Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Bantaeng Pimpin Pemantauan Harga dan Stok Pangan di Dua Pasar Utama

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 13:29 WIB

4044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, — Dalam rangka menjaga kestabilan harga serta memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bantaeng melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah pasar tradisional pada Senin, 16 Februari 2026.

Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng di dua titik utama, yakni Pasar Sentral Bantaeng dan Pasar Lambocca.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang meningkatnya permintaan pada bulan suci Ramadan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan masyarakat.

“Dari hasil pemantauan sementara, sejumlah komoditas utama seperti, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan harga dan kami akan mencarikan solusi agar beberapa komoditas ini tetap stabil harganya menjelang bulan puasa hingga lebaran nanti” ungkapnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kapolres Bantaeng, AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, Kasi Pemulihan aset dan Pengelolaan Barang bukti Kejari Bantaeng, Sepriyadi mewakili Kajari Bantaeng, Kasdim 1410/Bantaeng Mayor Inf Ruben Jacob Tana mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Ketua DPRD Bantaeng H.Budi Santoso, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H.Abdul Wahab serta kepala para OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng. (Rehan)

Berita Terkait

Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bonto Atu Aktif Laksanakan Komsos
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Disaksikan Forkopimda Kabupaten Jeneponto, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Serahkan Santunan JKM Kepada Ahli Waris
Meriahkan HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin, Dandim 1410/Bantaeng Pimpin Syukuran Penuh Kebersamaan
Melalui Upacara Hari Lahir Pancasila, Dandim 1410/Bantaeng Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan
Semangat Nasionalisme, BRI BO Bantaeng Menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Babinsa Bonto Jai Dampingi Petani Olah Lahan Pembibitan Padi, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Berita Terbaru