yang mungkin ada, serta memperkuat solidaritas dalam membangun lingkungan Desa Temuguruh yang lebih harmonis dan bersatu.
Redaksi//
Teropongbarat.com
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Investigasi

















































