SUMUT ,Teropong Barat.com| Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Advokat Melayu Bersatu (DPP HAMBE) turut mendukung kritikan Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony terkait tindakan Gubernur Sumut Bobby Nasution meninggalkan (walk out) dari rapat paripurna DPRD Sumut sebelum selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan itu disampaikan Ketua Umum HAMBE, Ariffani SH MH pada Sabtu (1/8/2026) ke awak media.
Arif menilai tindakan Gubernur Sumut tersebut bentuk arogansi seorang pemimpin. Terkait perdebatan mengenai kuorum yang disebut sebagai persoalan internal DPRD bukanlah alasan yang dapat dibenarkan untuk meninggalkan ruang sidang.
“Kami sepakat dengan pernyataan dan kritik yang disampaikan politisi Partai NasDem, Ricky Anthony, di sejumlah media. Sebagai seorang gubernur, seharusnya memberikan teladan serta menjunjung tinggi etika di hadapan masyarakat,” pungkas Arif.
HAMBE pun tegas meminta Bobby Nasution menghentikan sikap yang dinilai arogan tersebut untuk tidak terulang lagi ke depannya.
“Itu bukan bentuk kehati-hatian dalam menjaga legalitas proses pengambilan keputusan sesuai aturan yang berlaku, melainkan sikap yang kekanak-kanakan,” cetusnya.
“Di mana etikanya? Sepanjang yang kami ketahui, belum pernah ada gubernur yang meninggalkan forum saat kegiatan formal seperti ini sedang berlangsung,” tandas Arif.
Perlu diketahui, kritikan Ricky Anthony yang menilai tindakan walkout Bobby Nasution dari ruang sidang merupakan tindakan arogan adalah sikap dari Partai NasDem Sumut.
(Redaksi)













































