MEULABOH, 25 OKTOBER 2026 – Dunia pendidikan tinggi Islam di wilayah barat-selatan Aceh mencatatkan babak penting. Sebanyak 30 mahasiswa Program Studi Magister Ekonomi Syariah (MES) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh resmi mengikuti sidang seminar proposal tesis perdana yang dihelat di Gedung Pascasarjana, Sabtu (24/10/2026).
Ajang akademik ini bukan sekadar rutinitas penulisan karya ilmiah, melainkan simbol lompatan besar bagi eksistensi program pascasarjana STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam menelurkan riset-riset ekonomi Islam yang solutif dan aplikatif.
Ketua Prodi Magister Ekonomi Syariah, Dr. H. Mukhsinuddin, S.Ag., M.M., mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme tinggi dari para peserta didik.
Menurutnya, keterlibatan 30 mahasiswa dalam gelombang perdana ini membuktikan bahwa kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan magister ekonomi syariah di kampus tersebut kian menguat.
“Kehadiran program magister ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman. Kami ingin melahirkan SDM yang tidak hanya mumpuni secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam mengenai implementasi prinsip-prinsip ekonomi Islam di tengah dinamika global,” ujar Mukhsinuddin.
Lebih lanjut, Mukhsinuddin menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi berbasis syariah kini menjadi tren yang kian dilirik, baik di kancah nasional maupun internasional. Oleh karena itu, riset-riset yang digagas oleh para mahasiswa pascasarjana ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara teori akademik dan kebutuhan nyata dunia kerja serta masyarakat luas.
Dengan sukses digelarnya seminar proposal tesis perdana ini, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh optimistis dapat terus mengakselerasi mutu pendidikan tinggi sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pusat rujukan pengembangan keilmuan ekonomi syariah di Provinsi Aceh.

















































