CMA Batch 19: Melahirkan Profesional Akuntansi Manajemen Berkelas Dunia

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:29 WIB

40349 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 1 Agustus 2026– Sertifikasi Internasional Certified Management Accountant (CMA) Batch 19 resmi dimulai pada 1–7 Agustus 2026 di Hotel Ciputra, Jakarta. Program yang diselenggarakan oleh RAD Indonesia ini diikuti oleh 35 peserta, terdiri atas 5 dosen dan 30 profesional dari berbagai sektor industri, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi akuntansi manajemen dan kepemimpinan keuangan di tingkat global.

Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari Singapura. Di Indonesia, peserta datang dari enam provinsi, yaitu Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali. Keberagaman tersebut menunjukkan semakin tingginya kebutuhan terhadap sertifikasi internasional yang mampu menjawab tantangan profesi keuangan di era transformasi bisnis dan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Preparation CMA Batch 19 membahas dua modul utama, yaitu Strategic Cost Management (SCM) dan Strategic Business Analyst (SBA). Seluruh materi disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan ICMA Australia, yakni Prof. Dr. Janek Ratnatunga, Chief Executive Officer (CEO) ICMA Australia, serta Dr. Chris D’Souza, Chief Financial Officer (CFO) ICMA Australia. Kehadiran kedua pakar internasional tersebut memberikan wawasan terkini mengenai praktik akuntansi manajemen strategis yang diterapkan di berbagai perusahaan global.

Pada Opening Ceremony yang digelar 1 Agustus 2026, Prof. Dr. Ana Sopanah, Direktur PT. RAD Indonesia, menegaskan bahwa sertifikasi internasional CMA telah menjadi kebutuhan penting bagi para profesional keuangan.

“Di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis, profesional keuangan dituntut tidak hanya menguasai aspek teknis akuntansi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir strategis, pengambilan keputusan berbasis data, serta kepemimpinan yang mampu menciptakan nilai bagi organisasi. Sertifikasi CMA menjadi salah satu investasi kompetensi yang sangat penting untuk menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui diskusi interaktif, penyelesaian berbagai studi kasus, hingga simulasi penerapan konsep dalam dunia kerja. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik tersebut menjadikan materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan industri dan dunia akademik.

Salah satu peserta, William Christianto dari Harita Group, mengaku memperoleh pengalaman belajar yang sangat berharga.

> “Sertifikasi Internasional CMA Batch 19 memberikan kombinasi teori dan praktik yang relevan dengan industri global. Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi di bidang akuntansi manajemen dan memperluas perspektif profesional secara internasional,” ungkapnya.

Testimoni serupa disampaikan Maya Susanti dari KUFPEC Indonesia (Anambas) B.V.

“CMA Batch 19 yang diselenggarakan RAD Indonesia sangat profesional, baik dari sisi narasumber maupun penyelenggaraan. Materi serta studi kasus yang diberikan sangat relevan dengan kondisi bisnis saat ini, sementara alur pembelajaran membantu peserta memahami setiap topik secara sistematis,” katanya.

Sementara itu, Gina Harventy, Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menilai program ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi akademisi.

“Mengikuti Certified Management Accountant Batch 19 benar-benar *worth it*. Pembelajaran disampaikan secara terstruktur oleh para pakar yang mampu menghubungkan teori dengan kasus nyata dalam management accounting. Pengalaman ini sangat berharga untuk meningkatkan kompetensi yang dapat diimplementasikan baik di dunia akademik maupun profesional,” tuturnya.

Melalui penyelenggaraan **Certified Management Accountant (CMA) Batch 19**, RAD Indonesia bersama ICMA Australia terus memperkuat komitmennya dalam mencetak profesional keuangan yang memiliki kompetensi internasional, berpikir strategis, dan mampu bersaing di tingkat global. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pemegang sertifikasi internasional, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang mampu mendorong transformasi tata kelola keuangan di berbagai organisasi serta meningkatkan daya saing profesi akuntansi Indonesia di kancah internasional.

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara
Banjir Susulan Terjang Desa Kuning I, Polsek Bambel Respon Cepat Amankan Jalur Nasional
Jarwansyah Sekedang, Putra Aceh Tenggara dan Deputi BNPB, Tutup Usia di Jakarta
Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
LP2iM Agara Desak Kejati Aceh Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Silayar

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:52 WIB

FAME Indonesia dan 24 Universitas Indonesia Bangun Jembatan Akademik dengan Vietnam

Selasa, 22 September 2026 - 11:52 WIB

Polres Sergai Evakuasi Anak Terlantar, Diserahkan ke Dinsos untuk Penanganan

Selasa, 22 September 2026 - 11:24 WIB

Gerak Cepat Polres Sergai, Gubuk Diduga Sarang Sabu Dibakar

Senin, 21 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolres Sergai Hadiri Peninjauan Operasionalisasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1

Minggu, 20 September 2026 - 19:37 WIB

MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Pasuruan Raya Hadir dalam Baksos Pembangunan Masjid Baitul Falah di Puspo

Minggu, 20 September 2026 - 17:05 WIB

Jembatan Modular di Desa Sihare’o III Nias Capai 64,5 Persen

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Puskesmas Elelim Gelar Yankes Gratis Bagi Masyarakat Distrik Elelim

Minggu, 20 September 2026 - 12:36 WIB

Uroe Lahe Pidie ke-515 Digelar Meriah, Alue Pigoe Justru Dilanda Kebakaran

Berita Terbaru