SURABAYA TEROPONG.COM– Advokat kondang Jawa Timur, Bung Taufik, yang juga dikenal sebagai mantan kuasa hukum pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Ganjar Pranowo–Mahfud MD pada Pemilu 2024, menyampaikan apresiasi atas capaian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas Tahun 2026 yang menunjukkan tren peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Menurut Bung Taufik, hasil survei tersebut merupakan refleksi bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir mulai memberikan dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Peningkatan tingkat kepercayaan publik menjadi 82,4 persen, tingkat kepuasan masyarakat 67,6 persen, serta citra positif Polri 71,5 persen merupakan indikator penting bahwa institusi kepolisian terus bergerak ke arah yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kepercayaan masyarakat bukan sesuatu yang diperoleh secara instan. Kepercayaan lahir dari kerja keras, dedikasi, konsistensi, serta komitmen seluruh anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang semakin berkualitas. Karena itu, capaian ini layak diapresiasi,” ujar Bung Taufik.
Ia menilai peningkatan seluruh indikator dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti bahwa berbagai program transformasi, reformasi birokrasi, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan profesionalisme yang dilakukan Polri mulai mendapatkan pengakuan dari masyarakat.
Sebagai praktisi hukum yang selama bertahun-tahun berinteraksi langsung dengan aparat penegak hukum dalam berbagai penanganan perkara, Bung Taufik mengaku melihat adanya perubahan yang semakin positif dalam sistem pelayanan maupun pola pendekatan Polri kepada masyarakat.
“Masih ada tantangan yang harus terus diperbaiki, namun secara objektif kita juga harus mengakui bahwa Polri telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Apresiasi terhadap capaian positif seperti ini penting diberikan sebagai bentuk dukungan moral agar semangat melakukan pembenahan terus tumbuh di seluruh jajaran kepolisian,” tegasnya.
Menurut Bung Taufik, hasil Survei Litbang Kompas Tahun 2026 menjadi hadiah yang sangat bermakna menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Delapan puluh tahun perjalanan Polri merupakan tonggak sejarah yang menunjukkan kematangan sebuah institusi negara dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.
“Semakin bertambah usia Polri, saya berharap semakin matang pula dalam menjalankan amanah konstitusi. Kedewasaan institusi harus tercermin melalui integritas yang kuat, profesionalisme yang tinggi, penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang prima, serta sikap humanis dalam melayani masyarakat,” katanya.
Bung Taufik berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memperkuat reformasi internal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat integritas, serta menjaga kepercayaan publik yang telah dibangun dengan penuh kerja keras.
“Saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri. Teruslah menjadi institusi yang profesional, Presisi, modern, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat. Kepercayaan rakyat adalah kehormatan yang harus dijaga, dan saya optimistis Polri mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan serta penegakan hukum demi terwujudnya Indonesia yang aman, tertib, adil, dan sejahtera,” pungkas Bung Taufik.
Aziz

















































