Bersinergi dalam Dakwah, Puluhan Mubaligh Hadiri Silatwil V KPK Sulsel di Kabupaten Pangkep

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:45 WIB

40132 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKEP, Teropong Barat.com – Komunitas Pendakwah Keren (KPK) Provinsi Sulawesi Selatan resmi menggelar Silaturahmi Wilayah (Silatwil) V pada hari ini, Sabtu (25/7/2026).

Acara yang mempertemukan para syiar agama se-Sulawesi Selatan ini berlangsung dengan khidmat di Ruang Pola Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Pangkep.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal KPK Indonesia Ustaz Zein Asfar Afandi, unsur Forkopimda Pangkep, serta pengurus dan anggota Komunitas Pendakwah Keren dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada penyelenggaraan tahun ini, Silatwil V KPK Sulsel mengusung tema besar “Bersinergi dalam Dakwah, Menginspirasi Umat Menguatkan Bangsa”. Tema ini dipilih sebagai bentuk komitmen nyata para pendakwah dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.

Forum akbar ini menjadi wadah strategis bagi para mubaligh, serta pegiat dakwah yang bernaung di bawah KPK se-Sulawesi Selatan.

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini difokuskan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyelaraskan strategi dakwah yang sejuk, serta meningkatkan kontribusi positif bagi umat.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) yang turut menghadiri Silaturahmi Wilayah (Silatwil) V Komunitas Pendakwah Keren (KPK) Sulawesi Selatan mengajak para pendakwah untuk terus berinovasi dalam menyebarkan syiar Islam sekaligus mengusulkan agar kegiatan tingkat wilayah mendatang digelar di Pulau Salemo yang memiliki nilai sejarah dalam perkembangan Islam di Sulawesi.

Dalam sambutannya, MYL menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Silatwil V sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Pangkep. Ia juga mengusulkan agar agenda besar KPK ke depan dilaksanakan di wilayah kepulauan, khususnya Pulau Salemo.

“Karena tidak dipungkiri, kalau bicara sejarah masuknya Islam di wilayah Sulawesi, cikal bakalnya itu dari Pulau Salemo,” ujarnya.

MYL turut mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Pangkep dan KPK Pangkep dalam menyosialisasikan berbagai program pemerintah, khususnya di bidang keagamaan.

“Alhamdulillah, KPK Pangkep selalu berkolaborasi dengan Pemda Pangkep. Misal ada program dari pusat, saya berkolaborasi dengan KPK untuk menyebarluaskannya,” katanya.

Menghadapi perkembangan era digital, MYL mengingatkan para dai agar mampu beradaptasi dengan pendekatan dakwah yang lebih kreatif dan dekat dengan generasi muda. Menurutnya, dakwah tidak cukup hanya dilakukan di mimbar masjid, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif.

“Tidak dipungkiri di zaman digital sekarang ini, dakwah jangan hanya di masjid saja, mungkin ada kegiatan lain seperti sosialisasi. Kita dituntut berinovasi apalagi dengan target anak-anak muda zaman sekarang,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, MYL berharap Komunitas Pendakwah Keren terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah demi memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris KPK Pangkep, Ustaz Fachruddin, mengatakan Silatwil merupakan agenda tahunan yang bertujuan mempererat hubungan antardai di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

“Dengan adanya Silatwil yang diadakan setiap tahun maka hubungan silaturahim kami akan jalin sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan program unggulan KPK Pangkep, yakni Dakwah Adventure, yang menyasar masjid-masjid di daerah terpencil tanpa memungut imbalan.

“Program KPK Pangkep kami selalu mengadakan Dakwah Adventure. Kami mendatangi masjid-masjid yang terpelosok tanpa meminta imbalan. Kami menyampaikan dakwah walaupun satu ayat. Biasanya kami bekerja sama dengan pemerintah desa untuk melaksanakan tabligh akbar,” jelasnya.

Fachruddin berharap Silatwil V semakin memperkokoh persaudaraan dan kekompakan para dai sehingga terus bersinergi dalam membangun umat.

“Mudah-mudahan hubungan silaturahim kami antar daerah dan para dai tetap terjalin dengan baik. Mudah-mudahan tidak ada perpecahan atau permasalahan, dan kompak selalu,” pungkasnya. (Rehan)

Acara tersebut dirangkaikan dengan Rapat kerja dan pemaparan Program Kerja kepada masing-masing Korda KPK yang hadir.

Adapun yang menjadi tuan rumah pada Silatwil VI Tahun 2027 adalah Kabupaten Bantaeng. (Rehan)

Berita Terkait

TNI Hadir di Tengah Kesulitan Rakyat, Kodim 1410/Bantaeng Distribusikan Air Bersih Untuk Warga Kampung Cabodo
Buka Peluang Generasi Muda Menjadi Prajurit TNI, Babinsa Bonto Cinde Sosialisasikan Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI AD 2027
Babinsa Desa Layoa Serka Lukman Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD Kepada Generasi Muda
Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Batu Karaeng Turun ke Sawah Bantu Petani Panen Padi
Kapolres Bantaeng Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Patuh Pallawa 2026
Minimalisir Kejahatan Jalanan, Patroli Tim URC Resmob Bantaeng Sisir Jalan Sunyi dan Pemukiman Warga
Panggilan Pengabdian Untuk Generasi Muda, Babinsa Bonto Daeng Sosialisasikan Rekrutmen TNI AD 2027
Buka Peluang Mengabdi Kepada Negara, Babinsa Nipa-Nipa Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB