bireuen | Tiga dosen dan dua mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen Aceh dinobatkan jadi co-host Seminar Internasional digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Universitas Islam Kebangsaan Indonesia dengan Universitas Dharmawangsa (Undhar)Medan.
Seminar mengusung tema “Advancing Higher Education through Research Innovation and International Collaboration towards Sustainable Development” dengan tajuk Collaboration for a Better Tomorrow.
Lima sivitas akademika UNIKI yang terlibat sebagai co-host terdiri atas tiga dosen dan dua mahasiswa.
Mereka adalah Chairul Bariah, S.E., M.M., Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Amrullah, S.Kom, M.Kom selaku Wakil Dekan FKOM, Andi Lesmana, S.H., M.H Dekan Fakultas Hukum serta dua mahasiswa yaitu Muhammad Arif dari Program Studi Akuntansi dan Ratu Permata dari Program Studi Manajemen.
Seminar internasional tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi dari dalam dan luar negeri dan Assoc. Prof. Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., MA, Rektor Universitas Dharmawangsa, tampil sebagai keynote speaker.

Sementara itu, sejumlah pembicara yang hadir antara lain Assoc. Prof. Umar Hamdan Nasution, S.E., M.M., Prof. Madya Dr. Mukhamad Hadi Musolin Subagio, Dr. Nico Irawan dari Thai Global Business Administration Technological College (TGBC), Thailand, serta Dr. Sulayman JK Cham, Director of The Institute of Islamic Economics and Finance (IIEF), Gambia.
Dalam seminar Internasional tersebut dibahas erbagai isu strategis dibahas seperti pendidikan tinggi, inovasi riset, teknologi, ekonomi dan bisnis, hukum, komunikasi, kewirausahaan, serta pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kolaborasi global dan pembangunan berkelanjutan.
Menurut Chairul Bariah, S.E., M.M, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan UNIKI, juga salah seorang co-host seminar, menjelaskan keterlibatan tiga dosen dan dua mahasiswa UNIKI sebagai co-host menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan pertukaran pengetahuan dengan perguruan tinggi serta akademisi dari berbagai negara.
Menurutnya melalui forum Internasional tersebut, UNIKI terus mendorong sivitas akademika untuk aktif dalam kegiatan akademik berskala global sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

















































