Mantan narapidana Terorisme dukung Realisasi Program Pemerintah swasembada Ketahanan Pangan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 15:21 WIB

40516 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung || Mantan narapidana kasus terorisme (napiter) turut mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Caranya dengan menanam tanaman pangan di perkebunan sekitar tempat tinggal mereka. Hal ini dilakukan bekerja sama dengan Polri.

“Salah satunya yaitu dengan bekerja sama dengan Polri menanam tumbuh-tumbuhan atau pangan untuk targetnya jangka pendek atau jangka panjang,” ujar pimpinan Paguyuban Ikhwan Mandiri, Ustadz Wiliam Maksum, kepada wartawan, Senin (18 Februari 2025).

Perkebunan yang mereka tanami berada di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Bandung, Jawa Barat. Sejumlah tumbuh-tumbuhan pangan mereka tanam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perkebunan seperti menanam Kacang merah, wortel, caisin, kacang tanah,” ucapnya.

Paguyuban Ikhwan Mandiri sendiri, merupakan wadah perkumpulan para eks napiter dan simpatisan, kombatan kasus terorisme.

Lebih lanjut, Paguyuban Ikhwan Mandiri juga memiliki program untuk mengajak napiter maupun eks napiter untuk kembali ke pangkuan NKRI, Ibu Pertiwi.

“Yaitu dengan bersilaturahmi ke tempat-tempat, kadang-kadang kita mengajak diskusi juga dan kita memberikan bantuan kepada teman-teman yang membutuhkan,” tutur Wiliam.

 

Silaturahmi dilakukan menjelang bulan suci Ramadan 2025. Adapun bantuan yang diberikan berupaya sembako dan transportasi.

“Agar ukhwah kita yang sudah lama terjalin dan supaya Ramadan tahun ini lebih khidmat, lebih bermakna, khusyuk dalam menjalankannya supaya lebih berkesan juga kita banyak bersilaturahmi secara keliling atau memberikan takjil gratis ke masyarakat,” tutur Wiliam.

“Insya Allah bermanfaat, baik bagi kita maupun masyarakat sekitar dan juga dalam rangka mendukung program ketahanan pangan,” imbuh eks napiter dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini. (Red).

Berita Terkait

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG
BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Gelar Aksi di Bandung, Desak Panglima TNI Usut Tuntas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus
Cipayung Sumedang Bangun Ruang Edukasi Aktivisme dan Serukan Dukungan Terhadap Andrie Yunus
Pemuda Lintas Iman Jabar : Kekerasan Terhadap Aktivitas Sebagai Alarm Bahaya Terhadap Negara Hukum
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:52 WIB

FAME Indonesia dan 24 Universitas Indonesia Bangun Jembatan Akademik dengan Vietnam

Selasa, 22 September 2026 - 11:52 WIB

Polres Sergai Evakuasi Anak Terlantar, Diserahkan ke Dinsos untuk Penanganan

Selasa, 22 September 2026 - 11:24 WIB

Gerak Cepat Polres Sergai, Gubuk Diduga Sarang Sabu Dibakar

Senin, 21 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolres Sergai Hadiri Peninjauan Operasionalisasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1

Minggu, 20 September 2026 - 19:37 WIB

MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Pasuruan Raya Hadir dalam Baksos Pembangunan Masjid Baitul Falah di Puspo

Minggu, 20 September 2026 - 17:05 WIB

Jembatan Modular di Desa Sihare’o III Nias Capai 64,5 Persen

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Puskesmas Elelim Gelar Yankes Gratis Bagi Masyarakat Distrik Elelim

Minggu, 20 September 2026 - 12:36 WIB

Uroe Lahe Pidie ke-515 Digelar Meriah, Alue Pigoe Justru Dilanda Kebakaran

Berita Terbaru