BANTAENG, Teropong Barat.com— Kesigapan Babinsa Kodim 1410/Bantaeng Serma Syamsuddin bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan masyarakat kembali menunjukkan kepedulian serta respons cepat dalam menangani kejadian kebakaran lahan kebun. Kebakaran terjadi di lahan kebun milik Akib (51) yang berada di Kampung Mangngarabbe, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Minggu (23/08/2026).
Babinsa Koramil 1410-01/Bissappu Kodim 1410/Bantaeng, Serma Syamsuddin, yang mengetahui adanya kebakaran segera bergerak menuju lokasi bersama Tim Damkar, Aparat Kelurahan dan masyarakat untuk melakukan upaya pemadaman. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan tindakan cepat guna mengendalikan kobaran api agar tidak menjalar dan membahayakan lahan maupun lingkungan di sekitarnya.
Dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia serta perlengkapan pemadaman milik Tim Damkar, Babinsa Kelurahan Bonto Rita bersama, Aparat Kelurahan, Damkar dan masyarakat bahu-membahu berjibaku memadamkan api. Kerja sama dan koordinasi yang baik antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat proses pemadaman, terlebih kondisi lahan yang kering berpotensi membuat api dengan cepat meluas.
Berkat kesigapan dan kerja sama seluruh pihak, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WITA. Meski api telah berhasil dikendalikan, personel bersama masyarakat tetap melakukan pemantauan dan siaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, luas lahan kebun milik Akib yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 0,5 hektare. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka.
Babinsa Kelurahan Bonto Rita mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api serta segera melaporkan kepada aparat atau petugas terkait apabila menemukan titik api, sehingga dapat ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi TNI, petugas Damkar dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keselamatan lingkungan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi setiap potensi bencana di wilayah. (Rehan)















































