Debat Kandidat Walkot Subulussalam, Putra Lae Shoraya Lebih Kuasai Panggung Debat

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Senin, 11 November 2024 - 13:54 WIB

401,634 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Subulussalam,teropongbarat.co. Penguasaan Substansi Materi Jadi Ukuran masyarakat pemilih, hingga putra Lae Shoraya Irwan Faisal, SH tampak Lebih Kuasai Panggung debat Publik. Terkait program Paslon nomor Urut 2 yang menyampaikan programnya bagi-bagi tanah untuk masyarakat miskin.

Irwan Faisal menyebut program bagi bagi tanah itu, NOL. Karena ia telah menyampaikan total semua areal tanah di kota Subulussalam hingga tidak memungkinkan lagi melakukan Program bagi bagi tanah per dua hektarnya per KK bagi Masyarakat Miskin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah Paslon Wali dan Wakil Walikota Subulussalam saat debat publik terus mencoba menyerang Paslon Bintang-Faisal namun paslon nomor urut empat menanggapinya santai saja. Malahan menyebut program andalan Nomor urut 2 itu Nol. Program Irwan Faisal One Vilage, One Produck satu desa, satu Produk kemudian program Penguatan ekonomi kerakyatan yang mengutamakan penggalian potensi daerah, hingga meningkatkan penghasilan daerah (PAD) secara kreatif. Program Bintang-Faisal yang dipaparkan salahsatunya penguatan tanaman pangan, pelibatan pemerintah akan ikut mendorong inspektor dalam penetapan harga TBS hingga petani meningkat kesejahteraan dari keadilan harga Tandan Buah Segar sawit di Kota Subulussalam.

“Empat Poin Penting yang menjadi Fokus penyampaian Visi-Misi Walikota Subulussalam untuk mensejaterakan masyarakat Kota Subulussalam. Sektor Pertanian dan perkebunan, (penguatan tanaman pangan) Perkebunannya perlindungan harga TBS penyediaan Saprodi bagi Petani Sawit. Peduli lingkungan dan peningkatan Objek Wisata serta peningkatan ekonomi kerakyatan melalui program UKM UMKM dengan menggali potensi daerah guna Penunjang Penghasilan Asli Daerah Kota Subulussalam. Sementata Program Wakil Walikota Subulussalam Salah satunya adalah One Vilage, one Produck (Satu desa, Satu Produk) dengan menggali Potensi dari desa kedesa guna pemberdayaan ekonomi kreatif, ekonomi berbasis kerakyatan. Pemberdayaan pemuda kampong. Kemudian melihat luasan wilayah dan Potensi lahan di kota Subulussalam sangat memungkinkan menjadi produsen ikan berkualitas melalui program perikanan darat atau Agrovishery.” Kata Irwan Faisal Putra kelahiran Pasar Runding tersebut.

Empat Pasangan Calon Wali dan Wakil Wali Kota Subulussalam peserta Pilkada 2024 mengikuti debat publik pada Senin (11/11/2024).
Debat publik yang berlangsung di Gedung DPRK Subulussalam, serasa seru dan menarik perhatian masyarakat Kota Subulussalam.

Moderator dipandu Arlista Hadhi Putri dan MC Irhamni Malika. Sementara senyum ramahnya memantik filosofi politik, awali rangkaian debat publik antar kandidat Wali dan Wakil Walikota itu.

Keindahan Penguasaan seni dan materi debat publik, menjadi bahan ukuran bagi pemilih untuk menjatuhkan Pilihannya ke empat kandidat Wali dan Wakil Walikota Subulussalam.

Empat paslon Wali & Wakil Wali Kota Subulussalam, peserta debat itu adalah nomor Urut 1 Drs. H. Salmaza MAP dan Bahagia Maha. Selanjutnya Haji Rasyid Bancin dan M. Nasir Kombih Paslon nomor urut 2. Fajri Munthe-Karlinus dengan nomor urut 3 serta pasangan pelangi yang sebutan populernya “sahabat semua suku” H.Affan Alfian Bintang, SE & Irwan Faisal, SH sebagai Nomor Urut 4.(empat).

