Sidang Paripurna Istimewa HUT Aceh Singkil ke-27, Pj Bupati Ajak Tinggalkan Perbedaan Politik Demi Pembangunan

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 03:04 WIB

40116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Aceh Singkil pada 24 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang sidang utama DPRK tersebut digelar secara sederhana namun penuh khidmat, dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRK, kepala organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.

Sidang paripurna menjadi salah satu rangkaian utama peringatan hari jadi kabupaten yang tahun ini mengusung semangat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah. Dalam suasana yang sarat nuansa refleksi, para peserta diajak melihat kembali perjalanan Aceh Singkil selama 27 tahun sekaligus mengevaluasi berbagai tantangan yang masih dihadapi daerah.

Dalam pidatonya, Penjabat Bupati Aceh Singkil menegaskan bahwa momentum hari jadi kabupaten harus dijadikan titik awal untuk memperkuat persatuan pasca-pemilu. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan politik, untuk menanggalkan perbedaan pilihan dan kepentingan yang muncul selama kontestasi politik serta kembali menyatukan langkah demi kepentingan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masyarakat saat ini lebih membutuhkan kerja nyata dibandingkan perdebatan politik yang berkepanjangan. Berbagai persoalan yang dihadapi daerah, terutama dampak banjir bandang yang merusak infrastruktur dan mengganggu aktivitas masyarakat, memerlukan perhatian serta kerja sama semua pihak.

Pj Bupati menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan, jembatan, fasilitas umum, serta sarana pendukung ekonomi masyarakat yang mengalami kerusakan akibat bencana. Ia menilai pemulihan infrastruktur harus menjadi prioritas bersama agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik dapat kembali berjalan normal.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial dan memperkuat solidaritas masyarakat. Kebersamaan dinilai menjadi modal utama dalam mempercepat proses pemulihan daerah sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan dalam APBK 2026.

Sidang paripurna tersebut juga menjadi ajang refleksi atas perjalanan pembangunan Aceh Singkil selama hampir tiga dekade. Berbagai capaian yang telah diraih diapresiasi, namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait peningkatan kualitas infrastruktur dasar, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Menutup pidatonya, Pj Bupati mengajak seluruh komponen daerah untuk menjadikan peringatan HUT ke-27 sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi. Ia menegaskan bahwa pembangunan Aceh Singkil hanya dapat berhasil apabila pemerintah, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat bergerak dalam satu visi yang sama, yakni mewujudkan daerah yang maju, tangguh, dan sejahtera.

Sidang Paripurna Istimewa tersebut berlangsung dengan lancar dan menjadi simbol komitmen bersama untuk mengesampingkan perbedaan demi kepentingan yang lebih besar, yakni percepatan pembangunan dan pemulihan Aceh Singkil pascabencana. (Bima Pohan)

Berita Terkait

Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB