BANTAENG, Teropong Barat.com – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan menyukseskan program swasembada pangan, Babinsa Desa Batu Karaeng, Koramil 1410-03/Tompobulu, Kodim 1410/Bantaeng, Sertu Syahrir Sukku, melaksanakan pendampingan kegiatan panen padi milik warga binaan di Dusun Bonto Tene, Desa Batu Karaeng, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng. Senin (19/10/2026).
Pemantauan tersebut dilakukan di lahan persawahan milik Ibu Haji Rosmawati sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap aktivitas pertanian masyarakat sekaligus memastikan kegiatan panen berlangsung dengan baik. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani juga menjadi wujud nyata pendampingan teritorial dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Syahrir Sukku memberikan imbauan kepada petani agar senantiasa menjaga kualitas hasil panen, memperhatikan kebersihan gabah, serta memastikan hasil panen ditangani dengan baik agar tetap memiliki mutu yang optimal.
Ia juga mengingatkan agar hasil panen dapat dimanfaatkan secara bijak dan maksimal, baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun sebagai modal keberlanjutan usaha pertanian pada musim tanam berikutnya.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman dan perawatan tanaman, tetapi juga oleh penanganan hasil panen yang tepat. Dengan menjaga kualitas gabah dan mengelola hasil pertanian secara bijaksana, petani diharapkan dapat memperoleh manfaat yang lebih besar dari hasil kerja keras mereka.
“Melalui pendampingan dan komunikasi yang baik dengan para petani, kami berharap kegiatan pertanian dapat terus berkembang, hasil panen tetap terjaga kualitasnya, serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan pertanian dan menjaga produktivitas pangan di wilayah.
Melalui kegiatan pendampingan panen padi ini, Kodim 1410/Bantaeng terus mendorong sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan kerja nyata, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produksi pertanian guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. (Rehan)

















































