Banyak LSM Di Sampang, Mati Suri Antara Di Bungkam dan Membungkam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 6 Oktober 2023 - 08:45 WIB

40932 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co,- Empat (4) Tahun lebih kepemimpinan Bupati Sampang, H. Selamat Junaidi bersama Wakilnya, H. Abdullah Hidayat memimpin Pemerintahan Kabupaten Sampang, sejak dilantik pada 30 Januari 2019 silam.

Selama itu pula, peran Segenap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Sampang, terkesan mati suri antara dibungkam atau membungkam.

Secara Umum mungkin dibungkam, namun apabila Membungkam perlu dipertanyakan Sumberdaya manusianya (SDM), Yaitu intelektual akademisnya, selaku lembaga kontrol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga tidak bisa dimunafikan,tupoksi LSM terkesan pelarian pekerjaan untuk meraup keuntungan dan kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Padahal jelas, setiap kepemimpinan kepala daerah atau walikota dan atau Bupati tidak semua menghasilkan keadilan, kesejahteraan dan benar hingga searah amanat Undang-undang dan atau keinginan masyarakat luas.

Dan tentunya, peran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), antarannya LSM dan Pers dibutuhkan untuk hadir menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksinya).

Pantauan Ketua LSM Lasbandra, Achmad Rifa’i, tidak sedikit dan mungkin Mayoritas, khususnya LSM yang ada di Kabupaten Sampang terkesan mati Suri atau hidup segan-mati dak mau.

“Hampir selama kepemimpinan Bupati-Wabup Sampang 2019 sampai sekarang, hampir tidak ada LSM yang bergerak sebagaimana mestinya baik menyuarakan suara rakyat ke DPRD, Audiensi dengan Organisasi perangkat daerah (OPD), hingga beraksi Demo atau unjuk rasa. Setidaknya merealisasikan janji kampanyenya yang antaranya tercantum di visi dan misi Kabupaten Sampang saat ini.

Dijelaskan Rifa’i, Pernyataannya tersebut bukan tidak mendasar, melainkan menyikapi pernyataan dari Kabid HAORMAS Bakesbangpol Sampang, Chandra Romadhani Amin kepada duta.co Rabu (04/10/23) kemarin.

Dalam pernyataannya ke media online di link, https://duta.co/jumlah-lsm-meningkat-bakesbangpol-berharap-profesional-sesuai-bidangnya

Chandra berharap LSM di Sampang yang Jumlahnya mencapai 81 Ormas tersebut, berharap profesional, bergerak sesuai bidangnya, dan berharap aktif melaporkan kegiatannya kepada Bakesbangpol Sampang.

Sementara dari jumlah LSM yang ada, Candra mengaku hanya ada 3 Lembaga yang aktif melaporkan kegiatannya, dan dimana artinya Lembaga lainnya terkesan Mati Suri, tutur Rifa’i.

Ditambahkan Rifa’i, dalam keterangan Candra juga menjelaskan, dengan aktif bergerak sesuai Bidangnya masing-masing, LSM atau Ormas akan berfungsi secara optimal, Sebagai wadah organisasi yang bisa membanggakan banyak pihak, baik Masyarakat dan Pemerintah daerah Sampang, tutur Candra, Rabu (04/10/23).

Artinya saat ini LSM sebatas pelarian pekerjaan, karena faktanya banyak yang tidak paham akan tupoksinya, cetus Rifa’i menambahkan.

Dimana diketahui bersama, diantara Tupoksinya LSM yaitu sebagai kontrol sosial, yang bisa menampung, memproses, mengelola dan melaksanakan semua aspirasi masyarakat dalam bidang tertentu, antaranya pembangunan terutama pada bagian yang sering terlupakan, hingga tidak diperhatikan oleh pemerintah.

Sehingga fungsi LSM sebagai “telinga” untuk mendengar aspirasi masyarakat dan keinginan rakyat, bisa juga sebagai “corong atau speaker” dalam menyampaikan aspirasi dan keinginan masyarakat dapat cepat didengar atau direspon oleh pemerintah.

Rifa’i juga senada dengan Candra, bahwa dari sekian LSM/ Ormas yang ada di Sampang banyak bidang, antaranya LSM bidang Pendidikan, Kesehatan, Hukum, dan Sosial hingga Konservasi dan banyak lainnya”, namun Rifa’i menilai tidak sedikit Mayoritas LSM terlihat bergerak di bidang Proyek Pembangunan Pemerintah, yang terkesan berebut kue Proyek Pembangunan fisik saja, dan terkesan antara dibungkam dan membungkam, pungkas Rifa’i.

Rifa’i menegaskan, Banyak Oknum LSM atau Ormas di Kabupaten Sampang saat ini, Mayoritas terkesan Fakum dan banyak oknum LSM syarat kepentingan pribadi dan kelompoknya, bukan sebagaimana mestinya, “Meningkatkan partisipasi dan keberdayaan masyarakat” sebagaimana peraturan organisasi kemasyarakatan seperti LSM diatur dalam UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan dan Kode Etik LSM.

Prinsip fundamental yang merupakan raison de etre keberadaan LSM adalah bahwa ia tidak didirikan untuk melayani kepentingannya sendiri, tetapi untuk kepentingan publik. LSM didirikan untuk melayani kepentingan masyarakat, kaum miskin, kaum dhuafa, kaum yang tersingkirkan, kaum yang terlanggar hak – haknya, Pungkasnya. (AR Red)

Berita Terkait

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:16 WIB

Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Video 4,6 Ribu Penonton Bongkar Borok Banjir Abadi Desa Kuning 1, Warga Aceh Tenggara Pilih Mengadu ke Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Ada Apa dengan Asesmen Medis Lapas Kutacane, Buron dengan Riwayat Paru-Paru dan Lambung Dibiarkan Hingga Tewas Setelah Ditangkap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB