Anak-Anak SD di Lombok Utara Terpaksa Menunggu Sungai Surut Saat Pulang Sekolah, Jembatan Ambruk Tak Kunjung Diperbaiki

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:14 WIB

4087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongbarat.com// Lombok Utara, NTB –Kondisi memprihatinkan dialami anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Dusun Kebaloan, Desa Batu Rimpang, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara pada 14 Januari 2026 Para siswa terpaksa menunggu berjam-jam di tepi sungai saat pulang sekolah akibat luapan air sungai yang deras, terutama saat hujan turun tanpa henti.

Peristiwa tersebut terjadi di jalur Kebaloan–Batu Rimpang, yang merupakan akses utama penghubung antar desa di Kecamatan Bayan. Ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut, air sungai meluap tinggi sehingga tidak dapat dilintasi oleh para siswa maupun warga.

Anak-anak sekolah terlihat berdiri di tengah hujan, menunggu air sungai surut demi keselamatan mereka. Kondisi ini bukan kali pertama terjadi, mengingat jembatan penghubung di lokasi tersebut diketahui telah ambruk sejak tahun 2017, namun hingga kini belum juga mendapat penanganan serius dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Dusun Kebaloan dan Dusun Baru Sepolak menyayangkan lambannya respons pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, dalam memperbaiki infrastruktur vital tersebut. Padahal, jalan dan jembatan ini merupakan akses utama bagi aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat setempat.

Salah seorang warga Kebaloan menyampaikan harapannya agar pemerintah segera menganggarkan perbaikan jembatan tersebut.

> “Seharusnya jalan dan jembatan ini menjadi prioritas utama perhatian pemerintah, karena merupakan jalur penghubung antar desa dan sangat vital bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera bertindak agar keselamatan anak-anak dan warga tidak terus terancam setiap musim hujan tiba.

Redaksi//

Teropongbarat.com

(Investigasi)

Berita Terkait

Polisi Sergai Ringkus Dua Pengedar Sabu di Sei Sijenggi, Barang Bukti 1,63 Gram
Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lubuk Bayas, Polisi Sita Timbangan Digital
Polisi Gerebek Lokasi Transaksi, Pria 32 Tahun di Perbaungan Ditangkap Bawa Sabu
Malam puncak peringatan HUT RI ke 81 dusun grenjengan desa Wates winangun kecamatan Sambeng begitu meriah 
Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama on
‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi
Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:49 WIB

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lubuk Bayas, Polisi Sita Timbangan Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 11:28 WIB

Polisi Gerebek Lokasi Transaksi, Pria 32 Tahun di Perbaungan Ditangkap Bawa Sabu

Sabtu, 5 September 2026 - 10:07 WIB

Malam puncak peringatan HUT RI ke 81 dusun grenjengan desa Wates winangun kecamatan Sambeng begitu meriah 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:40 WIB

Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama on

Jumat, 4 September 2026 - 20:21 WIB

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 17:14 WIB

HUT ke-78 Polwan, Kapolres Sergai Tegaskan Peran Polwan Setara dalam Tugas Kepolisian

Jumat, 4 September 2026 - 13:55 WIB

Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai

Kamis, 3 September 2026 - 19:16 WIB

Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air

Berita Terbaru