Pada sesi debat kandidat Wali dan Wakil Walikota ini, mengangkat tema “Mewujudkan Kota Subulussalam yang Islami, Adil, Sejahtera, Maju dan Transparan Dalam Bingkai NKRI yang Ber-Bhineka Tunggal Ika.

Malim Sabar Pardosi menjelaskan dalam debat itu membahas empat substansi yang menyangkut pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial, pemerintahan, pelayanan publik, politik dan otonomi daerah, pendidikan hingga kesehatan masyarakat.

Setiap paslon disediakan kuota 20 orang peserta atau kapasitas 80 orang untuk empat kandidat.

KIP Kota Subulussalam juga tampak mengundang forkopimda serta para kepala SKPK, dan instansi lainnya di Kota Subulussalam.

Komisioner KIP Subulussalam Malim Sabar juga mengatakan debat ini menghadirkan fanelis dan tim perumus masing-masing tiga orang.

Tim panelis dan perumus merupakan akademisi dari berbagai universitas atau perguruan tinggi di Aceh seperti Universitas Syiah Kuala atau USK, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry atau UIN.

Adapun tiga tim perumus masing-masing Dr. Muhammad Arfan, SE, M.Si, Ak CA dosen Fakultas Ekonomi Universitas Syiah kuala.
Dharina Baharuddin, SKM, MKM, PHD Dosen dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Aceh (Ummuha).

Ditambah lagi Dr. Badri, SHI, MH Fakultas Syariah Hukum dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh.

Sedangkan tiga tim fanelis masing-masing DR Ali Amin, SE, M.Si, Ak, CA, dosen Universitas Muhammadiyah Aceh.

Selanjutnya Dr, Zainal Abidin SH, M.Si, MH, Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. Terlihat juga ikut Iqbal Ahmady, SIP, MIP dosen Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.Tim penyusun materi terdiri atas pakar yang ahli di bidangnya, baik dari kalangan profesional, akademisi, maupun tokoh masyarakat. Kami berusaha mempersiapkan Tim penyusun materi yang ditunjuk memenuhi kualifikasi sebagai berikut:
1) mempunyai integritas, jujur, simpatik, dan kapasitas sesuai bidangnya.
2) bersikap netral, tidak memihak, dan tidak mempunyai hubungan dengan Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon. Jelas Komisioner KIP Subulussalam devisi Parmas dan SDM tersebut. Dia memastikan bahwa para panelis tersebut merupakan orang yang kompeten pada bidang masing-masing. //Anton tin. **

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Puluhan Ekskavator Beroperasi di Kawasan Tambang Ilegal, Pemerintah Aceh Selatan Didesak Buka Mata
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Puluhan Ekskavator Menggaruk Emas di Lubuk Anas, Dugaan Setoran dan Beking Tambang Ilegal Kembali Mencuat
Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan BBPOM Aceh untuk Dorong UMKM Menembus Pasar Global
Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada
PDAM Tirta Mountala Tertibkan Dugaan Sambungan Air Ilegal di Neuheun

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:52 WIB

FAME Indonesia dan 24 Universitas Indonesia Bangun Jembatan Akademik dengan Vietnam

Selasa, 22 September 2026 - 11:52 WIB

Polres Sergai Evakuasi Anak Terlantar, Diserahkan ke Dinsos untuk Penanganan

Selasa, 22 September 2026 - 11:24 WIB

Gerak Cepat Polres Sergai, Gubuk Diduga Sarang Sabu Dibakar

Senin, 21 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolres Sergai Hadiri Peninjauan Operasionalisasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1

Minggu, 20 September 2026 - 19:37 WIB

MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Pasuruan Raya Hadir dalam Baksos Pembangunan Masjid Baitul Falah di Puspo

Minggu, 20 September 2026 - 17:05 WIB

Jembatan Modular di Desa Sihare’o III Nias Capai 64,5 Persen

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Puskesmas Elelim Gelar Yankes Gratis Bagi Masyarakat Distrik Elelim

Minggu, 20 September 2026 - 12:36 WIB

Uroe Lahe Pidie ke-515 Digelar Meriah, Alue Pigoe Justru Dilanda Kebakaran

Berita Terbaru