KARO — Teropongbarat.com||Dugaan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Kali ini, sejumlah siswa SMK Negeri 1 Merdeka dilaporkan mengalami keluhan sakit perut setelah menyantap menu MBG pada Senin (14/9/2026) siang.
Siswa yang mengalami keluhan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Amanda Berastagi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis. Hingga Senin sore, belasan siswa masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Peristiwa itu terjadi di SMK Negeri 1 Merdeka yang berada di Jalan Hotel/Jalan Pendidikan Nomor 1, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.
Berdasarkan informasi awal, keluhan kesehatan mulai dirasakan siswa setelah mereka mengonsumsi makanan yang dibagikan melalui program MBG. Namun, belum diketahui secara pasti apakah keluhan tersebut berkaitan langsung dengan makanan yang dikonsumsi.
Data Korban Belum Lengkap
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain Barus, S.Pd., M.Pd., membenarkan adanya laporan mengenai kejadian tersebut.
Ia mengatakan, pihaknya telah menerima informasi dari Kepala SMK Negeri 1 Merdeka. Untuk memastikan kondisi di lapangan, Kepala Seksi SMK juga telah berada di sekolah untuk menghimpun informasi secara lebih lengkap.
“Laporan dari kepala sekolah memang betul (keracunan MBG). Kasi SMK sedang berada di sekolah untuk mendapat laporan utuh,” ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi.
Meski demikian, ia mengaku belum menerima laporan secara menyeluruh terkait jumlah siswa yang mengalami keluhan maupun menu MBG yang dikonsumsi para siswa.
“Saya belum menerima data, termasuk jumlah korban dan menu MBG yang diduga menyebabkan para siswa mengalami keracunan,” katanya.
Penyebab Masih Dalam Penelusuran
Sampai Senin sore, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa.
Jumlah siswa yang terdampak, jenis makanan yang dikonsumsi, serta hasil pemeriksaan medis juga masih menunggu data dan informasi lebih lengkap dari pihak terkait.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Merdeka, Mbina Bangun, belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi wartawan mengenai kejadian tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena sebelumnya Kabupaten Karo juga sempat diwarnai laporan dugaan gangguan kesehatan yang dialami siswa setelah mengonsumsi menu MBG, di antaranya siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pengumpulan informasi untuk mengetahui secara jelas kondisi para siswa serta penyebab keluhan kesehatan yang terjadi.
Tag: Karo, SMK Negeri 1 Merdeka, MBG, Makan Bergizi Gratis, Berastagi, Merdeka, Dugaan Keracunan, Sumatera Utara
(Kia)

















































