Ilham Azikin: Manna Bajik Passarea Arusuk Passidakkaya, Bajikang Tonji Pakmaik Tamamminraya

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Kamis, 29 Juni 2023 - 10:42 WIB

40546 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG Teropongbarat.Co, — Bupati Bantaeng, Ilham Azikin melaksanakan Sholat Idul Adha 1444 Hijriah di Desa Borongloe, Kecamatan Pa’jukukang, Kamis (29/6). Bersama ratusan warga, pelaksanaan sholat berlangsung khidmat.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin dalam sambutanya mengatakan, perayaan Idul Adha bukan sekadar kegiatan rutin dan formalitas setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam penanggalan kalender Islam. Lebih dari itu, Idul Adha adalah momentum menguatkan identitas keagamaan.

“Mari merenungkan keikhlasan dan kuatnya ketaatan beragama Nabi Ibrahim Alaihis Salam, mengorbankan putranya, Nabi Ismail, karena Lillahi Ta’ala. Ridho dan pengampunan Allah SWT adalah satu-satunya tujuan dalam rentang perjalanan panjang umat manusia,” kata Bupati peraih penghargaan ketahanan pangan terbaik nasional itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks kemasyarakatan, Idul Adha dipahami sebagai ajang menguatkan persaudaraan dan cinta kasih kepada sesama. Saling membantu tanpa pamrih, berkurban atas kuasa, harta dan kelebihan yang dimiliki.

“Idul Adha mendorong kita tumbuh sebagai warga yang bersatu, peduli dan berempati sehingga menjadi medium terbentuknya ikatan sosial yang kuat di masyarakat, sebagaimana pesan dan warisan nilai para tokoh pendahulu: Ikatte ri Butta Toa, adaka’ kipammempoi, karampuanta kiparek tope kalimbuk. Saya telah melihat bagaimana nilai-nilai baik tumbuh dan diperankan di banyak dusun, desa di seluruh wilayah Bantaeng,” kata Bupati peraih penghargaan peningkatan produksi pertanian itu.

Dia melanjutkan, berbagai jenis inisiasi, ide dan gagasan, terus bermunculan dan berkelanjutan dari waktu ke waktu. Gerakan dan aksi sosial masyarakat, inisiasi pendidikan, berbagai inovasi mengatasi masalah, sesungguhnya adalah perwujudan dari semangat berkurban, semangat kemanusiaan untuk saling menopang.

“Untuk itu, sebagai warga Butta Toa, mari menjadikan adat, agama dan budaya sebagai panduan hidup, keramahan dan kepedulian kepada sesama sebagai kebiasaan. Dengan begitu, maka pemerintahan menjadi kuat dan kokoh karena tidak hanya diperjuangkan dan tegak pada satu pihak tapi merata diperjuangkan oleh seluruh warga. Inilah salah satu aspek yang kita perjuangkan kurang lebih empat tahun tujuh bulan, pemerintahan yang baik dan partisipatif,” kata peraih penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Madya dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) itu.

Dia menjelaskan, sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1444 H adalah perayaan hari kurban yang terakhir dalam masa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin. Visinya jelas, masyarakat sejahtera lahir batin, maju, unggul dan berkeadilan berbasis agama dan budaya lokal.

“Tentu banyak program yang sudah dilakukan dan semoga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Menjelang akhir periode pemerintahan kami, saya

bersama Wakil Bupati Bantaeng, ingin mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan, sokongan dan kerjasama semua pihak. Para alim ulama, tokoh masyarakat, mitra pemerintah DPRD Bantaeng, Forkopimda, serta khususnya kepada masyarakat Bantaeng. Hidup ini punya siklusnya sendiri. Lahir, tumbuh, kemudian mati. Yang membuatnya abadi adalah kebermaknaan,” kata dia.

Dia mengatakan, kebaikan apa saja yang telah ditunaikan dan dirasakan manfaatnya oleh warga dan khalayak banyak. Seluruh usaha dan ikhtiar kita semuanya berujung pada kesejahteraan warga.

“Tentu saja, bapak ibu yang bisa menilainya. Kugannakkimi nakke, anu tenayya lakbinna, masukku’ tommi tenaya pantaranganna. Bahwa kami telah bekerja sesuai dengan kesanggupan. Memaksimalkan seluruh potensi dan sumber daya tersedia. Tentu masih banyak kekurangan dan beberapa program butuh berkelanjutan. Tapi waktu jualah yang membatasi. Semoga seluruh usaha dan ikhtiar ini menjadi bagian dari semangat berkurban, semangat perayaan Idul Adha,” kata dia.

“Akhirnya, mengakhiri sambutan saya, izinkan menyampaikan ulang kearifan yang telah diwariskan para tetua kita. Tutuki maklepa-lepa, makbiseang rate bonto, tallangki sallang, nanasakkokki alimbukbuk. Manna bajik passarea, arusuk passidakkaya, bajikang tonji, pakmaik tamamminraya. Bersama Kita Baik,” tambahnya. (Opick)

Berita Terkait

Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB