BANTAENG, Teropong Barat.com, – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Poros Bombong, Kampung Parumputan, Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 07.30 WITA.
Insiden ini melibatkan dua kendaraan, yakni sepeda motor Kaisar roda tiga dengan nomor polisi DD 6037 FB dan sepeda motor Honda GL 100 bernomor polisi DD 6505 XX.
Berdasarkan kronologis kejadian, kendaraan roda tiga yang dikendarai oleh Sulkifli (17), pelajar asal Kampung Korong Batu, Desa Baruga, melaju dari arah timur ke barat dengan membawa empat penumpang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menyambar bagian samping kanan sepeda motor Honda GL 100 yang dikendarai oleh Muh. Idham Parawansyah (28), yang datang dari arah berlawanan.
Benturan keras tersebut menyebabkan korban bersama sepeda motornya terseret hingga ke sebuah lapak penjual bensin di pinggir jalan. Diduga akibat percikan api dan ledakan tangki motor, kobaran api langsung membesar dan membakar korban di lokasi kejadian.
Akibat insiden nahas tersebut, Muh. Idham Parawansyah, warga Kampung Lele Caddi, Desa Kaloling, Kecamatan Gantarangkeke, mengalami luka berat di bagian kepala serta luka bakar di sekujur tubuh dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Sementara itu, pengendara motor roda tiga, Sulkifli, dilaporkan tidak mengalami luka-luka.
Peristiwa ini sempat menghebohkan warga sekitar yang berusaha memberikan pertolongan, namun api yang cepat membesar membuat korban tidak dapat diselamatkan.
Pihak kepolisian setempat telah melakukan olah TKP dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kasat Lantas Polres Bantaeng, IPTU Muhammad Irdhan Syah, S.H., M.M., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan lebih lanjut.
“Iya, kami langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur poros yang rawan aktivitas masyarakat di pinggir jalan.
“Kami menghimbau kepada seluruh pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, agar lebih berhati-hati dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (Rehan)
















































