Suasana Meriah Nobar Piala Dunia Warnai Kebersamaan Warga Kutacane

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:34 WIB

40154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Suasana Kota Kutacane di Aceh Tenggara menjelang pelaksanaan ajang sepak bola terbesar dunia tampak lebih semarak dari biasanya. Tahun ini, euforia Piala Dunia 2026 tak hanya terasa dari sorak-sorai di tiap sudut kafe atau rumah-rumah warga. Kepolisian Resor Aceh Tenggara, di bawah komando AKBP Yulhendri, menangkap geliat antusias masyarakat tersebut dengan cara berbeda: menghadirkan momentum kebersamaan melalui gelaran nonton bareng (nobar) di Gedung 38 Setia, jantung kota yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra kegiatan masyarakat.

Langkah menghadirkan fasilitas nobar ini bukan sekadar upaya meramaikan pergelaran sepak bola, melainkan bagian dari pendekatan humanis Polri untuk merengkuh lebih erat lapisan masyarakat. Selama ini, sepak bola memang memiliki magnet tersendiri di tengah warga Kutacane, dari kalangan muda hingga tua, tanpa memandang latar belakang sosial. Semangat serupa yang hendak direkatkan oleh Polres Aceh Tenggara—memberi wadah berkumpul yang aman dan nyaman, sekaligus memupuk komunikasi yang lebih baik antara polisi dan masyarakat.

Gedung 38 Setia, yang dipilih sebagai lokasi nobar, disulap menjadi ruang publik yang ramah bagi siapa saja. Layar besar dan sistem suara berkualitas dihadirkan untuk memastikan setiap gol, setiap sorakan, dan setiap detik ketegangan pertandingan bisa dinikmati bersama. Petugas kepolisian juga bersiaga memberikan kenyamanan dan rasa aman sepanjang pertandingan berlangsung, memastikan kegiatan berlangsung kondusif tanpa kekhawatiran mengenai keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik konsep nobar yang sederhana, terdapat muatan nilai yang besar. AKBP Yulhendri menekankan pentingnya momentum seperti ini dalam mempererat kebersamaan, persatuan, serta menciptakan komunikasi yang lebih harmonis antara jajaran kepolisian dan warga. Pendekatan semacam ini sekaligus menjadi cerminan perubahan paradigma pengayoman Polri: hadir bukan hanya saat penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian pemersatu masyarakat dalam peristiwa sosial dan hiburan. Harapannya, konsep ini dapat memecah jarak psikologis yang kadang masih terasa antara masyarakat dengan aparat.

Fakta di lapangan menunjukkan, respons masyarakat terhadap inisiatif Polres Aceh Tenggara sangatlah positif. Banyak warga, seperti Sutrisno (42), menilai bahwa menghadiri nobar di Gedung 38 Setia memberi pengalaman berbeda—lebih seru, lebih meriah, dan mempertemukan banyak kawan sebaya yang memiliki kecintaan sama pada sepak bola. Ornamen-ornamen sederhana seperti bendera tim nasional dan atribut Piala Dunia turut menghias ruangan, membangkitkan semangat kompetisi yang sportif. Ada sukacita yang terasa kolektif, tawa dan canda anak-anak hingga orang tua yang larut dalam semangat mendukung tim favorit.

Bagi beberapa tokoh masyarakat, langkah ini justru dianggap sebagai angin segar. Kegiatan menghimpun massa seperti ini, menurut mereka, sebaiknya menjadi tradisi pada momentum penting lain di masa mendatang. Selain menghidupkan ruang publik yang sehat, kehadiran polisi yang membaur dengan masyarakat dalam suasana riang dapat membangun kepercayaan dan mengikis sekat-sekat yang mungkin pernah ada.

Di sisi lain, Polres Aceh Tenggara memandang kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial. Pelibatan masyarakat dalam kegiatan bersama menjadi aset penting dalam menjaga Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Selain mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan sportivitas selama laga berlangsung, Polres juga memberi ruang bagi dialog informal antara petugas keamanan dan masyarakat. Lewat obrolan ringan selama rehat pertandingan, sering lahir harapan-harapan kecil yang menyiratkan kebutuhan nyata masyarakat terhadap kehadiran polisi sebagai sahabat, bukan sekadar penegak hukum.

Di tengah gegap gempita Piala Dunia 2026, Gedung 38 Setia di Kutacane pun semakin sering menjadi saksi kehangatan interaksi di antara warga. Bagi Polres Aceh Tenggara, inisiatif ini diprediksi menjadi ajang strategis mempererat kedekatan, memupuk rasa saling percaya, dan menghadirkan kegembiraan kolektif. Keramaian di setiap sesi nobar bukan semata-mata euforia sepak bola, tetapi juga perayaan kebersamaan di atas perbedaan. Hingga akhir turnamen mendatang, harapan itulah yang ingin terus dijaga: masyarakat Kutacane tidak hanya larut dalam pesta sepak bola dunia, melainkan turut merawat harmoni dengan Polri untuk kehidupan sosial yang lebih solid ke depan. )RED)

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan
Anggaran Negara Terancam Jadi Bancakan, Pengerukan Jembatan Kuning I Dinilai Hanya Formalitas Karena Fokus Pada Penjualan Material Bukan Normalisasi Sungai
Keperawatan Lapas Kutacane Ungkap Kondisi Terakhir Ishak Alias Ical, Tensi Tak Terdeteksi dan Kesadaran Menurun
Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans
Relawan Prabowo Tak Sanggup Lagi Menjawab Keluhan Rakyat, Jembatan Kuning I Disorot dan Pemerintah Pusat Dituntut Bertindak
Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 19:19 WIB

Polres Batu Bara Laksanakan Pengamanan Perayaan Ekaristi Hari Pangan Sedunia Keuskupan Agung Medan 2026, Diikuti 4.000 Umat

Minggu, 8 November 2026 - 17:55 WIB

Hadiri HUT Ke-42 Vihara Tri Ratna Tanjungbalai, Wali Kota Mahyaruddin Salim Sampaikan Sejumlah Hal Program Prioritas Pembangunan di Kota Tanjungbalai

Minggu, 8 November 2026 - 17:21 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pisah Sambut Dandim 0208/Asahan

Minggu, 8 November 2026 - 13:45 WIB

Polres Batu Bara Gelar Program Minggu Kasih DI Sejumlah Gereja, Perkuat Sinergitas Dan Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Jemaat

Minggu, 8 November 2026 - 13:34 WIB

Polres Batu Bara Hadiri Tabligh Akbar, Zikir Dan Sholat Tasbih Berjemaah, Sampaikan Pesan Kamtibmas Tentang Perlindungan Keluarga Dan Generasi Muda

Minggu, 8 November 2026 - 13:32 WIB

Jaga Kondusivitas Malam Minggu, Kapolda NTB Patroli Siaga Reserse Bersama Laskar Sasak di Udayana

Minggu, 8 November 2026 - 13:23 WIB

Polres Batu Bara dan Polsek Jajaran Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi 3C, Geng Motor dan Gangguan Kamtibmas

Minggu, 8 November 2026 - 11:45 WIB

Jaga Kondusivitas Malam Minggu, Kapolda NTB Patroli Siaga Reserse Bersama Laskar Sasak di Udayana

Berita Terbaru