Pakpak Bharat ||Teropongbarat.com– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi program PKK serta Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Bandar Baru, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Desa Bandar Baru dan dihadiri oleh jajaran PKK Provinsi Sumut, PKK Kabupaten Pakpak Bharat, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta berbagai unsur masyarakat.
Camat STTU Jehe, Mike Baskara Ujung, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim PKK Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin oleh Nurasyah Harahap beserta rombongan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Juniarti Sirait, yang turut mendampingi kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Mike, Kecamatan STTU Jehe memiliki potensi ekonomi yang cukup besar melalui sektor pertanian dan perkebunan seperti gambir, kelapa sawit, durian, dan komoditas lainnya. Karena itu, pembinaan dan pendampingan dari PKK dinilai sangat penting untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Melalui monitoring ini, kami berharap seluruh kader PKK dapat menerima berbagai arahan dan masukan yang diberikan sehingga mampu meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Juniarti Sirait, menegaskan bahwa peran PKK sangat penting dalam membangun ketahanan keluarga. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan keluarga tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga menyangkut pengawasan terhadap pergaulan remaja, pola makan, pendidikan, hingga pembinaan keagamaan di lingkungan keluarga.
Ia mengajak seluruh kader PKK untuk terus aktif melakukan pendampingan dan pengawasan di lingkungan masing-masing demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Kegiatan monitoring berlangsung meriah dengan berbagai penampilan yang melibatkan masyarakat dan pelajar. Salah satu yang menarik perhatian adalah drama edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang diperankan siswa SMP Negeri Satu Atap Penggegen.
Selain itu, para tamu disambut dengan tarian tradisional khas daerah serta pameran hasil pertanian unggulan Desa Bandar Baru. Berbagai komoditas lokal seperti gambir, jagung, petai, dan kelapa muda dipamerkan sebagai bentuk promosi potensi desa.
Para remaja setempat juga memperagakan proses pengolahan gambir secara tradisional, mulai dari pemanenan hingga siap dipasarkan. Demonstrasi tersebut mendapat perhatian dari para tamu undangan yang hadir.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pakpak Bharat, Robincen Habeahan, turut menyaksikan langsung proses pengolahan gambir. Ia mengapresiasi upaya masyarakat dalam mempertahankan dan mengembangkan komoditas unggulan daerah tersebut.
Kegiatan monitoring ini dihadiri oleh Tim PKK Provinsi Sumatera Utara, Ketua TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat, perwakilan organisasi perangkat daerah, Camat STTU Jehe beserta jajaran, unsur TNI dan Polri, para kepala desa se-Kecamatan STTU Jehe, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Sebagai penutup acara, pemerintah kecamatan bersama tokoh masyarakat menyerahkan cenderamata berupa kain adat Pakpak atau Oles Pakpak kepada tim monitoring. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas.
Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme dari masyarakat yang hadir. Kehadiran Tim PKK Provinsi Sumatera Utara diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan keluarga sekaligus meningkatkan peran kader PKK dalam mendukung pembangunan daerah hingga tingkat desa.
(Kia)


















































