H.Amiruddin Idris lepas keberangkatan Dosen dan Mahasiswa UNIKI Ikuti Benchmarking ke Malaysia

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:07 WIB

40159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN |  Setelah sehari sebelumnya memberangkatkan sejumlah mahasiswa ke Thailand,
Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen kembali menunjukkan eksistensinya dalam membangun jejaring tingkat global.

Kali ini, Uniki dalam memperkuat langkah internasionalisasi memberangkatkan puluhan dosen dan mahasiswa untuk mengikuti International Benchmarking dan Pengabdian Internasional di INTI International University, Malaysia.

Kegiatan dosen dan mahasiswa UNIKI mengikuti Benchmarking dan pengabdian Internasional di INTI International University, Malaysia, berlangsung selama dua hari ( 14–15 Juli 2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi keberangkatan sejumlah dosen mahasiswa ke Malaysia dilakukan pelepasan oleh Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan, Dr. H. Amiruddin Idris S.E, M.Si, dalam satu acara sederhana di halaman Kampus Utama UNIKI, Senin (13/7/2026).

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan Kebangsaan, Dr. H. Amiruddin Idris, berpesan agar seluruh peserta mampu menjadi duta kampus sekaligus duta budaya Aceh selama berada di Malaysia.

“Saudara-saudara tidak hanya membawa nama Universitas Islam Kebangsaan Indonesia ( Uniki) tetapi juga membawa nama Aceh dan Indonesia.

Perkenalkan budaya Aceh kepada dunia internasional melalui berbagai kegiatan, baik pertunjukan seni, budaya, maupun interaksi akademik.

Tunjukkan bahwa UNIKI adalah perguruan tinggi yang memiliki kualitas, karakter, dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ungkap H.Amiruddin Idris.

Amiruddin Idris yang juga anggota DPRA dari fraksi PPP ini juga berharap, kegiatan kunjungan ke negeri jiran ini menjadi momentum penting dalam memperluas kerja sama internasional serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UNIKI dalam memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi akademik, benchmarking, serta pengabdian kepada masyarakat di tingkat global”, ungkap H.Amiruddin Idris.

Sementara itu, Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., mengingatkan seluruh dosen dan mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi nilai-nilai etika, moral, dan profesionalisme selama mengikuti kegiatan di luar negeri.

“Kalian akan berkunjung ke salah satu universitas terbaik di Malaysia. Jadilah pribadi yang santun, disiplin, dan bertanggung jawab. Bangun komunikasi yang baik dengan mitra internasional, manfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan, bertukar pengalaman, dan membawa pulang berbagai inovasi yang dapat diterapkan di UNIKI,” harap Rektor UNIKI.

Menurutnya, kegiatan benchmarking internasional merupakan salah satu strategi UNIKI dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kerja sama lintas negara.

Para peserta akan mengikuti berbagai agenda akademik di INTI International University, mulai dari diskusi kelembagaan, berbagi praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan perguruan tinggi, penguatan jejaring akademik, hingga kegiatan pengabdian internasional yang melibatkan sivitas akademika kedua institusi.

Antusiasme peserta tampak begitu tinggi. Puluhan dosen dan mahasiswa yang mengikuti program tersebut mengaku bangga mendapat kesempatan mewakili UNIKI dalam forum internasional. Mereka berharap pengalaman ini dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan global, serta mempererat hubungan akademik antara UNIKI dan perguruan tinggi di Malaysia.

Keberangkatan ini menjadi salah satu langkah strategis UNIKI dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dan aktif membangun kolaborasi internasional.

Melalui kegiatan International Benchmarking dan Pengabdian Internasional Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNIKI tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga memperkenalkan potensi Aceh dan Indonesia kepada masyarakat internasional sebagai bagian dari diplomasi pendidikan.

Turut hadir dalam pelepasan selain ketua pembina Yayasan Kebangsaan, Dr. H. Amiruddin Idris S.E, M.Si, juga dihadiri Rektor UNIKI Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., Wakil Rektor I Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M., Wakil Rektor II Chairul Bariah, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. H. Kamaruddin, M.M., para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa peserta yang akan berangkat ke Malaysia.

Berita Terkait

Kepala LPPM UNIKI Pimpin Tim Ahli Pembangunan Sekolah Rakyat Pidie Jaya
Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh
Kapolres Bireuen Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Umbau Pengendara Tertib Utamakan Keselamatan
Kapolres Bireuen Ajak Pelajar Jauhi Bullying, Narkoba, Judol, dan Pinjol
Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara di MTQMN UNP 2026
Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas
Kapolres Bireuen Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan Hindari Judol
Dua prodi di Umuslim Lolos Hibah PP-PTS Kemendiktisaintek Skema B

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB